Pada artikel sebelumnya sempat disinggung mengenai pedestrian zone atau zona pedestrian, keduanya memiliki arti yang sama yaitu sebuah kawasan atau area luas yang memiliki konsep urban. Yang mana, di rancang untuk pejalan kaki dan mengutamakan manusia bukan kendaraan. Lewat artikel ini, Mandor Pro akan membahas sedikit tentang pedestrian zone atau juga dikenal dengan zona pedestrian.
Seperti Apa Pedestrian Zone?

Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya tentang pedestrian zone, secara harfiah pedestrian memiliki arti pejalan kaki yang merujuk pada objek atau orang yang berjalan. Sementara itu kawasan pedestrian yang dikenal juga sebagai zona pedestrian atau pedestrian zone, merupakan area luas yang terletak di kota dengan pembatasan untuk penggunaan oleh orang berjalan kaki atau transportasi berpenggerak manusia, dan lalu lintas kendaraan bermotor non darurat tidak diizinkan. Sehingga zona pedestrian atau pedestrian zone bukan hanya sekadar kumpulan trotoar lebar, tetapi juga merupakan ruang publik terpadu yang bebas kendaraan dan dapat dinikmati oleh para pejalan kaki.
Jenis- Jenis Pedestrian Zone
Pedestrian memang memiliki beberapa jenis, begitu pun dengan area pedestrian atau pedestrian zone. Pedestrian zone atau zona pedestrian juga memiliki beberapa jenis, yang mana jenis ini diklasifikasikan berdasarkan skala dan akses kendaraan, serta fungsi dan lokasi.
Berdasarkan skala dan akses kendaraan
Pedestrian zone berdasarkan skala dan akses kendaraannya, beberapa jenis pedestrian zone diantaranya.
- Kawasan bebas kendaraan (full car free) seluruh area tertutup untuk kendaraan
- Kawasan semi pedestrian, tertutup untuk kendaraan pada jam atau hari tertentu
- Koridor/Jalur Pedestrian, jalan atau ruas tertentu yang dipedestriansisasi, dan menghubungkan dua titik
Berdasarkan fungsi dan lokasi
Tidak hanya berdasarkan skala dan akses, jenis pedestrian zone juga dibagi berdasarkan fungsi dan akses diantaranya.
- Pedestrian fungsional, dirancang untuk pejalan kaki dengan tujuan spesifik seperti ke tempat kerja, sekolah atau berbelanja
- Pedestrian rekreasi, dirancang untuk aktifitas waktu luang seperti menuju plaza, taman, galeri seni atau area wisata
- Pedestrian transit, menghubungkan pusat kegiatan dengan simpul transportasi seperti halte, stasiun atau terminal
Kriteria Desain dan Zonasi Pada Kawasan Area Pedestrian
Menjadi sebuah daerah yang dikhususkan untuk pejalan kaki, tentu membuat pedestrian zone memiliki kriteria desain dan zonasi. Yang mana kriteria desain ini juga dapat menjadi salah satu acuan untuk area pedestrian baru, zonasi juga termasuk menjadi hal penting karena ini dapat dikatakan sebagai peta dalam area pedestrian. Di mana keduanya dapat saling berhubungan satu sama lain demi menciptakan pedestrian zone atau zona pedestrian yang baik dan nyaman.
Kriteria Desain Dasar Pedestrian Zone
- Pedestrian zone setidaknya memiliki lebar efektif jalur berjalan (through zone) minimal 1,2meter untuk akses tunggal, dan idealnya 1,5meter untuk dua orang berpapasan. Bahkan di area pusat komersial umumnya memiliki lebar mencapai kurang lebih sekitar 8-13 kaki (2,4 – 3,6 meter)
- Permukaan harus rata, tidak licin, dan memiliki kemiringan melintang sekitar 2-3% untuk drainase air yang baik
- Bahkan pedestrian zone juga harus memiliki penerangan yang memadai, karena sangat penting untuk keamanan di malam hari dan mencegah kriminalitas
Zonasi pada Pedestrian Zone
- Zona depan (frontage zone) merupakan area transisi antara bangunan dan jalur pedestrian, sering digunakan untuk etalase toko/ café
- Zona lalu lintas pejalan (pedestrian throught zone) yaitu jalur utama untuk berjalan, harus bebas dari halangan permanen
- Zona perabot jalan (furnishing zone) adalah area untuk penempatan fasilitas seperti pohon, bangku, lampu, tempat sampah, dan taman
- Zona pembatas atau pengaman (buffer zone) area yang membatasi dengan jalan, sering diisi dengan bollard, taman, atau tempat parkir sepeda
Pedestrian zone memang tidak jauh berbeda dengan trotoar, hanya saja pedestrian zone memiliki area yang lebih luas. Sehingga dapat memungkinkan para pejalan kaki menjadi lebih leluasa, walau begitu selain pedestrian zone ada juga penyebrangan pejalan kaki. Untuk mengetahui lebih banyak tentang jenis area pedestrian, baca juga artikel tentang Penyeberangan Pejalan Kaki, Apakah Termasuk Jenis Area Pedestrian?

