Sidewalk, Jenis Area Pedestrian Paling Sederhana

Berbicara tentang area pedestrian pasti juga akan berbicara jenis-jenis area pedestrian itu sendiri, sidewalk dikenal dengan trotoar juga merupakan salah satu jenis area pedestrian yang paling sederhana. Namun perlu diketahui juga, bahwa sidewalk berbeda dengan zona pedestrian. Berkat perbedaan tersebut, Mandor Pro ingin mengajak Anda untuk memahami tentang sidewalk.

Perbandingan Sidewalk dengan Pedestrian Zone

ilustrasi area pedestrian

Meski sekilas memiliki fungsi yang sama, sidewalk memiliki perbedaan dengan pedestrian zone. Sidewalk merupakan bagian dari jalan raya yang diruntukkan khusus bagi pejalan kaki, iumumnya terletak di sisi kiri dan kanan. Sementara pedestrian zone atau juga dikenal dengan zona pedestrian, ini merupakan konsep modern yang berupa kawasan atau sebuah area yang diberlakukan pembatasan akses kendaraan. 

Karakteristik Utama Sidewalk dan Pedestrian Zone 

ilustrasi area pedestrian

Seperti yang disebutkan sebelumnya baik sidewalk dan pedestrian zone memiliki fungsi yang sama, yaitu sama-sama dikhususkan bagi pejalan kaki. Tetapi keduanya tentu memiliki perbedaan, agar lebih memahami tentang perbandingan keduanya, berikut karakter utama sidewalk dan pedestrian zone. 

Karakter Utama Sidewalk

  • Sidewalk dirancang untuk digunakan oleh pejalan kaki dari satu titik ke titik lain dengan aman dan efisien
  • Posisi sidewalk pasti berada di sisi jalan raya, dan membentang sejauar dengan jalur kendaraan juga merupakan bagian dari hak milik jalan (Right of Way) 
  • Bahkan sidewalk juga dapat menjadi pembatas jalan (buffer) yang dipisahkan dari jalur kendaraan oleh curb (tepi jalan yang ditinggikan), pembatas tanaman atau elemen lain untuk keamanan
  • Sidewalk juga memiliki desain inklusif dengan lebar minimal kurang lebih sekitar 1.5 – 2 meter, dengan permukaan yang rata, tidak licin, dan ramp di persimpangan untuk pengguna kursi roda dan kereta bayi
  • Zona sidewalk juga sangat tertata dan sering memiliki zona struktur seperti zona depan bangunan, zona pejalan kaki, zona alat jalan (tempat lampu, rambu, dan tiang)
  • Meskipun merupakan fasilitas publik, tetapi sidewalk memiliki tanggung jawab ganda. Yang mana perawatan permukaan sering menjadi tanggung jawab pemilik properti area yang berdekatan. 

Karakter Utama Pedestrian Zone

  • Jika sidewalk dirancang untuk pejalan kaki, maka pedestrian zone tidak hanya untuk pejalan kaki saja. Karena pedestrian zone dirancang untuk berbagai aktifitas seperti bersantai, berkumpul, berbelanja, menikmati pertunjukan, hingga berekreasi. Dan umumnya berbentuk kawasan yang luas bukan hanyaj jalur linier, contohnya seperti alun-alun kota. 
  • Pedestrian zone memiliki akses yang terbatas, karena prioritas utama mutlak diberikan kepada pejalan kaki. Pada umumnya kendaraan motor dilarang total, atau hanya diizinkan pada jam tertentu.
  • Berbeda dengan sidewalk yang berbentuk trotoar, pedestrian zone memiliki street furniture yang dapat menunjang estetika kawasan atau area pedestrian tersebut. Umumnya dapat berupa bangku, penerangan, lanscaping tanaman, publik art, hingga permukaan lantai yang jauh lebih menarik dibanding sidewalk.
  • Memiliki dampak yang lebih luas dibandingkan sidewalk, pedestrian zone memiliki dampak sosial ekonomi seperti mendorong bisnis lokal dan memperkuat interaksi sosial di kalangan komunitas.
  • Berbicara tentang kebijakan pedestrian zone, zona pedestrian memiliki kebijakan yang dibentuk melalui kebijakan pedestrian oleh pemerintah kota, dan sering melibatkan perubahan permanen tata guna lahan dan jaringan jalanan. 

Cari Tahu Juga Manfaat Sidewalk dan Pedestrian Zone

ilustrasi area pedestrian

Selain mempelajari tentang perbandingan sidewalk dan pedestrian zone, hal yang tidak kalah penting untuk diketahui tak lain mengenai manfaat kedua pedestrian tersebut. Keduanya sama-sama dapat digunakan oleh pejalan kaki, tetapi adakah manfaat lain dari sidewalk dan pedestrian zone tersebut? 

  • Pemasangan trotoar khususnya di daerah perkotaan dapat mengurangi kecelakaan kendaraan dengan pejalan kaki hingga kurang lebih 88.2%, dan ini menjadi salah satu bukti yang sangat kuat tentang peran vital sidewalk sebagai pelindung fisik
  • Sidewalk juga memungkinkan akses yang aman dan mandiri bagi semua orang termasuk penyandang disabilitas, orang tua, anak-anak, dan pengguna kereta dorong
  • Sidewalk yang berkualitas merupakan prasyarat dasar untuk mendorong masyarakat berjalan kaki
  • Tidak hanya itu saja, sidewalk juga dapat memberikan akses ke ruang publik yang aman untuk berjalan-jalan. Yang mana hal ini dikaitkan dengan penurunan tingkat stress dan peningkatan kesejahteraan psikologis
  • Bahkan sebuah studi juga menunjukkan bahwa kawasan pedestrian yang baik dapat memiliki daya tarik komersil yang tinggi, sehingga trotoar yang lebar dan nyaman dapat menjadi “ruang tunggu” alami yang dapat meningkatkan potensi kunjungan ke toko, café dan area restoran sekitarnya 
  • Sidewalk dan pedestrian zone juga berfungsi sebagai ruang hidup perkotaan yang mana menjadi tempat bertemunya banyak orang, mengobrol, dan anak anak bermain, sehingga dapat menciptakan rasa komunitas yang kuat
  • Tidak hanya beberapa manfaat di atas, sidewalk dan pedestrian zone juga daoat memberikan kontribusi pada pengurangan emisi karbon, polusi udara, dan kebisingan. Bahkan juga dapat membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih tenang, hijau dan juga layak huni. 

Sidewalk memang menjadi salah satu jenis area pedestrian paling sederhana dan paling mudah ditemukan, tetapi proses pasang dan polesnya juga tidak sesederhana hasil akhirnya. Namun selain sidewalk, tentu ada berbagai jenis area pedestrian lainnya. Contoh sederhananya seperti yang sudah sempat disinggung di atas, zona pedestrian juga termasuk jenis area pedestrian. Ingin mengetahui lebih banyak tentang zona pedestrian, baca juga artikel tentang Apa Itu Zona Pedestrian?