Rumah panggung merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang menjadi daya tarik tersendiri, desain arsitektur rumah panggung memang menawarkan keunikan lewat berbagai macam ornamen dalam desain rumah panggung itu. Seiring dengan perkembangan zaman, rumah panggung memang sudah jarang terlihat karena tertutup dengan desain-desain bangunan modern.
Meskipun begitu ada banyak cara untuk melestarikan rumah panggung tersebut, salah satunya lewat rumah panggung untuk rest area. Meski masih jarang digunakan, penggunaan rumah panggung dalam rest area dapat memberikan nilai tersendiri bagi rest area tersebut.
Rest Area di Jalur Bebas Hambatan

Rest area di jalur bebas hambatan atau lebih dikenal dengan tol merupakan sebuah tempat istirahat yang disediakan khusus untuk pengguna jalan tol. Fasilitas ini merupakan salah satu fasilitas umum yang dimaksudkan agar memberikan kesempatan bagi para pengendara dan penumpang kendaraan untuk dapat beristirahat sejenak, menghilangkan rasa lelah dan menjernihkan pikiran sebelum memulai perjalanan kembali.
Desain rest area sendiri bisa bermacam-macam, bisa desain modern maupun tradisional semua tergantung kepada tujuan dari pembangunan rest area tersebut. Walau memiliki fungsi sebagai tempat atau sarana beristirahat di tengah-tengah perjalanan, faktanya ada juga yang membangun rest area dengan alasan tertentu misalnya untuk menunjukkan identitas budaya salah satunya lewat rumah panggung untuk rest area.
Tipe- Tipe Rest Area
Rest area yang cenderung memiliki lahan atau pekarangan luas tentunya hal ini juga menjadi salah satu hal yang biasa. Tetapi ada fakta menarik dibalik desain rest area, salah satunya mengenai desain rumah panggung untuk rest area yang mana tidak hanya menawarkan tempat untuk beristirahat saja tetapi juga menawarkan keindahan dari desain arsitektur rumah panggung itu sendiri, Terlepas dari desain rest area, ada juga tipe-tipe rest area. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2018 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) pada Jalan Tol, rest area terbagi menjadi 3 tipe, yaitu.
Rest Area Tipe A
Rest area ini merupakan salah satu rest area dengan fasilitas paling lengkap, biasanya terletak di ruas tol dengan jarak antar-gerbang tol keluar yang jauh. Fasilitas yang disediakan pada rest area tipe A ini mulai dari SPBU. restoran, minimarket. ATM center, musala, toilet umum, ruang laktasi, tempat parkir kendaraan roda empat dan dua hingga bengkel.
Rest Area Tipe B
Tidak jauh berbeda dengan rest area tipe A, rest area tipe B merupakan salah satu rest area dengan fasilitas yang cukup lengkap, yang mana biasanya terletak di ruas tol dengan jarak antar-gerbang keluar yang tidak terlalu jauh. Fasilitas yang tersedia di dalam rest area ini meliputi restoran, minimarket, ATM center, musala, toilet umum, ruang laktasi, dan tempat parkir kendaraan roda empat dan dua.
Rest Area Tipe C
Sementara itu rest area dengan tipe C merupakan salah satu rest area yang paling sederhana dan biasanya terletak di ruas tol dengan jarak antar-gerbang tol keluar yang tidak terlalu jauh. Umumnya hanya memiliki fasilitas seperti toilet umum, musala, dan tempat parkir kendaraan roda empat dan roda dua.
Fasilitas Rest Area
Seperti fungsinya yang merupakan tempat beristirahat, rumah panggung untuk rest area memiliki beberapa fasilitas rest area akan dilengkapi dengan fasilitas toilet umum, musala, tempat parkir, SPBU, ATM center, Minimarket, dan restoran. Namun pada beberapa rest area ada juga yang memberikan fasilitas tambahan berupa tempat bermain anak, bengkel, penginapan dan tempat pengisian daya kendaraan listrik.
Rumah Panggung untuk Rest Area

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya bahwa desain rest area bisa bervariatif mulai dari desain modern atau desain tradisional semuanya bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan, rumah panggung untuk rest area menjadi salah satu desain menarik yang bisa digunakan dalam rest area. Selain memiliki keunikan tersendiri, rest area ini menjadi salah satu tempat yang unik bagi para pengendara dan para penumpang yang sedang beristirahat.
Hobi dan Kebiasaan Pengendara untuk Mengambil Foto
Umumnya para pengendara yang tidak membawa penumpang atau keluarga dalam transportasinya mungkin hanya sekadar menumpang beristirahat sejenak, tetapi tidak sedikit juga dari mereka yang kerap kali bepergian dengan membawa penumpang atau keluarga yang juga beristirahat pada rest area tidak hanya sekadar makan.
Salah satu kebiasaan yang kerap kali dilakukan oleh para pengendara adalah dengan mengambil foto bersama sesaat setelah melepas lelah sebelum memulai kembali perjalanan, hal ini tentunya menjadi salah satu peluang besar untuk menghadirkan rumah panggung untuk rest area. Rumah panggung untuk rest area memiliki desain tradisional yang unik dengan berbagai macam ornamen, yang bisa menjadi salah satu tempat yang indah jika dijadikan tempat untuk berfoto.
Rumah Panggung bisa Menjadi Ciri Khas untuk Rest Area
Rumah panggung memang memiliki sejarah panjang dan kaya akan makna budaya yang mendalam di berbagai daerah Indonesia. Desainnya yang ditinggikan bertujuan untuk menghindari bahaya banjir, genangan air dan hewan liar. Selain itu rumah panggung juga menjadi simbol status sosial dan menunjukkan kearifan lokal dalam beradaptasi dengan lingkungan.
Menerapkan rumah panggung untuk rest area di tol juga dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan budaya lokal kepada para pengunjung, hal ini dapat dilakukan dengan menampilkan elemen-elemen tradisional dalam desain arsitektur, dekorasi dan ornamen. Tidak hanya itu saja bentuknya yang didirikan diatas tiang ini juga memungkinkan untuk melihat pemandangan yang indah dari ketinggian, tentunya dengan memilih rumah panggung untuk rest area tentunya menjadi ciri khas untuk rest area dengan menawarkan panorama alam yang menakjubkan.
Rumah yang terbuat dari kayu memang membawa kesan hangat. Dan seiring perkembangan zaman, desain rumah kayu dapat diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan mulai dari fasilitas umum sampai hunian pribadi. Sebelumnya kita telah membahas fungsi rumah kayu untuk rest area sebagai fasilitas umum, selanjutnya kita akan bahas rumah kayu yang dapat dimanfaatkan sebagai hunian kecil yang efisien pada artikel Tiny House, Rumah Mungil Yang Efisien