
Ada banyak jenis sistem proteksi kebakaran mulai dari sistem proteksi kebakaran kimia basah hingga sistem piping, hydrant, dan sprinkler, pada kesempatan kali ini Mandor Pro juga ingin membahas perbedaan sistem proteksi kebakaran kimia basah dengan sistem piping, hydrant dan sprinkler. Keduanya merupakan sistem proteksi kebakaran yang penggunaannya di area yang berbeda, lantai seperti apa perbedaan kedua sistem proteksi kebakaran tersebut berikut penjelasannya.
Perbedaan Sistem Proteksi Kebakaran Kimia Basah dengan Sistem Piping, Hydrant, dan Sprinkler

Mengetahui perbedaan sistem proteksi kebakaran kimia basa dengan sistem piping, hydrant, dan sprinkler, dapat memberikan pemahaman yang baik bahwa kedua sistem tersebut dapat menjadi sebuah sistem proteksi kebakaran yang sempurna untuk sebuah bangunan atau gedung khususnya yang memiliki area dapur. Hal ini tentu memberikan pengamanan ganda, untuk gedung atau bangunan tersebut.
Keunggulan Sistem Proteksi Kebakaran Kimia Basah dengan Sistem Piping, Hydrant, dan Sprinkler
Keunggulan Sistem Proteksi Kebakaran Kimia Basah
- Memiliki efektifitas pemadaman tertinggi untuk api yang disebabkan oleh lemak dan minyak
- Residu kimia basahnya relatif mudah dibersihkan dengan air dan sabun sehingga dapat meminimalkan kerusakan peralatan
- Umumnya menggunakan bahan kimia pemadam non ozone depleting yang tidak merusak lapisan ozon dan non toksik, sehingga lebih aman bagi staf dan lingkungan sekitar
- Sistem proteksi kebakaran kimia basah juga memiliki kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang mewajibkan proteksi khusus untuk ventilasi dan peralatan masak komersial
Keunggulan Sistem Proteksi Kebakaran Piping, Hydrant, dan Sprinkler
Meski memiliki perbedaan sistem proteksi kebakaran kimia basah dengan sistem piping, hydrant, dan sprinkler, sistem piping, hydrant, dan sprinkler memiliki keunggulan masing-masing, tetapi jika ketiganya dapat bersinergi dengan baik tentu dapat memberikan keunggulan yang lebih baik seperti.
- Ketika ketiga sistem ini bersinergi tentu dapat memberikan double respon, sprinkler akan merespon secara otomatis pada pengendalian api awal sementara hydrant siap digunakan untuk pemadaman manual yang lebih agresif apabila diperlukan
- Jaringan piping, hydrant dan sprinkler memiliki jangkauan yang luas, sehingga dapat memastikan air tersedia di seluruh titik kritis
- Sama seperti sistem proteksi kebakaran kimia basah, sistem piping, hydrant, dan sprinkler juga memiliki kepatuhan regulasi dan menjadi kewajiban yang harus dipenuhi mengenai standar keselamatan kebakaran nasional bagi sebagian besar bangunan komersial.
Perbedaan Dasar Sistem Proteksi Kebakaran Kimia Basah dengan Sistem Piping, Hydrant, dan Sprinkler
Perbedaan sistem proteksi kebakaran kimia basah dengan sistem piping, hydrant, dan sprinkler, meski memiliki perbedaan keduanya memiliki tujuan utama yang sama. Tetapi kedua sistem ini, dirancang untuk mengatasi jenis kebakaran, lingkungan dan skenario yang sangat berbeda. Maka dari itu, ada beberapa perbedaan sistem proteksi kebakaran kimia basah dengan sistem piping, hydrant, dan sprinkler.
- Sistem proteksi kebakaran kimia basah dikhususkan untuk memadamkan api kelas K di area sumber api seperti kompor, dan hood dapur, sedangkan sistem piping, hydrant dan sprinkler digunakan lebih umum untuk melindungi seluruh bangunan dari kebakaran biasa seperti kayu, kertas, dan tekstil
- Jika sistem proteksi kebakaran kimia basah menggunakan bahan kimia basah khusus untuk pemadaman api dan mencegah nyala kembali, sistem piping, hydrant dan sprinkler menggunakan air untuk mendinginkan bahan bakar dan memadamkan api
- Sistem proteksi kebakaran kimia basah menggunakan sistem pemadam yang aktif secara otomatis di area tertentu, memusatkan bahan kimia pemadam langsung ke sumber apinya. Sementara sistem hydrant dan sprinkler menggunakan penggabungan sistem otomatis dan manual
- Perbedaan sistem proteksi kebakaran kimia basah dengan sistem piping, hydrant, dan sprinkler terletak pada sistem proteksi kebakaran kimia basah yang memiliki komponen tabung kimia, nozzle, detektor panas, sistem kontrol, dan katup pemutus gas/ listrik. Sementara untuk sistem proteksi kebakaran piping, hydrant, dan sprinkler memiliki komponen yang jauh lebih kompleks seperti pipa jaringan distribusi, kepala sprinkler, katup kontrol sprinkler, sumber air, katup hydrant, selang, nozzle, pompa, hingga tandon air.
- Sistem proteksi kebakaran kimia basah umumnya dapat terapkan pada area dapur komersial seperti restoran, hotel, catering hingga rumah sakit. Sementara untuk sistem proteksi kebakaran piping, hydrant, dan sprinkler mencakup pada seluruh bangunan
- Sistem proteksi kebakaran kimia basah memiliki efektivitas yang tinggi dan cukup aman untuk api minyak, sementara sistem proteksi kebakaran piping hydrant, dan sprinkler sangat berbahaya dan tidak efektif untuk pemadaman api minyak.
Perbedaan sistem proteksi kebakaran kimia basah dengan sistem proteksi piping, hydrant, dan sprinkler pada instalasinya tidak perlu dipilih, keduanya mampu menjadi integrasi sistem dalam satu bangunan yang lengkap dan dapat menjadi strategi proteksi kebakaran secara menyeluruh. Namun, perlu diingat kembali proses instalasi sistem ini perlu dilakukan oleh tenaga ahli, Mandor Pro-Jasa Instalasi Sistem Proteksi Kebakaran