Berbicara tentang sistem MEP, tentu juga akan berbicara pilar utama sistem hydrant dan sprinkler. Keduanya menjadi salah satu bagian dari sistem MEP, meski sistem MEP sendiri memiliki pilar utama. Tidak terkecuali dengan sistem proteksi kebakaran hydrant dan sprinkler, keduanya juga memiliki dua pilar utama. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pilar utama sistem hydrant dan sprinkler, simak penjelasannya pada artikel ini.
Ketahui Filosofi Dasar Pilar Sistem Hydrant dan Sprinkler

Sebelum membahas lebih jauh tentang pilar utama sistem hydrant dan sprinkler, penting untuk memahami filosofi dasar kedua sistem proteksi kebakaran tersebut. Keduanya merupakan sistem proteksi kebakaran yang saling mengisi satu sama lain, hydrant merupakan sistem attack yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran untuk menyerang api dari dekat. Sementara sprinkler merupakan sistem defense yang bekerja otomatis untuk bertahan melawan api sejak dini, sistem ini memiliki fungsi kontrol dan pengurungan api agar memiliki waktu evakuasi dan mencegahnya api memperbesar.
Sistem Hydrant
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, bahwa pilar utama sistem hydrant dan sprinkler menggunakan sistem jaringan pasokan air bertekanan tinggi yang tersedia pada titik-titik strategis di dalam dan luar bangunan. Berikut penjelasan tentang komponen utama sistem hydrant dan cara kerjanya,
- Komponen Utama Sistem Hydrant
- Sumber Air umumnya berasal dari tangki bawah tanah atau atas tanah dengan kapasitas besar
- Pompa kebakaran berfungsi untuk meningkatkan tekanan air dari sumber utama agar memastikan aliran kuat dan stabil, terdiri dari beberapa pompa, mulai dari pompa listrik, pompa diesel, dan jockey pump.
- Pipa induk atau riser merupakan pipa tegak vertikal yang membawa air ke setiap lantai, dan umumnya berdiameter besar kurang lebih 4-6 inci
- Hydrant box merupakan pilar dari sistem ini, hydrant box dapat dipasang baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Hydrant box dalam ruangan biasanya berisi selang yang digulung, katup, dan koneksi standar. Sementara hydrant box di luar ruangan berbentuk keran yang terhubung ke jaringan air kota atau sumber khusus, ini juga kerap menjadi titik pengisian air untuk mobil pemadam kebakaran.
- Katup penghubung selang dan juga sambungan selang
- Cara Kerja Sistem Hydrant
- Mengenai cara kerja sistem hydrant, sistem ini tidak otomatis sehingga membutuhkan manusia untuk mengambil selang, membuka katup dan mengarahkan nozzle ke sumber api.
- Sistem hydrant juga memiliki aliran yang besar, ketika katup dibuka, maka akan mengalirkan air dalam volume yang sangat besar umumnya dapat mengalirkan air sebesar kurang lebih >250 liter per menit per
Sistem Sprinkler
Menjadi pilar utama sistem hydrant dan sprinkler, membuat sistem sprinkler juga memiliki beberapa komponen utama dan cara kerjanya.
- Komponen Utama Sistem Sprinkler
- Komponen utama sistem sprinkler terdiri dari tangki bawah tanah atau atas tanah dan termasuk pompa. Umumnya sumber air hydrant maupun sprinkler, menggunakan sumber air yang sama.
- Sistem sprinkler menggunakan pipa distribusi pipa horizontal dan cabang yang lebih kecil dan diletakkan menjalar di langit-langit
- Kepala sprinkler merupakan salah satu komponen paling kritis, komponen ini biasanya terdiri dari bingkai, pengatur aliran, glass bulb, dan deflector
- Ada juga katup kontrol untuk mengontrol aliran air ke sistem dan mengaktifkan alarm saat sprinkler bekerja
- Sistem alarm umumnya berupa bell atau strobe yang dapat berbunyi ketika air mengalir di sistem.
- Cara Kerja Sistem Sprinkler
- Pilar utama sistem hydrant dan sprinkler memiliki perbedaan cara kerja, sistem sprinkler memiliki sistem kerja otomatis.
- Sistem sprinkler juga kerap menjadi salah satu alat deteksi lokal, hal ini karena kepala sprinkler yang terpapar panas dapat memuai dan pecah.
- Bekerja secara otomatis, elemen sensitif pada kepala sprinkler akan membuka jalan air yang tersemprot oleh deflector pola pancaran.
- Meski dapat memiliki pancaran air ketika aktif otomatis, sistem sprinkler juga bekerja secara individu. Hal ini karena hanya beberapa kepala sprinkler yang bekerja karena terkena paparan panas
- Karena bekerja sebagai deteksi lokal, hal ini menjadi salah satu pengendalian api yang tepat pada sasaran. Karena kepala sprinkler yang bekerja akan menyemprotkan langsung ke sumber api guna mendinginkan bahan bakar dan lingkungan sekitarnya, sehingga api tidak bisa membesar dan akhirnya padam.

Pilar utama sistem hydrant dan sprinkler tak lain merupakan kedua sistem itu sendiri, keduanya merupakan sistem yang saling bersinergi satu sama lain. Meski masing-masing sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangannya, menggunakan kedua sistem ini pada bangunan gedung Anda menjadi salah satu langkah yang paling tepat. Kendati demikian, kedua sistem tersebut juga dapat memungkinkan mengalami masalah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang masalah sistem hydrant dan sistem sprinkler, baca juga artikel tentang Apa Masalah Sistem Hydrant dan Sprinkler yang Sering Terjadi?