Membahas masalah pasang poles area pedestrian, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas penanganan masalah pasang poles area pedestrian. Seperti yang sudah disebutkan pada artikel sebelumnya mengenai masalah pasang poles area pedestrian memang memiliki beberapa masalah, tentu masalah-masalah tersebut perlu ditangani dengan baik. Oleh sebab itu, Mandor Pro ingin membagikan strategi komprehensif untuk penanganan masalah pasang poles area pedestrian, seperti apa pembahasannya simak artikel berikut ini.
Strategi Komprehensif untuk Penanganan Masalah Pasang Poles Area Pedestrian
Seperti yang disebutkan pada artikel-artikel sebelumnya bahwa pasang poles area pedestrian memang tampak sederhana di luar tetapi cukup sulit di dalam, dengan strategi yang tepat penanganan masalah pasang poles area pedestrian dapat dengan mudah teratasi. Ada empat strategi komprehensif untuk penanganan masalah pasang poles area pedestrian, strategi ini merupakan sebuah pendekatan yang dilakukan dari hulu ke hilir serta dirancang secara sistematis dengan tindakan yang lebih spesifik.
Perencanaan dan Desain yang Teliti
Strategi penanganan masalah pasang poles area pedestrian yang pertama ini merupakan salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan, dimana strategi juga terdapat beberapa tahapan pekerjaan yang dilakukan diantaranya seperti.
Survei dan Investigasi Mendalam
Survei dan investigasi mendalam memiliki tujuan untuk mengetahui mengenai masalah yang terjadi pada proyek pasang poles area pedestrian, tahap ini terdapat tiga sub pekerjaan seperti.
- Pemetaan Utilitas
- Investigasi Tanah
- Survei Ketinggian
Desain Teknis yang Detail
Selain survei dan investigasi mendalam, desain teknis yang detail juga dapat membantu penanganan masalah pasang poles area pedestrian. Dimana ini juga meliputi beberapa sub pekerjaan diantaranya,
- Menentukan Spesifikasi Material
- Desain Kemiringan Drainase
- Rencanakan sambungan Dilatasi untuk Beton
- Menggunakan Acuan Spesifikasi Regulas
Pelaksanaan Lapangan dengan Pengawasan Ketat
Penanganan masalah pasang poles area pedestrian juga termasuk pada tahap pelaksanaan lapangan, maka dari itu tahapan ini juga kerap menjadi fokus utama yang memerlukan pengawasan yang ketat. Di mana pada tahapan ini ada beberapa pekerjaan yang dilakukan seperti,
Pekerjaan Bawah meliputi Subgrade dan Base Course
Pada tahap penangan masalah pasang poles area pedestrian ini, terdapatkan sub pekerjaan bawah dan lapis pondasi. Di mana sub pekerjaan ini menjadi salah satu fokus utama karena meliputi pekerjaan,
- Pekerjaan Subgrade
- Pekerjaan Base Course
Pemasangan Material Finishing
Material finishing area pedestrian terdapat dua jenis, untuk penangan masalah pasang poles area pedestrian saat pemasangan material finishing sebagai berikut.
- Unruk Pemasangan Paving Blok
- Langkah pertama pasang lapis alas yang sudah disaring, ratakan dan padatkan ringan
- Pasang paving blok sesuai dengan pola, mulailah dari tepi/ tali pandang yang sudah ditetapkan
- Gunakan plate compactor atas atau paving yang telah terpasang, lakukan kurang lebih 2-3 kali lintasan hingga permukaan rata dan saling mengunci
- Terakhir taburkan pasir silika halus yang kering ke seluruh permukaan, lalu sapu hingga celah terisi penuh, kemudian padatkan sekali lagi untuk memastikan bahwa pasir terkunci dengan baik.
