Mengenal Pengaplikasian Epoxy Kapal

Sebagai aplikator yang terus berinovasi, Mandor Pro tidak hanya berkutat pada konstruksi bangunan saja, tetapi apapun yang masih linier dengan material bahan bangunan, salah satunya adalah aplikasi epoxy kapal.

Epoxy kapal atau yang disebut juga epoxy kelautan merupakan sistem epoxy yang didesain khusus untuk industri kelautan dan bagian permukaan kapal yang sering terpapar bahan kimia, sinar matahari dan air asin.

Produk epoxy Mandor Pro diformulasikan khusus sehingga menghasilkan sistem epoxy yang memiliki daya rekat sangat baik dan kedap air. Hal ini tentu mendukung kapal dan perahu untuk terus berlayar lebih lama tanpa khawatir akan mengalami kebocoran.

Aplikasi Epoxy Kapal

Mengapa kapal dan perahu harus menggunakan epoxy coating? Keadaan ekstrem di lautan membuat cat biasa mudah mengelupas. Jika dibiarkan terus menerus, maka kerusakan kapal lebih cepat terjadi. Diperparah dengan kondisi permukaan kapal yang bersentuhan dengan air asin, semakin mempercepat korosi. Berikut beberapa aplikasi epoxy coating pada kapal.

  1. Konstruksi

Resin epoxy tidak bisa dihapus dari proses konstruksi kapal dan perahu. Selain sebagai pendukung estetika, epoxy juga digunakan untuk laminasi, perlindungan permukaan kapal dari korosi, memberikan ketahanan pada material kapal, serta mencegah kecelakaan penumpang akibat lantai dan pegangan (handling) yang licin.

Karena ketahanannya terhadap air (tawar maupun asin), bahan kimia, dan sinar matahari, epoxy coating cocok digunakan dalam konstruksi kapal dan komponen-komponen penting penyusunnya.

Ilustrasi aplikasi epoxy kapal

Seorang lelaki sedang memperbaiki kapal (freepik.com/8photo)

  1. Sebagai lapisan

Epoxy coating kapal dijadikan sebagai lapisan pelindung permukaan kapal yang sangat kuat dari korosi akibat kondisi ekstrem lingkungan laut. Selain itu, epoxy juga mampu mencegah pertumbuhan biota laut pada lambung kapal.

Bagian-bagian kapal yang umumnya dilapisi epoxy adalah geladak/deck, lambung, tangki bahan bakar, tangki ballast/ pemberat, tangki air tawar, pegangan, peralatan kapal seperti jangkar, rantai, dan lainnya.

  1. Perawatan dan perbaikan

Memanfaatkan kemampuan kedap airnya, epoxy mampu mencegah pembusukan kayu dan mencegah kebocoran. Dia akan mengisi rongga-rongga dan pori-pori kayu lalu menciptakan ikatan kedap air.

Tak hanya itu, epoxy coating juga dimanfaatkan untuk fairing, yakni proses penghalusan dan pemerataan permukaan kapal. Sifatnya yang kaku, keras dan dapat diampelas digunakan untuk melapisi permukaan kapal yang perlu dihaluskan seperti geladak, lambung kapal, dan area lainnya. Tentu hal ini akan membuat kapal tampil lebih memukau.

Perbedaan Metode pengeringan thermal dan udara dalam epoxy kapal

Ada dua macam proses pengeringan epoxy, yakni proses pengeringan thermal dan proses pengeringan suhu udara. Keduanya memiliki proses pengaplikasian, kelebihan, dan kekurangan masing-masing.

Metode pengeringan thermal (heat curing)

Metode pengeringan ini memanfaatkan panas pada suhu tertentu untuk mempercepat proses reaksi pengikatan resin dengan senyawa pengeras. Suhu dan waktu pengeringan ini bervariasi, bergantung pada jenis epoxy dan tujuan penggunaan. Umumnya, suhu yang digunakan berkisar antara 600 C hingga 1500C.

Untuk menghindari keretakan sistem epoxy coating, proses pemanasan dan pendinginan harus dilakukan secara bertahap dan terkendali. Karena itu, dibutuhkan peralatan yang canggih dan pekerja yang terlatih untuk mengaplikasikan metode pengeringan ini.

Kelebihan

Metode ini dinilai mampu menghasilkan produk yang memiliki kekuatan dan ketahanan terhadap kondisi ekstrem seperti di laut. Selain itu waktu pengeringan juga lebih singkat dibandingkan pengeringan pada suhu ruang.

Tak hanya itu, metode pengeringan ini memberikan sifat yang lebih konsisten karena tidak mengalami fluktuasi suhu.

Kekurangan

Selain membutuhkan peralatan pemanas yang mumpuni, metode pengeringan thermal juga membutuhkan waktu untuk mengembalikan komponen kapal ke suhu normal agar bisa dirakit. Hal ini berdampak pada meningkatnya persediaan barang dalam proses (work in process inventory).

Akibatnya, dibutuhkan tempat yang luas untuk meletakkan bagian-bagian kapal yang sudah dilapisi epoxy dan pemeriksaan kualitas hasil epoxy baru isa dilakukan setelah sebagian besar komponen kapal selesai dirakit. Penundaan waktu ini dapat meningkatkan resiko kecacatan produk.

Tak hanya itu, tingginya pengeluaran untuk pemrosesannya membuat metode ini mulai ditinggalkan untuk menekan biaya produksi.

Ilustrasi aplikasi epoxy kapal

Perhitungan pengeluaran (pexels.com/kaboompics.com)

Metode pengeringan udara (ambient curing/ room temperature curing)

Seperti namanya, metode pengeringan epoxy coating ini memanfaatkan udara sekitar dalam proses pengerasannya.

Kelebihan

Metode ini dinilai praktis dan mudah karena tidak membutuhkan peralatan tambahan. Selain itu, cocok digunakan untuk berbagai aplikasi seperti pembuatan perhiasan, pelapis lantai, hingga laminasi.

Kekurangan

Karena hanya menggunakan suhu sekitar, proses pengeringan juga bisa lebih lama dibanding pengeringan thermal. Bisa beberapa jam hingga beberapa hari. Bergantung pada pengaplikasiannya. Selain itu, dimungkinkan kekuatannya tidak sekuat komponen yang menggunakan epoxy pengeringan thermal.

Dari penjabaran di atas, terlihat pengeringan thermal memiliki hasil epoxy yang lebih baik. Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, Mandor Pro mampu memformulasikan resin dan hardener dengan tepat sehingga meski menggunakan ambient curing, proses pengeringan bisa lebih optimal dan hasilnya juga tidak perlu diragukan.

Untuk aplikasi epoxy coating kapal, Mandor Pro memanfaatkan kedua metode tersebut dengan cara menyesuaikan dengan kondisi sekitar. Metode pengerasan thermal digunakan pada kondisi yang lebih dingin, sementara metode pendinginan udara diaplikasikan pada kapal yang berada di iklim panas.

Karena, suhu yang tinggi, kelembaban rendah, dan ukuran serta ketebalan yang kecil bisa mempercepat pendinginan epoxy coating. Sebaliknya, suhu yang rendah, kelembaban tinggi serta ketebalan dan ukuran  epoxy yang besar dapat memperpanjang proses pengeringan.

Pelajari juga proses pengaplikasian epoxy kapal pada artikel Epoxy Kapal dan Proses Pengerjaannya.