Tergantung Material, Begini Cara Pasang Poles Area Pedestrian

Pada artikel sebelumnya sudah membahas tentang pasang poles area pedestrian, tetapi bagaimana pasang poles area pedestrian yang baik dan benar? Pasang poles area pedestrian memang tidak dikerjakan secara sembarangan, maka untuk mendapatkan area pedestrian yang baik tentu membutuhkan tenaga profesional dalam hal instalasi dan revitalisasi. Mandor Pro bukan hanya sekadar jasa konstruksi bangun rumah saja, tetapi juga dapat mengerjakan proyek pasang poles area pedestrian. Namun pada artikel ini, Mandor Pro akan membahas tentang bagaimana pasang poles area pedestrian.

Bahan Material yang Digunakan Pasang Poles Area Pedestrian

ilustrasi area pedestrian

Bagaimana pasang poles area pedestrian sangat berhubungan langsung dengan bahan material yang diperlukan, bahan material juga menjadi salah satu komponen paling penting dalam proses instalasi pasang poles area pedestrian. Hal ini bukan hanya akan memberikan kualitas dari area tersebut saja, tetapi juga dapat dijadikan sebagai nilai estetika bagi area pedestrian tersebut.

Ketahui Material Pasang Poles Area Pedestrian

ilustrasi area pedestrian

Ada banyak bahan material pasang poles area pedestrian yang dapat digunakan, umumnya bagaimana pasang poles area pedestrian paling sering menggunakan material paving blok. Namun, seiring dengan berjalannya waktu bahan material yang digunakan juga semakin beragam diantaranya.

  1. Paving Blok, bahan material ini memiliki estetika yang sangat baik dengan banyak warna dan pola. Akan tetapi, meski memiliki kekuatan yang baik juga memiliki daya tahan yang kurang baik karena mudah retak atau ambles jika pondasi dasarnya buruk. Biaya instalasi dan perawatan penggunaan bahan material paving blok cukup baik dan relatif rendah, sehingga cocok untuk kawasan komersial, pemukiman dan taman.
  2. Beton Cor, sedikit berbeda dengan paving blok, jenis material yang satu ini terbilang sangat baik karena cukup kuat dan rigid. Walaupun begitu, material ini memiliki biaya instalasi yang tinggi dan sulit untuk melakukan perbaikan. Cocok digunakan untuk jalur utama, area rumah sakit dan fasilitas publik.
  3. Aspal, memiliki biaya rendah hingga menengah dan kemudahan perawatan sedang, bahan material ini memiliki estetika yang terbatas meskipun memiliki daya tahan yang baik namun retan terhadap cuaca, biasanya digunakan untuk jalur penghubung dan area industri pendukung
  4. Material Alam, berbeda dengan material yang lainnya, bahan mareal ini justru memiliki kekuatan yang sangan variatif karena dipengaruhi oleh jenis batu alam yang digunakan. Tidak hanya itu saja, bahan material ini juga memiliki estetika yang natural, tetapi memiliki biaya instalasi dan revitalisasi yang tinggi pun dengan perawatan yang membutuhkan perawatan khusus. Bahan material ini cocok untuk area pedestrian kawasan wisata, taman, kawasan bersejarah

Perbandingan Material dan Teknik Finishing Pasang Poles Area Pedestrian

ilustrasi area pedestrian

Bagaimana pasang poles area pedestrian memang tidak hanya bergantung pada bahan material saja, teknik finishing juga menjadi salah satu hal yang juga perlu diperhatikan. Dengan mengetahui perbandingan material dan teknik finishing, ini dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang keunggulan dan kelemahan dari bahan material yang akan digunakan, seperti contoh berikut ini.

  1. Paving Blok

Teknik pemasangan kunci paving blok menggunakan vibrator plate, dan pengisian sela pasir silika. Teknik finishing yang digunakan umumnya pembersihan ultrasonic untuk noda berat, perataan ulang jika ambles, dan aplikasi sealer untuk warna

  1. Beton Cor

Beton cor mengguunakan vibrator internal dan curing untuk teknik pemasangannya, sementara finishingnya menggunakan finishing sikat, exposed aggregate, dan saw cutting untuk joint kontrol

  1. Aspal

Material yang ini menggunakan pemadatan saat suhu masih >120o dengan menggunakan roller, sementara teknik finishingnya umumnya berupa pengecatan marka zebra cross dengan bahan cat termo plastik yang reflektif

  1. Material Alami/ Batu Alam

Bahan material ini menggunakan alas beding mortar yang rata dan palu karet untuk setting dalam teknik pemasangan kunci. Dan menggunakan grouting dengan mortar khusus untuk teknik finishingnya

Setelah membaca penjelasan di atas, mungkin Anda sudah mendapatkan sedikit mengenai gambaran tentang bagaimana pasang poles area pedestrian. Area pedestrian memang bukan hanya sekadar jalan atau trotoar saja, tetapi outputnya sudah sangat beragam sekali. Khususnya area atau kawasan pedestrian yang sengaja dibangun yang terintegrasi dengan fasilitas umum seperti taman kota, dan fasilitas publik. Namun masih ada banyak hal tentang pasang poles area pedestrian, baca juga artikel tentang Seperti Apa Tahapan Pasang Poles Area Pedestrian.