Epoxy Kapal dan Proses Pengerjaannya

Sebagai moda transportasi yang selalu bersentuhan dengan senyawa abrasive, kapal laut didorong untuk memiliki kualitas yang tinggi. Tidak hanya dari materialnya, tetapi juga dari pelapis permukaannya.

Pelapis permukaan atau epoxy kapal tidak hanya berfungsi dalam estetika, tetapi juga untuk perlindungan jangka panjang. Dia melindungi kapal dari korosi air laut, gesekan dan benturan bawah laut, pertumbuhan organisme laut (biofouling), kerusakan akibat bahan kimia, pembusukan kayu, mencegah kebocoran, serta perubahan suhu yang ekstrem. Karena itu, pelapis permukaan tidak bisa menggunakan cat biasa, harus menggunakan epoxy coating kapal yang mampu memberikan perlindungan seperti di atas.

Epoxy coating kapal terdiri dari dua komponen penting, yakni resin dan pengeras. Saat keduanya digabungkan, maka akan saling berikatan dan terbentuklah polimer (proses pengerasan). Setelah benar-benar mengeras, epoxy coating akan menjadi lapisan yang kedap air, tahan bahan kimia, dan daya rekatnya sangat kuat.

Bagian-bagian kapal yang harus dilapisi epoxy merupakan bagian yang bersinggungan dengan air laut, terpapar sinar matahari, dan kontak langsung dengan bahan kimia. Bagian-bagian tersebut meliputi lambung kapal (hull), geladak kapal (deck), tangki bahan bakar, tangki air tawar, tangki ballast (pemberat), serta peralatan kapal (jangkar, rantai, dan lainnya).

Ilustrasi jasa coating epoxy kapal
Proses pengecatan pagar geladak kapal (sumber: pexels.com/QuangNguyenVinh)

Proses Pengerjaan Epoxy Coating Kapal

Secara umum, tahapan pengerjaan epoxy coating kapal memiliki kesamaan dengan epoxy pada bangunan. Namun, metode dan bahan yang digunakan memiliki perbedaan yang signifikan.

  1. Pembersihan permukaan

Sebelum epoxy coating kapal dilakukan, permukaan kapal harus dibersihkan dari cat lama, karat, dan kotoran lainnya. Umumnya ada dua cara pembersihan, yakni menggunakan metode vapor blasting dan sandblasting. Keduanya berbeda dalam bahan yang digunakan serta hasil akhir yang dihasilkan.

Vapor blasting menggunakan bahan abrasive (pasir silica) dan air. Kedua bahan dicampurkan lalu disemprotkan ke permukaan kapal dengan tekanan tinggi sehingga bisa merontokkan kotoran yang menempel. Hasil akhir permukaan cenderung halus.

Sementara metode sandblasting menggunakan bahan abrasive (pasir silica) kering yang dihujamkan dengan tekanan tinggi. Hasil akhir permukaannya lebih kasar dan tidak rata dibanding vapor blasting.

Dari penjabaran di atas, maka vapor blasting cocok digunakan untuk bagian kapal yang tipis, permukaannya halus,  dan berkualitas tinggi, sedangkan sandblasting diaplikasikan untuk bagian kapal yang keras dan memerlukan pembersihan yang lebih maksimal.

Dari segi waktu pengerjaan, keduanya juga memiliki perbedaan. Meski hasil akhirnya cenderung lebih halus, teknik vapor blasting memerlukan waktu yang lebih lama dibanding sandblasting.

Kedua teknik tersebut digunakan bersamaan dalam pembersihan kapal. Tinggal disesuaikan saja dengan kondisi bagian kapal.

Namun, metode pembersihan ini hanya digunakan pada kapal lama yang akan dilakukan epoxy coating ulang, sementara pada kapal baru, tidak perlu dilakukan. Jika permukaan kapal sudah halus, maka epoxy coating kapal baru sudah bisa dilakukan.

 

Ilustrasi jasa coating epoxy kapalKondisi kapal dengan cat terkelupas. (sumber: www.pexels.com/MariaOrlova)

 

  1. Pengaplikasian epoxy coating

Epoxy coating kapal dapat diakukan dengan kuas, roll, maupun gun spray. Awalnya, epoxy primer diaplikasikan pada permukaan kapal. Tujuannya untuk meningkatkan daya adhesi epoxy dengan permukaan dan memberikan pelindung awal korosi. Berikutnya diberikan lapisan epoxy top coat yang bertujuan untuk  pelindung tambahan serta menentukan tampilan akhir epoxy.

Jarak pemberian epoxy primer dan epoxy top coat sebaiknya tidak kurang dari 24 jam untuk menghasilkan hasil yang maksimal.

  1. Finishing

Salah satu kelebihan dari epoxy coating adalah dapat dikombinasikan dengan lapisan anti slip. Bagian handling kapal dan lantai geladak, perlu mendapatkan tambahan lapisan anti slip untuk melindungi penumpang agar tidak tergelincir.

Tidak perlu penambahan lapisan perlindungan sinar UV karena epoxy coating kapal sudah dilengkapi dengan ketahanan terhadap ekstremnya kondisi laut, seperti paparan sinar UV, air asin, dan perubahan suhu.

Serahkan Epoxy Coating Kapal pada Mandor Pro

Epoxy coating kapal tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena pengerjaan yang tidak hati-hati malah bisa merusak kapal. Entah kesalahan penggunaan bahan epoxy untuk bagian-bagian kapal tertentu, atau kebocoran karena sistem pembersihan yang keliru.

Sebagai tukang bangun profesional, Mandor Pro menyediakan jasa epoxy kapal, yaitu proses coating yang khusus diaplikasikan untuk kapal. Tidak perlu menunggu kerusakan kapal yang parah. Mandor Pro juga menyediakan jasa untuk perbaikan kapal skala kecil. Tidak perlu khawatir dengan biaya, karena epoxy coating kapal terkenal lebih hemat dibanding melakukan pengelasan atau penggantian komponen kapal.

Dikerjakan oleh tenaga ahli yang terdidik, terlatih dan terampil sehingga hasil akhir kapal akan sangat memuaskan. Jika Anda membutuhkan jasa coating epoxy kapal yang mumpuni, Mandor Pro siap menjadi tukang andalan Anda. Aplikator Epoxy atau Kontak Mandor PRO 08112965711 untuk konsultasi lebih lanjut.