Tanpa Khawatir Sulit, Berikut Langkah Pemasangan Lantai Granit

Table of Contents

Granit merupakan lantai yang berasal dari material batuan beku dengan sifat asam yang dibentuk dari proses pembekuan magma yang berlangsung secara bertahap di dalam bumi. Pada dasarnya, granit menjadi material lantai terbanyak yang dipilih karena memiliki beberapa keunggulan seperti memiliki corak dan motif alami dan ketahanan yang baik. 

Keunggulan Lantai Granit

Memiliki daya tahan yang kuat

Granit menjadi pilihan terbaik untuk lantai rumah, hal ini disebabkan karena memiliki daya tahan lama dan kuat. Selain itu juga tidak mudah tergores benda tajam seperti pisau, gunting, cutter, maupun furniture lainnya.

Sangat cocok di area basah

Granit pada umumnya digunakan pada area basah, hal ini dikarenakan dapat menembus cairan dan tidak merusak kelembaban bagian subfloor.

Dapat mengurangi gejala alergi

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat mengidentifikasikan kualitas udara dalam ruangan yang buruk dapat menjadi masalah kesehatan yang serius, seperti risiko kanker, gangguan pernapasan, dan masalah jantung. Lantai granit ini dapat mencegah hal itu apabila dibersihkan secara rutin, baik, dan benar. 

Kekurangan Lantai Granit

Di samping keunggulan dari penggunaan granit, terdapat juga kekurangannya yaitu:

Berat yang relatif besar

Dikarenakan granit memiliki ukuran yang besar sehingga berat granit relatif lebih besar dibandingkan lantai jenis lainnya. Hal ini menyebabkan proses pemasangan lantai granit yang harus dilakukan oleh tenaga profesional.

Licin dan dingin

Pemeliharaan lanrai granit dengan pemolesan perlu dilakukan secara berkala. Namun, frekuensi pemolesan yang terlalu sering dapat menyebabkan granit dapat menjadi licin. Maka dari itu kurang ideal untuk para anak-anak maupun orang tua karena dapat risiko terpeleset yang lebih besar dibandingkan lantai jenis lainnya. 

Harga yang relatif mahal

Karena kelebihan sifat yang kuat, kokoh, dan berdaya tahan lama, pemasangan lantai dengan granit membutuhkan biaya yang besar.

Langkah Pemasangan Lantai Granit Secara Umum

Secara umum, pemasangan lantai dengan menggunakan granit hampir sama dengan pemasangan lantai keramik. Meratakan permukaan terlebih dahulu dengan menggunakan semen merupakan langkah awal sebelum lantai ini dipasang. Lem granit dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan kerekatan lantai granit dengan permukaan semen yang menjadi landasan. Berikut langkah pemasangan lantai granit secara umum:

  1. Persiapkan alat dan bahan
    Langkah pertama adalah anda harus menyiapkan alat dan bahan yang biasa digunakan untuk pemasangan lantai.
  2. Siapkan olahan semen
    Setelah alat dan bahan sudah siap, kamu dapat membuat olahan semen yang tepat agar granit dapat merekat kuat meski tanpa nat. Komposisi semen, pasir, dan air harus sesuai.
  3. Mengecek keadaan granit
    Tahap selanjutnya yaitu mengecek keadaan granit terlebih dahulu, dan pastikan tidak ada keretakan atau goresan pada permukaannya. Apabila ada keretakan dan goresan maka berpotensi pecah saat pemasangan.
  4. Menggambar pola
    Tahap terakhir yaitu diperlukannya pola untuk memudahkan pengerjaan dalam pemasangan granit. Agar lebih mudah, dapat menggambarnya mulai dari bagian tengah. 

Untuk range harga lantai granit itu sendiri tergantung berdasarkan ukuran dan jenisnya. Biasanya untuk ukuran 60×60 dibanderol mulai dari Rp500.000,00 per box nya. Harga granit cenderung lebih mahal dibandingkan jenis lantai lainnya, hal ini karena lantai ini berasal dari 100% bahan alami.  

