
Baik akrilik maupun polikarbonat, keduanya merupakan material unggulan sebagai bahan baku pembuatan signage dan keduanya memiliki keunggulan serta kelemahannya masing-masing. Hal ini perlu Anda ketahui sebelum menentukan mana material yang akan Anda pilih untuk signage terbaik Anda.
Akrilik dan polikarbonat memiliki karakteristik yang sama yaitu terbuat dari bahan plastik sehingga menghasilkan tampilan yang bening dan transparan. Hampir mirip seperti kaca namun tidak mudah pecah. Namun, keduanya berbeda dalam hal proses pembuatan yang mana akrilik dihasilkan melalui proses polimerisasi monomer metil metakrilat yang dilakukan dalam cetakan. Sedangkan polikarbonat dihasilkan dari reaksi antara bisfenol A dan fosgen
Akrilik
Akrilik merupakan sejenis plastik yang tebal dengan karakteristik bening dan transparan seperti kaca. Namun, akrilik dinilai lebih aman dibandingkan kaca karena tidak rentan pecah. Selain tidak mudah pecah, akrilik juga ringan dan mudah dibentuk sehingga sangat cocok untuk dijadikan material pembuatan signage yang estetik.
Seiring permintaan pembuatan signage yang bertambah, kebutuhan akan materialnya juga pasti meningkat. Akrilik termasuk salah satu material yang mudah ditemukan. Perawatannya pun juga tidak sulit. Cukup dilap dengan kain basah maka signage akrilik sudah bersih kembali.
Bagi para perintis bisnis, memasang signage untuk bangunan toko adalah hal yang mutlak harus dilakukan. Selain untuk identitas, signage juga bagian dari media promosi bisnis. Signage akrilik bisa menjadi pilihan yang tepat bagi bisnis rintisan karena harganya terjangkau sehingga tidak terlalu memakan banyak biaya.
Polikarbonat
Karakteristik material polikarbonat hampir sama dengan akrilik, yaitu bening dan ringan. Namun, keunggulan polikarbonat dibandingkan dengan akrilik adalah pada kekuatannya. Polikarbonat memiliki kekuatan hampir 30 kali lipat lebih kuat dibandingkan akrilik sehingga terkadang digunakan untuk bahan material atap di bagian teras atau area outdoor agar lebih teduh. Karena sifat kuatnya ini juga, polikarbonat sangat cocok diaplikasikan untuk signage luar ruang yang memerlukan material yang lebih tahan lama dan tahan cuaca.
Kapan Sebaiknya Memilih Akrilik/Polikarbonat?
Sebelumnya sudah dijelaskan beberapa karakteristik dan keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing material. Namun, ada beberapa kondisi dimana pemilik bisnis disarankan untuk memasang signage dengan material tertentu.
Biaya
Secara harga, akrilik memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan polikarbonat. Untuk bisnis baru dengan modal terbatas, pemasangan signage dengan bahan akrilik sudah cukup menarik konsumen untuk masuk ke toko Anda. Akrilik juga sangat mudah untuk dibentuk dan tersedia dengan banyak pilihan warna yang memungkinkan untuk menampilkan signage yang estetik.
Namun, perlu diingat bahwa akrilik dengan biaya yang lebih terjangkau memiliki ketahanan yang tidak sebaik polikarbonat. Sehingga, untuk pemeliharaan dan investasi jangka panjang polikarbonat menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
Lokasi Pemasangan dan Daya Tahan
Jika kebutuhan Anda memasang signage di area indoor yang tidak membutuhkan material dengan ketahanan yang sangat kuat, akrilik sudah cukup dipilih sebagai material. Hal ini dikarenakan akrilik terkenal dengan kejernihan dan fleksibilitasnya untuk dibentuk, namun material ini masih rentan terhadap benturan dan goresan.
Di sisi lain, polikarbonat lebih cocok dipilih sebagai material signage yang dipasang di area dengan resiko benturan atau goresan yang tinggi, seperti area industri.
Kejernihan dan Estetika
Berbicara tentang tingkat kejernihan, akrilik memiliki kejernihan permukaan yang lebih baik dibandingkan polikarbonat. Akrilik memiliki tingkat kejernihan bahkan seperti kaca, namun dengan bobot yang lebih ringan. Secara estetika, akrilik juga menampilkan tampilan visual yang lebih menarik sehingga cocok digunakan sebagai material signage sebagai dekorasi. Tampilan yang lebih estetik ini juga memberikan kesan lebih mewah dan profesional.
Rekomendasi untuk Pemilik Bisnis di Indonesia
Setelah membaca artikel di atas tentu Anda sudah memiliki lebih banyak gambaran tentang material yang akan Anda pilih untuk membuat signage. Langkah selanjutnya, Anda harus memilih vendor yang tepat agar ide yang telah Anda miliki dapat terealisasi dengan baik. Vendor yang profesional akan membantu Anda menentukan desain, material, bahkan pemasangan di lokasi yang tepat sehingga signage dapat berfungsi secara optimal, yaitu sebagai penanda sekaligus media promosi bisnis.
Signage sebagai media promosi saat ini tidak hanya terbatas pada signage tradisional, namun juga terdapat versi yang lebih ramah lingkungan yaitu digital signage. Jenis signage ini lebih menarik secara visual dan pastinya hemat biaya. Baca penjelasan lengkapnya pada artikel Digital Signage: Solusi Signage Ramah Lingkungan