- Untuk Pengecoran Beton
- Gunakan bekisting dari bahan yang kaku dan didukung patok yang rapat untuk membantu menjaga kelurusan
- Gunakan mix desain yang tepat, pastikan untuk menghindari kelebihan air, serta pertimbangkan beton mutu tinggi untuk ketahanan yang lebih baik, umumnya menggunakan K-300 atau lebih
- Pada saat pengecoran untuk menghilangkan rongga gunakan vibrator, curing merupakan sebuah sub pekerjaan yang wajib, tutup permukaan beton dengan karung basah atau siram air secara teratur minimal 7 hari dan jangan biarkan beton mengering cepat
- Jangan lupa untuk membuat expansion joint dan construction joint sesuai rencana untuk mengontrol retakan
Aspek Drainase dan Finishing
Dalam penanganan masalah pasang poles area pedestrian tentu meliputi banyak aspek, salah satunya aspek drainase dan finishing. Dalam prosesnya terdapat beberapa langkah sub pekerjaan di antaranya
- Memastikan posisi lubang inlet drainase lebih rendah dari permukaan pedestrian, periksa juga terkait kemiringan akhir dengan menggunakan waterpass/ alat laser sebelum pekerjaan dinyatakan selesai. Terakhir jangan lupa pasang ramp difabel dengan kemiringan maksimal 1:12 dan permukaan anti-slip
Manajemen Proyek dan Koordinasi
Untuk penanganan masalah pasang poles area pedestrian, manajemen proyek dan koordinasi menjadi sangat krusial, hal ini juga merupakan salah satu titik awal komunikasi yang baik dalam pengerjaan proyek pasang poles tersebut. Maka dari itu, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan ada tidak terjadi masalah, seperti.
- Rapat Koordinasi Awal, komunikasi juga sering menjadi salah satu penyebab utama adanya masalah, maka dari itu hadirkan dan libatkan semua stakeholder untuk mensosialisasikan rencana dan menampung masukan sejak awal
- Pengawasan Lapangan, baik pra maupun pasca penting untuk selalu menghadirkan pengawas yang kompeten dan independen secara penuh waktu di lokasi, hal ini dapat mengurangi masalah pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi
- Metode Pembayaran, masalah metode pembayaran juga kerap kali menjadi salah satu yang menimbulkan masalah, penting sekali untuk menerapkan sistem pembayaran bertahap berdasarkan milestone yang telah lolos inspeksi
- SOP Perbaikan Galian Utilitas, supaya tidak menimbulkan masalah pada baik sebelum, proses, dan pasca pemasangan area pedestrian, pastikan untuk membuat perjanjian tegas dengan pemilik utilitas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa pihak yang menggali wajib mengembalikan kondisi struktural pedestrian sepenuhnya sesuai dengan standar awal, sehingga tidak hanya menutup secara asal atau dengan aspal/cor biasa
Pemeliharaan Pasca Pemasangan
Penangan masalah pasang poles area pedestrian memang tidak selalu pada saat awal pemasangan saja, tetapi juga bisa menimbulkan masalah pada saat pemeliharaan pasca pemasangan. Oleh karena itu, saat pemeliharaan agar tidak terjadi masalah, pastikan beberapa hal berikut ini.
- Pembatasan Akses, pembatasan akses untuk area pedestrian juga sangat penting sebagai langkah pemeliharaan pasca pemasangan, yang mana bertujuan untuk mencegah kendaraan roda dua/ empat naik ke area pedestrian
- Penjadwalan Perawatan Rutin, setelah terpasang tentu memerlukan perawatan rutin untuk mencegah terjadinya masalah kerusakan, lakukan pembersihan secara berkala untuk sela paving. Selain itu, tambahkan pasir silika baru ke celah paving setiap kurang lebih 1-2 tahun sekali untuk menjaga kekokohannya dan segera lakukan perbaikan unit paving blok yang retak, lepas atau ambles agar kerusakan tidak meluas
- Penegakan Aturan, dalam hal ini kerja sama dinas terkait harus konsisten dalam menertibkan pelanggaran seperti parkir di trotoar dan pedagang liar yang membebani struktur
Strategi komprehensif penanganan masalah pasang poles area pedestrian memang menjadi salah satu langkah strategis untuk meminimalisir masalah yang terjadi, maka dari itu dari setiap tahapan ini menjadi sangat penting karena dapat mempengaruhi pekerjaan proyek pasang poles area pedestrian. Namun bagaimana jika tahapan tersebut diabaikan, tentu akan terjadi kerusakan. Untuk lebih lanjut, baca juga artikel 7 Jenis Kerusakan Pasang Poles Area Pedestrian.