Langkah Pemasangan Lantai Granit Tanpa Nat

Pasang Granit

    Jika anda ingin menggunakan granit sebagai lantai rumah, Anda harus memperhatikan beberapa hal, salah satunya adalah pemasangan granit tanpa nat. Nat dalam pemasangan lantai sangat vital, dimana nat merupakan celah sambungan yang dapat mencegah terjadinya rembesan, kekuatan, hingga mencegah kerusakan pada lantai. Saat ini, anda bisa memasang granit lantai tanpa nat. Berikut cara memasang granit tanpa nat:

    1. Perataan permukaan sebagai landasan
      Seperti telah disebutkan di atas, bahwa langkah awal dalam pemasangan lantai granit sama halnya dengan pemasangan lantai keramik, yaitu meratakan permukaan landasan dengan semen. Tahapan ini sifatnya optional atau dapat dilewati jika pemasangan lantai granit dilakukan oleh seseorang yang telah ahli.
      Tujuan dari perataan permukaan dengan semen adalah untuk mengetahui apakah pemasangan granit yang nantinya terpasang rata atau tidak. Campuran yang digunakan tidak berbeda dari yang umum digunakan yaitu dengan perbandingan pasir dan semen 3:1. Perataan lantai dasar ini akan memudahkan pemasangan granit dengan memastikan bahwa lantai landasan telah mengering secara sempurna.
    2. Penambahan perekat
      Perekat lantai granit dapat dibuat secara manual ataupun menggunakan lem granit yang siap langsung diaplikasikan. Pembuatan perekat secara manual dilakukan dengan mencampur pasir dan semen dengan perbandingan 3:1. Campuran perekat ini dibuat dengan kondisi tekstur yang cenderung kering dan tidak terlalu lembek untuk meminimalisir terjadinya penyusutan ketika sudah mengering.
    3. Konsep Pemasangan
      Dalam proses pemasangan lantai granit, maka dibutuhkan pemahaman tentang pola pemasangannya. Pemasangan lantai granit dimulai satu keping memanjang bukan melebar yang dimulai dengan memasang 3 baris secara memanjang terlebih dahulu. Arah pemasangan dimulai dari sisi bagian dalam menuju ke sisi bagian luar yang mana Anda harus memasang lantai granit dari area tengah ruangan terlebih dahulu. Setelah itu, pemasangan lantai granit dilanjutkan ke tepi hingga menuju ke area pinggir ruangan.
      Hal yang perlu diperhatikan bahwa jangan memasang lantai ini dari sisi bagian luar menuju ke sisi bagian dalam karena akan mengakibatkan hasil pekerjaan menjadi tidak rapi.
    4. Pemasangan Lantai
      Sebelum kepingan granit diletakkan, maka ketika landasan telah mengering secara sempurna kemudian campuran perekat yang telah dibuat atau lem granit yang siap langsung digunakan diaplikasikan. Pastikan untuk meratakan campuran perekat tersebut.
      Jika perekat telah diratakan, maka pada sekeliling bagian tepi dari adukan perekat ini dibuang sepanjang 1-1,5 cm. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi tekanan ke arah samping dari kelebihan adukan tersebut pada saat lantai dipasang dan ditekan permukaannya.
      Sebelum benar-benar dipasang, pada bagian sisi bawah lantai ini dapat diberikan adukan perekat yang kental dengan ketebalan yang tipis. Setelah itu, lantai granit tersebut dipasang tepat di atas adukan perekat dan berikan tekanan secara perlahan-lahan untuk memperkuat ikatannya.
      Hal akhir yang wajib dilakukan adalah mengecek kerataan permukaan dengan menggunakan waterpass.
    5. Tahap Akhir
      Perlu diingat bahwa lantai granit yang baru saja terpasang tidak boleh diinjak terlebih dahulu sampai kondisinya mengering secara sempurna dan menyeluruh. Lama waktu yang dibutuhkan untuk mengering secara sempurna sekitar 4-5 hari jika menggunakan adukan dari campuran semen dan pasir untuk memasang lantai granit ini, maka waktu pengeringan yang dibutuhkan. Sedangkan jika pemasangan menggunakan semen instan, maka lantai granit dapat mengering dalam kurun waktu selama 2-3 hari. Setelah kering, lantai granit ini bisa dibersihkan menggunakan cairan pembersih alami terlebih dahulu.
      Langkah pemolesan lantai dapat dilakukan untuk mempertahankan kilauannya agar lantai granit dapat terpelihara dengan baik.

    Jika Anda butuh jasa pemasangan granit profesional, Anda bisa baca artikel Jasa Pesan dan Pasang Granit Terpercaya

      Leave a Comment