Apartemen vs Rumah Susun, Manakah yang Lebih Baik?

Apartemen vs rumah susun, keduanya memang merupakan sebuah hunian yang kerap kali menjadi solusi untuk area perkotaan dengan lahan yang terbatas. Namun, meski keduanya terlihat sama- sama berupa hunian, faktanya apartemen dan memiliki perbedaan yang cukup jelas. Jika sebelumnya rumah susun atau dikenal sebagai rumah vertikal kerap dianggap kumuh, faktanya kini rumah susun juga memiliki konsep yang jauh lebih modern sehingga terlihat bersih dan tidak kalah dengan apartemen. Untuk menilai mana yang lebih baik, pada artikel ini akan dibahas mengenai perbedaan apartemen dan rumah susun, simak penjelasannya berikut ini.

Mengintip Perbedaan Apartemen vs Rumah Susun

ILustrasi apartemen vs rumah susun
Ilustrasi apartemen Sumber: pexels.com/Rahib Yaqubov

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa apartemen vs rumah susun memang memiliki perbedaan dasar dalam hal konsep, regulasi dan target penggunaannya. Agar lebih memahami dan mengetahui perbedaan dari apartemen dan rumah susun, simak beberapa perbedaannya berikut ini.

Pengertian

Dalam sisi pengertian, Apartemen merupakan sebuah unit hunian di gedung bertingkat yang bersifat komersial. Sementara rumah susun, merupakan hunian yang dibangun secara vertikal untuk memenuhi kebutuhan perumahan terjangkau dan kerap kali mendapat subsidi pemerintah dan diatur dalam UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun yang mana fokus pada kepentingan sosial.

Kepemilikan

Perbedaan kedua terletak pada kepemilikan, umumnya apartemen yang dikelola oleh pengembang swasta umumnya memiliki kepemilikan berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Strata Title (kepemilikan per unit). Sementara untuk rumah susun, biasanya kepemilikannya bisa berupa Hak Milik Satuan Rumah Susun (HMSRS).

Target Penggunaan

Seperti yang disebutkan dalam pengertian bahwa apartemen umumnya dikelola oleh pihak swasta untuk kepentingan komersial, yang mana biasanya dalam target penggunaannya ditujukan oleh masyarakat kalangan ekonomi menengah keatas. Sementara untuk target penggunaan rumah susun, karena kerap kali mendapatkan subsidi pemerintah maka target penggunaannya lebih ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah atau menengah

Fasilitas

Umumnya apartemen memiliki fasilitas yang jauh lebih lengkap tidak hanya sekadar memiliki area parkir dan taman sederhana saja, tetapi juga memiliki kolam renang, tempat gym, hingga concierge. Sementara fasilitas rumah susun lebih minimalis dan umumnya hanya terdiri dari area parkir dan taman sederhana.

Harga dan Lokasi

Apartemen yang dibangun oleh swasta tentunya akan memiliki harga yang jauh lebih tinggi berkisar mulai dari Rp.1 Miliar keatas, dan biasanya dibangun di pusat kota atau lahan strategis. Sementara rumah susun, karena umumnya mendapatkan subsidi pemerintah sehingga harganya relatif terjangkau berkisar mulai dari Rp. 200 Juta. Berbeda dengan apartemen yang umumnya selalu berada pada lokasi strategis, rumah susun biasanya dibangun di pinggiran kota atau area suburban. Walau demikian tidak menutup kemungkinan juga ada rumah susun yang dibangun di lahan strategis, namun jika terjadi tentu harganya akan jauh lebih tinggi dibandingkan yang sudah diperkirakan.

Manakah yang Lebih Baik dari Apartemen vs Rumah Susun

ILustrasi apartemen vs rumah susun
Ilustrasi Rumah Susun Sumber: pexels.com/Tuan Vy

Apartemen dan rumah susun memang kerap menjadi dilema baik bagi para pengembang maupun calon penghuni, keduanya memang memiliki perbedaan yang tidak terlalu jauh. Kendati demikian, baik apartemen dan rumah susun keduanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Untuk menjawab dilema tersebut berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari apartemen dan rumah susun.

Kelebihan dan Kekurangan Apartemen

Apartemen memiliki kelebihan dalam hal fasilitas yang lebih lengkap dan lebih modern, lokasi yang strategis yang membuat nilai investasi cenderung naik. Sementara kekurangan apartemen biaya DP dan maintenance fee cenderung lebih tinggi dan ruang terbatas kurang cocok untuk keluarga besar

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Susun

Karena mendapat subsidi pemerintah, tentunya membuat rumah susun memiliki kelebihan dengan harga yang lebih terjangkau sehingga cocok untuk masyarakat berpenghasilan tetap. Selain itu, rumah susun juga kerap mendapat program KPR bersubsidi, sementara untuk kekurangan rumah susun terletak pada fasilitas yang terbatas dan proses kepemilikan yang rumit karena bergantung pada regulasi pemerintah.

Untuk memilih antara apartemen dan rumah susun tidak terlalu sulit, Jika Anda calon penghuni tentunya harus mempertimbangkan budget yang dimiliki dan kebutuhan, sementara untuk pengembang Anda harus melihat lebih jauh terkait potensi kedua bisnis tersebut di masa mendatang. Untuk rencana proyek pembangunan apartemen, ada baiknya Anda mengetahui tentang Pengembangan Proyek Apartemen.