Penyeberangan Pejalan Kaki, Apakah Termasuk Jenis Area Pedestrian?

Ada banyak jenis dan sub jenis area pedestrian, salah satu diantaranya adalah penyeberangan pejalan kaki. Rasanya memang tidak lengkap jika hanya berbicara tentang area pedestrian saja, penyeberangan pejalan kaki menjadi salah satu jenis area pedestrian yang tidak kalah menarik untuk di bahas. Bahkan Mandor Pro juga melayani jasa pasang poles pedestrian pejalan kaki, untuk pembahasan lebih lanjut simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

Mengapa Penyeberangan Pejalan Kaki Termasuk Area Pedestrian

ilustrasi area penyeberangan

Area pedestrian penyeberangan pejalan kaki memang menjadi salah satu poin penting dalam tata kota, ia bukan hanya sebagai pajangan tetapi juga dapat membantu para pejalan kaki agar mendapatkan ruang untuk lebih aman dan nyaman dalam menyebrang. Tidak hanya itu saja, penyeberangan pejalan kaki juga memiliki beberapa sub jenis mulai dari zebra cross hingga jembatan penyeberangan orang.

Alasan Penyeberangan Pejalan Kaki Termasuk Area Pedestrian

ilustrasi area penyeberangan

Meski tampak sederhana, pasang poles area pedestrian penyeberangan pejalan kaki menjadi hal yang sangat penting. Oleh sebab itu, dalam pengerjaan tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, sehingga Mandor Pro hadir sebagai solusi. Walau demikian, masih banyak yang menganggap bahwa penyeberangan pejalan kaki merupakan sebuah area yang tidak penting. Namun faktanya, ada beberapa alasan penyeberangan pejalan kaki termasuk area pedestrian.

  1. Penyeberangan pejalan kaki menyempurnakan jaringan, karena tanpa area penyeberangan ini. Maka, jalur pedestrian akan terputus dan tidak berguna
  2. Penyeberangan pejalan kaki dapat menjadi pelekat aksesibilitas universal, karena sistem pedestrian yang adil tidak hanya aman saja. Tetapi, juga mudah dinikmati oleh semua orang, mulai dari penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, hingga orang yang membawa kereta bayi atau barang belanjaan
  3. Dengan adanya penyeberangan pejalan kaki juga dapat mengatur konflik dan menjamin keselamatan. Karena penyeberangan pejalan kaki dirancang bertujuan untuk mengurangi kecepatan kendaraan, memisahkan waktu dan ruang

Jenis Jenis Penyeberangan Pejalan Kaki dalam Area Pedestrian

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa penyeberangan pejalan kaki memiliki beberapa sub jenis. Penting untuk Anda mengetahui sub jenis penyeberangan pejalan kaki ini, mana tahu Anda membutuhkan jasa pasang poles area pedestrian penyeberangan pejalan kaki. Beberapa jenis penyeberangan pejalan kaki dalam area pedestrian sebagai berikut.

Penyeberangan Sebidang (At- Grade Crossing)

  • Zebra Cross
  • Refuge Island
  • Signalized Crossing/ Pelican Crossing

Penyeberangan Tidak Sebidang (Grade- Separated Crossing)

  • Jembatan Penyeberangan Orang
  • Underpass/ Terowongan

Pertimbangan Pemilihan Jenis Penyeberangan Pejalan Kaki dalam Area Pedestrian

ilustrasi area penyeberangan

Dari beberapa penjelasan di atas tentang penyeberangan pejalan kaki dalam area pedestrian, terdapat banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat keputusan pasang atau poles. Tentunya dengan mempertimbangkan berbagai macam aspek, akan jauh lebih mudah bagi Anda dalam membuat keputusan. Tidak hanya itu saja, pemilihan jenis penyeberangan pejalan kaki juga sangat bergantung pada analisis teknikal yang ketat. Sehingga dalam mempertimbangkan pemilihan jenis penyeberangan pejalan kaki dalam area pedestrian, pertimbangkan beberapa hal berikut ini.

  1. Volume dan Kecepatan Kendaraan

Semakin tinggi keduanya, semakin kuat pengendalian yang dibutuhkan. Sehingga dapat memilih menggunakan zebra cross, sinyal maupun jembatan penyeberangan orang

  1. Volume dan Karakter Pejalan Kaki

Penyeberangan pejalan kaki juga perlu mempertimbangkan volume dan karakter pejalan kaki, seperti sekolah dan rumah sakit umumnya membutuhkan penyeberangan dengan prioritas dan aksesibilitas yang tinggi. Umumnya dapat menggunakan penyeberangan bersinyal, ditinggikan, atau dengan menggunakan ramp

  1. Pertimbangkan juga Lebar Jalan

Hal yang paling penting untuk dipertimbangkan dalam penyeberangan pejalan kaki tak lain adalah lebar jalan, umumnya jalan yang memiliki lebar >4 lajur wajib memiliki pulau penyeberangan atau fasilitas tidak sebidang

  1. Biaya dan Ketersediaan Lahan

Tidak kalah penting dengan mempertimbangkan lebar jalan, penyeberangan pejalan kaki juga memerlukan pertimbangan biaya dan ketersediaan lahan. Karena untuk jenis jembatan penyeberangan orang dan underpass tidak hanya membutuhkan investasi tetapi juga membutuhkan ruang yang lebih besar

  1. Konteks Urban dan Visibilitas

Selain empat poin di atas yang menjadi bahan pertimbangan, konteks urban dan visibilitas juga perlu menjadi pertimbangan dalam memutuskan pasang poles area pedestrian penyeberangan pejalan kaki. Karena penyeberangan juga harus terlihat jelas oleh pengendara dari jarak yang aman, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Penyeberangan pejalan kaki menjadi salah satu jenis area pedestrian yang juga sederhana, sama halnya dengan trotoar. Meskipun tampak sederhana tetapi juga dapat memberikan dampak besar bagi para pengguna jalan, sehingga dalam pengerjaannya juga membutukan ketelitian. Untuk mengetahui jenis area pedestrian lainnya, baca juga artikel tentan Kenali Juga Jalan Berkonsep Share Space Pedestrian.