Apa Masalah Sistem Hydrant dan Sprinkler yang Sering Terjadi?

ilustrasi hydrant box

Hydrant dan sprinkler merupakan dua sistem proteksi kebakaran yang saling bergantung satu sama lain, tetapi masalah sistem hydrant dan sprinkler juga tidak jarang kerap kali terjadi. Oleh karena itu, Mandor Pro sebagai jasa instalasi juga ingin membagikan sedikit tentang mengapa sistem hydrant dan sprinkler dapat terjadi gagal fungsi, serta bagaimana cara mengatasi gagal fungsi tersebut. Penjelasan lebih lanjut dapat disimak melalui artikel berikut ini.

Penyebab Utama Kegagalan Masalah Sistem Hydrant dan Sistem Sprinkler

ilustrasi sprinkler

Ada beberapa masalah sistem hydrant dan sprinkler yang juga kerap terjadi, tentunya jika ini dibiarkan dapat mengganggu cara kerja dari kedua sistem tersebut. Tidak hanya itu saja, adanya masalah sistem hydrant dan sprinkler juga dapat mengganggu proses pemadaman api. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apa penyebab yang membuat sistem hydrant dan sistem sprinkler gagal fungsi. 

Penyebab Kegagalan Sistem Hydrant

Sebelumnya memang sempat disinggung sedikit mengenai masalah sistem hydrant dan sprinkler, salah satu faktor masalah sistem hydrant dan sprinkler tak lain terkait gagal fungsi. Namun jika ditelusuri, gagal fungsi juga disebabkan oleh beberapa hal diantaranya. 

  • Pasokan air dari tangki atau sumber kota tidak mencukupi karena tekanan pompa yang tidak stabil
  • Terjadinya kerusakan komponen mekanikal seperti motor, pompa, katup valve yang rusak karena kurang perawatan atau habis masa pakai
  • Adanya pipa yang tersumbat endapan, korosi atau kerusakan secara fisik seperti pecah atau retak
  • Kurangnya pemeliharaan dan kesalahan instalasi juga dapat menyebabkan masalah gagal fungsi pada sistem hydrant
  • Dalam kasus khusus kebakaran besar, penggunaan banyak hydrant dapat menguras tekanan air yang dapat menyebabkan seluruh sistem kering.

Penyebab Kegagalan Sistem Sprinkler

Tidak hanya sistem hydrant, sistem sprinkler juga memungkinkan untuk mengalami masalah sistem gagal fungsi. Terlebih lagi, sistem sprinkler merupakan salah satu proteksi kebakaran yang bekerja otomatis, sehingga tentu memiliki banyak masalah yang membuat sistem ini mengalami gagal fungsi. Adapun beberapa penyebab kegagalan sistem sprinkler berikut ini. 

  • 64% sistem sprinkler mengalami katup kontrol utama ditutup, hal ini biasanya terjadi ketika bangunan kosong atau setelah diperbaiki
  • Bekerja otomatis apabila kepala sprinkler terpapar panas, faktanya 17% terjadi akibat intervensi manual yang mana campur tangan manusia misal dengan mematikan katup setelah api di mulai atau menutupi kepala sprinkler menggunakan plafon atau rak.
  • Meski dapat terjadi intervensi manual, sistem sprinkler juga dapat mengalami komponen fisik yang rusak
  • Kurangnya pemeliharaan juga dapat menjadi penyebab terjadinya gagal fungsi pada sistem sprinkler
  • Bahkan desain yang tidak sesuai dapat menyebabkan sistem sprinkler gagal fungsi, umumnya terjadi pada gedung yang telah direnovasi. 

Bagaimana Cara Mengatasi Gagal Fungsi Masalah Sistem Hydrant dan Sprinkler

ilustrasi pilar hydrant

Masalah sistem hydrant dan sprinkler tidak akan selesai begitu saja, tentu membutuhkan cara penyelesaian yang tepat. Pada kesempatan ini, Mandor Pro tidak hanya membagikan tentang penyebab gagal fungsi sistem hydrant dan sprinkler saja, tapi juga memberikan sedikit tips untuk mengatasi gagal fungsi pada sistem hydrant dan sprinkler. 

Cara Mengatasi Gagal Fungsi Sistem Hydrant

Sempat dibahas beberapa hal mengenai penyebab terjadinya gagal fungsi sistem hydrant dan sprinkler, dan berikut cara mengatasi beberapa penyebab gagal fungsi sistem hydrant. 

  • Rutin untuk melakukan pengujian air setiap 5 tahun untuk memastikan tekanan dan volume air, Pantau selalu level air di tangki induk dan pastikan agar pompa kebakaran berfungsi dengan pengujian berkala
  • Pipa yang tersumbat dapat menjadi penyebab terjadinya gagal fungsi, sehingga lakukan pembersihan sistem untuk membuang kotoran dan endapan. Sementara untuk kebocoran, pastikan untuk mengganti bagian pipa yang rusak
  • Beberapa komponen yang rusak, pastikan untuk melakukan inspeksi visual tahunan untuk mendeteksi kerusakan fisik, korosi, atau halangan di sekitar pillar hydrant, dan pastikan segera mengganti komponen yang aus atau rusak
  • Lakukan perawatan rutin sesuai dengan standar NFPA 25 atau SNI 03-3989-2000, termasuk inspeksi, pelumasan komponen bergerak, dan dokumentasi

Cara Mengatasi Gagal Fungsi Sistem Sprinkler

Di atas sempat dibahas mengenai penyebab terjadinya gagal fungsi sistem sprinkler, yang mana kegagalan sistem sprinkler sebagian besar disebabkan oleh kesalahan manusia. Berikut cara mengatasi gagal fungsi pada sistem sprinkler. 

  • Kegagalan sistem yang dimatikan menjadi salah satu penyebab gagal fungsi tertinggi, sehingga untuk mengurangi dampak ini. Terapkan prosedur penguncian yang ketat, dan pasang valve supervisory switch yang memberikan alarm jika katup kontrol di tutup
  • Segera ganti pipa atau kepala sprinkler yang bocor, berkarat atau rusak secara fisik
  • Anda bisa juga menggunakan inhibitor korosi pada sistem basah, atau menggunakan gas nitrogen untuk mengisi pipa kering guna mengurangi oksigen. Pertimbangkan juga pipa dari bahan tahan korosi seperti CPVC atau baja galvanis. 
  • Bersihkan secara rutin kepala sprinkler dari debu atau cat agar tetap berfungsi optimal
  • Lakukan juga evaluasi desain sistem jika terjadi perubahan fungsi ruangan atau tata letak untuk memastikan cakupan masih memadai. 

Masalah sistem hydrant dan sprinkler memang bukanlah masalah sepele, sehingga memerlukan penanganan segera. Hal ini jika tidak ditangani segera, akan menimbulkan efek berantai pada saat proses pemadaman api. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perawatan sistem hydrant dan sprinkler yang baik, baca juga artikel tentang Bagaimana Perawatan Sistem Hydrant dan Sprinkler.