Lantai beton merupakan salah satu bagian penting dalam pekerjaan konstruksi. Dalam finishing pekerjaan lantai beton sendiri membutuhkan pengetahuan, skill dan keterampilan tertentu untuk mendapatkan hasil dengan kualitas terbaik. Penilaian kualitas lantai beton menentukan bagaimana nilai dan kualitas bangunan dalam pekerjaan konstruksi. Salah satu tahapan dalam finishing pekerjaan lantai beton adalah pekerjaan trowel atau roskam. Pekerjaan trowel bertujuan untuk meratakan dan menghaluskan acian permukaan lantai beton. Terdapat beberapa teknik trowel yang sering digunakan para pekerja konstruksi dalam finishing lantai beton, yaitu teknik trowel manual dan teknik trowel mesin.
Teknik Trowel Manual
Pada teknik trowel manual, pengerjaannya menggunakan tenaga manusia secara langsung dengan hanya mengandalkan alat berupa cetok untuk meratakan dan menghaluskan permukaan lantai beton. Trowel manual dipercaya sudah ada sejak masa revolusi industri. Teknik pekerjaan finishing lantai beton ini biasanya dikerjakan oleh sekelompok pekerja konstruksi dengan jumlah lebih dari 3 orang dalam luas bidang 50 meter persegi. Teknik ini memiliki keuntungan dimana tidak banyak persiapan yang harus dilakukan dalam memenuhi kebutuhan peralatannya. Namun di sisi lain, pekerjaan ini biasanya sangat menguras biaya (tergantung dari luas lantai pekerjaan dan kebutuhan jumlah pekerja), tenaga dan waktu, serta kemungkinan hasil tidak rapih lebih besar.
Teknik Trowel Mesin
Sedangkan teknik trowel mesin adalah teknik pekerjaan meratakan lantai beton dengan menggunakan alat bantu mesin trowel. Mesin trowel dirancang khusus untuk mempermudah pekerjaan finishing lantai beton 10 kali lebih cepat dibandingkan teknik trowel manual. Pada mesin ini terdapat bagian bawah alatnya yang dipasang plat baja yang berputar memberikan tekanan pada permukaan lantai ketika mesin ini dioperasikan. Solar digunakan sebagai bahan bakar mesin trowel. Mesin trowel memiliki diameter baling-baling plat baja kurang lebih dari 50 cm dimana putaran plat baja mesin trowel ini membuat permukaan lantai beton menjadi rata, halus, kuat dan tahan lama karena pori-pori permukaan lantai beton menjadi lebih banyak terisi dengan campuran beton.
Teknik trowel mesin ini biasanya hanya dapat dilaksanakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman dalam pengoperasian mesin ini, seperti menguasai teknik dan trik yang efektif dalam menggunakan mesin trowel. Tidak mudah bagi pekerja konstruksi biasa untuk menggunakan teknik finishing lantai beton ini. Kekurangan dari teknik ini adalah harga mesin trowel dan biaya jasa tenaga operator yang terbilang mahal. Maka dari itu biasanya bermunculan jasa finishing mesin trowel untuk membantu pekerjaan sebuah proyek konstruksi dengan kesepakatan harga yang biasanya disetujui oleh kedua pihak tergantung dari volume dan durasi pekerjaannya.

Langkah-langkah Penggunaan Mesin Trowel
Langkah-langkah penggunaan mesin trowel sendiri terlihat mudah, namun sebenarnya harus memperhatikan beberapa detail.
Pertama, harus memeriksa terlebih dahulu apakah lantai beton yang disiapkan untuk pekerjaan finishing trowel mengeras atau belum. Caranya adalah dengan coba menjejakkan sebagian ujung kaki ke dalam cairan beton, lalu diukur kedalamannya. Apabila sudah mencapai maksimal 1/8 kedalaman beton, berarti beton sudah siap.
Kedua, melakukan proses floating dimana tahapan ini merupakan meratakan permukaan lantai beton yang masih terdapat beberapa titik bopeng dengan mengatur kecepatan mesin sampai tiga perempatnya dengan mata atau bilah datar agar berat mesin merata pada permukaan tanpa membuat galian pada beton. Kecepatan ini diatur untuk menghindari terjadinya percikan beton yang masih basah pada jalur mesin.
Ketika selesai meratakan seluruh permukaan pada satu babak, memutar mesin 90 derajat dari posisi awal. Hal ini bertujuan untuk kembali meratakan permukaan yang dikhawatirkan masih meninggalkan bekas titik / bopeng. Langkah terakhir adalah finishing dengan menyemprotkan bahan curing transparent untuk melindungi permukaan beton dari penguapan air yang terlalu cepat yang dapat berakibat pada keretakan.
Baik dari kedua teknik pekerjaan trowel tersebut, hal yang perlu diperhatikan dalam pekerjaan trowel ini adalah memilih waktu yang tepat. Pekerjaan trowel sebaiknya dilakukan saat beton mulai mengeras (saat diinjak kedalaman jejak sekitar 0,3 cm). Apabila beton terlalu lembek, mesin dapat merusak permukaan beton yang baru dikerjakan. Namun jika beton terlalu keras, kualitas hasil akhir dikhawatirkan tidak akan optimal. Pada pekerjaan trowel di tempat terbuka, sebaiknya dipilih waktu saat cuaca dalam kondisi panas dan tidak berangin kencang.
Untuk mempelajari lebih lengkap tentang trowel, ada baiknya Anda juga memahami tentang floor hardener yang merupakan material pengeras yang ditaburkan pada beton basah dan dipadatkan dengan trowel. Baca penjelasan lengkap mengenai floor hardener pada artikel Halusnya Lantai Beton Tempat Beraktivitas dengan Floor Hardener
Jasa Pengerjaan Trowel
MandorPRO merupakan penyedia jasa pengerjaan finishing lantai. Salah satunya adalah jasa gelar beton dan trowel.
MandorPRO berani menjamin hasil pekerjaan yang memuaskan karena didukung oleh sumber daya manusia profesional serta alat-alat pendukung yang memadai. Dengan pengalaman dan pengetahuan, MandorPRO siap melayani pekerjaan gelar beton dan trowel di seluruh Indonesia.
