Perbedaan Epoxy Food Grade Konvensional dan Hybrid Epoxy Self Levelling Food Grade

epoxy lantai pabrik

Selain mengetahui tentang hybrid epoxy self levelling hybrid, penting juga untuk mengetahui perbedaan epoxy food grade konvensional dan hybrid epoxy self levelling food grade. Keduanya memang sama-sama memiliki sertifikasi food grade atau food safe, tetapi tahukah Anda bahwa keduanya juga memiliki perbedaan baik itu secara pengertian, cara kerja, karakteristik maupun sifat. Dan lewat artikel berikut ini, Mandor Pro akan membagikan penjelasan ringkas tentang perbedaan kedua epoxy food grade tersebut. 

Mengenal Perbedaan Epoxy Food Grade Konvensional dan Hybrid Epoxy Self Levelling Food Grade

epoxy pada dapur komersial

Belakangan ini mungkin sedang marak tentang standarisasi yang tepat untuk dapur MBG, mengenal perbedaan epoxy food grade konvensional dan hybrid epoxy self levelling food grade tentu dapat membantu Anda untuk memutuskan mana yang lebih baik. Untuk lebih memudahkan Anda dalam membuat keputusan mari ketahui perbedaan keduanya berikut ini. 

Pengertian dan Cara Kerja Epoxy Food Grade dan Hybrid Epoxy Self Levelling Food Grade

  • Secara pengertian, epoxy food grade konvensional merupakan sebuah epoxy yang terbuat dari resin dan hardener, yang mana lebih difokuskan sebagai lapisan pelindung. Sementara untuk hybrid epoxy self levelling food grade, merupakan sebuah inovasi teknologi, yang diformulasikan khusus untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. 
  • Sedangkan berdasarkan cara kerjanya, epoxy food grade konvensional di aplikasinya secara manual dengan menggunakan roll, sikat, atau alat semprot lainnya dan memiliki konsistensi material yang lebih kental sehingga mengikuti kontur permukaan awal. Sedangkan untuk hybrid epoxy self levelling food grade, cara kerjanya dengan memanfaatkan reaksi kimia yang terjadi pada saat cairan material dituang ke lantai, karena diformulasikan khusus dan reaksi kimia yang terjadi, maka konsistensi material cairan juga sedikit lebih encer.

Karakteristik dan Sifat Epoxy Food Grade dan Hybrid Epoxy Self Levelling Food Grade

  • Perbedaan epoxy food grade konvensional dan hybrid epoxy self levelling food grade juga berdasarkan karakteristik dan sifat fisik, epoxy food grade konvensional memang memiliki permukaan yang seamless dan tahan terhadap bahan kimia. Akan tetapi, permukaan dapat menjadi licin apabila lantai basah. Sementara hybrid epoxy self levelling, akan memberikan tekstur akhir yang dapat diatur seperti glossy ataupun anti-slip, selain itu jenis hybrid epoxy ini juga memiliki ketahanan permukaan yang sangat baik. 

Ketahui Juga Kelebihan dan Kekurangan Perbedaan Epoxy Food Grade Konvensional dan Hybrid Epoxy Self Levelling Food Grade

ilustrasi epoxy lantai dapur komersial

Sedikit pemahaman tentang perbedaan epoxy food grade konvensional dan hybrid epoxy self levelling food grade di atas, dapat memberikan Anda sedikit gambaran tentang mana yang lebih baik digunakan untuk dapur MBG. Ketahui juga kelebihan dan kekurangan perbedaan epoxy food grade konvensional dan hybrid epoxy self levelling food grade. 

  • Epoxy Food Grade Konvensional

Jika berbicara tentang keunggulan dalam segi hal biaya dan proses aplikasi, epoxy food grade konvensional memang lebih unggul. Karena memiliki biaya awal yang cenderung lebih rendah dan proses aplikasi lebih cepat, tetapi masih tetap memenuhi standar higienis dasar. Sementara untuk kelemahannya, jenis epoxy ini membutuhkan permukaan yang sudah sangat rata, dan harus bergantung pada keterampilan sang aplikator. 

  • Hybrid Epoxy Self Levelling Food Grade

Kerap dianggap sebagai solusi sempurna untuk lantai dapur komersial, hybrid epoxy self levelling food grade memang memiliki keunggulan pada bagian permukaannya yang sangat rata dan estetis. Sehingga cukup mudah untuk dibersihkan, dan dengan standar higienis lebih tinggi karena cukup ideal digunakan pada area bersih. Sementara untuk kelemahannya terletak pada biaya material dan aplikasi yang tinggi, bahkan tidak proses aplikasinya selain membutuhkan persiapan yang matang, juga memiliki waktu pengerjaan yang lebih lama. 

Cari Tahu Juga Area Aplikasinya Berdasarkan Kebutuhan

Dengan mengetahui perbedaan epoxy food grade dan hybrid epoxy self levelling food grade, tentunya memiliki gambaran yang lebih jelas tentang penggunaan dua jenis epoxy tersebut. Agar lebih memudahkan Anda, berikut rekomendasi area aplikasinya berdasarkan kebutuhan. 

  • Jika Anda membutuhkan lantai yang akan sering terkena tumpahan cairan dan memastikan tidak ada genangan, serta lantai dengan standar sanitasi sangat tinggi sepeti ISO Class 3. Maka, Anda bisa menggunakan hybrid epoxy self levelling food grade, jenis ini memiliki estetika dan permukaan dengan kerataan yang sempurna. Sehingga sangat cocok untuk ruang proses makanan steril, laboratorium QC, area pengemasan farmasi, dan dapur komersial high-end. 
  • Tetapi jika Anda memiliki anggaran yang lebih terbatas, area yang akan dilapisi juga cukup luas, lantai dasar sudah dalam kondisi yang cukup rata, Anda bisa memilih epoxy food grade. Jenis epoxy food grade.  dapat menjamin kebutuhan utama, sebagai pelindung dasar, ketahanan kimia dan kemudahaan pembersihan. Umumnya epoxy food grade ini lebih cocok diaplikasikan pada area gudang penyimpanan bahan baku, area transit, dan lantai pabrik. 

Perbedaan epoxy food grade dan hybrid epoxy self levelling food grade memberikan pemahaman yang baru tentang betapa pentingnya memilih material yang baik, hal ini karena akan berdampak pada makanan tersebut. Sehingga perlu dipastikan bahwa material epoxy dapat memiliki keamanan yang baik untuk makanan, untuk mendalami lebih dalam tentang epoxy food grade simak juga artikel tentang Salah Kaprah! Cek 5 Mitos dan Fakta Tentang Epoxy Food Grade.