Lantai bisa menjadi area yang rawan kebocoran atau rembes pada sebuah konstruksi bangunan. Rembes atau kebocoran pada lantai ini selain menyebabkan ketidaknyamanan juga bisa mengakibatkan kerusakan struktur bangunan. Salah satu cara mencegah kebocoran pada lantai adalah dengan waterproofing membran bakar.
Kenapa Lantai Keramik Bocor?
Kebocoran pada lantai keramik bisa terjadi di mana saja, tidak hanya pada area basah seperti kamar mandi. Rembesan air yang biasanya keluar dari celah nat lantai keramik menyebabkan banyak kerugian.
Penyebab Lantai Keramik Bocor
Memahami penyebab umum lantai keramik bocor akan membantu upaya pencegahan dan perawatan lantai. Berikut beberapa penyebab umum kebocoran pada lantai keramik:
- Peningkatan debit air pada musim hujan sehingga air tersebut merembes menembus nat keramik yang kualitasnya tidak bagus atau rusak. Kerusakan nat sendiri bisa disebabkan karena faktor usia atau pun aktivitas hewan-hewan kecil pada jalur nat.
- Bangunan berada di atas tanah yang tidak padat dan rentan mengalami pergerakan sehingga lantai mudah rusak dan mengakibatkan air dalam tanah bisa merembes ke atas.
- Kebocoran dan masalah pada instalasi pipa bawah tanah.
- Ketinggian lantai berada di bawah permukaan tanah asli sehingga rawan terjadi rembesan air tanah.
- Sistem drainase di sekitar bangunan tidak memadai sehingga air rembesan dari lingkungan sekitar melimpah ruah di atas permukaan tanah dan mengakibatkan kebocoran pada lantai bangunan.
Cara Menghentikan Rembesan Air Tanah
Setelah mengetahui penyebab bocor atau rembesan air tanah, maka kita bisa menentukan langkah yang tepat untuk menghentikannya. Misalnya saja rembesan yang disebabkan karena ketinggian lantai bangunan yang berada di bawah ketinggian tanah asli solusinya bisa dengan meninggikan lantai. Penambahan sistem drainase juga bisa dilakukan untuk mencegah rembesan akibat melimpahnya air di permukaan. Selain itu, penggunaan lem waterproofing yang sifatnya kedap air untuk nat keramik bisa dilakukan untuk mencegah rembesan melalui nat.
Cara Mengatasi Lantai Keramik Bocor dengan Waterproofing Membran Bakar
Waterproofing merupakan sistem pencegahan keboc
oran dengan pelapisan material kedap air pada permukaan bangunan. Waterproofing membran bakar sendiri merupakan lapisan tipis yang terbuat dari bahan tahan air dan diaplikasikan pada permukaan bangunan untuk mencegah air merembes ke dalam struktur bangunan. Cara pemasangannya dengan dipanaskan menggunakan alat bakar sehingga meleleh dan menempel pada permukaan yang akan dilapisi.
Jenis-jenis Waterproofing Membran Bakar
Jenis-jenis waterproofing membran dibedakan berdasarkan bahan penyusunnya. Jenis-jenisnya antara lain:
- Bitumen
Bahan ini terbuat dari minyak bumi dan merupakan jenis yang paling umum digunakan. Membrane jenis ini bisa diaplikasikan pada atap, dinding, dan lantai.
- Polimer Modifikasi Bitumen (PMB)
Jenis ini menggunakan polimer sebagai bahan tambahan selain bitumen. PMB lebih tahan terhadap cuaca ekstrim dan lebih awet dibandingkan bitumen biasa.
- Bahan plastik
Jenis waterproofing membran bakar ini terbuat dari bahan sintetis seperti: PVC (Polyvinyl Chloride) atau TPO (Thermoplastic Olefin). Keunggulan bahan ini lebih tahan terhadap sinar UV, cuaca ekstrim, dan suhu tinggi.
- Karet sintetis
Bahan karet sintetis yang digunakan seperti EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer). Bahan ini lebih awet dan tahan terhadap suhu ekstrim.
Kelebihan Waterproofing Membran Bakar

Waterproofing membran bakar sering menjadi pilihan untuk mencegah kebocoran pada bangunan karena metode ini memiliki kelebihan di antaranya:
- Waterproofing membran bakar tahan terhadap cuaca ekstrim seperti sinar UV, suhu tinggi dan rendah, serta hujan.
- Mampu menahan tekanan air tinggi sehingga waterproofing membran bakar cocok digunakan pada area yang tergenang air.
- Dapat diterapkan di berbagai jenis permukaan bangunan seperti: beton, kayu, logam, dan keramik.
- Harganya cukup terjangkau.
Meskipun memiliki banyak kelebihan, waterproofing membran bakar memerlukan proses yang rumit dan butuh ketrampilan khusus dalam pemasangannya. Jika proses pemasangan tidak benar, ada kemungkinan terjadi kebocoran. Oleh karena itu pengerjaan waterproofing sebaiknya diserahkan kepada ahlinya.
Saat ini banyak penawaran jasa waterproofing profesional yang bisa kita gunakan. Simak tips memilih jasa waterproofing dalam artikel Cara Memilih Jasa waterproofing