Sejak ratusan tahun lalu, sauna sudah digunakan oleh bangsa Finlandia untuk terapi. Sauna sendiri merupakan metode terapi panas dalam ruangan bersuhu tinggi untuk menginduksi keringat dan relaksasi. Dari segi Kesehatan, sauna terbukti memberi berbagai manfaat, termasuk peningkatan sirkulasi darah dan detoksifikasi melalui keringat. Dari segi kecantikan, sauna juga memiliki peran penting dalam perawatan kulit dan penampilan secara keseluruhan.
Ruangan sauna biasanya terbuat dari kayu dan dipanaskan hingga mencapai suhu 70 – 100 derajat celcius dengan kelembaban relatif rendah. Pemilihan bahan kayu ini disebabkan karena material tersebut memiliki sifat isolasi termal yang sangat baik, tidak terlalu panas saat dipanaskan, dan beberapa jenis kayu juga bisa mengeluarkan aroma saat dipanaskan sehingga memberi efek aromaterapi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan saat membangun rumah kayu untuk sauna
Saat ini banyak rumah hunian yang dilengkapi dengan fasilitas sauna pribadi. Lokasinya bisa berada di dalam maupun di luar ruangan. Sauna outdoor biasanya diletakkan di halaman belakang yang tenang dan privat. Desainnya beragam dan biasanya menggunakan bahan utama kayu yang tahan cuaca.
Model rumah kayu untuk sauna adalah pilihan yang tepat untuk mendapatkan kenyamanan sekaligus manfaat kesehatan dari sauna. Namun sebelum membuatnya, ada baiknya Anda mengetahui hal-hal penting berikut untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
1. Pemilihan Kayu
Pilih jenis kayu yang tahan suhu tinggi dan kelembaban, serta memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami. Selain itu, pastikan kayu tidak menjadi terlalu panas saat dipanaskan dan tidak mengeluarkan resin untuk keamanan dan kenyamanan pengguna sauna. Secara estetika, Anda juga bisa memilih warna dan tekstur kayu yang sesuai dengan desain ruang sauna yang Anda inginkan. Pertimbangkan pula mengenai ketersediaan bahan. Sebaiknya menggunakan kayu lokal yang lebih mudah didapat. Untuk sauna outdoor, pastikan pula kayu yang Anda pilih tahan terhadap cuaca dan serangan hama, seperti serangga, agar lebih awet penggunaannya.
2. Desain dan Ukuran
Ruang sauna biasanya memiliki ukuran standar sekitar 2,5 x 2,5 x 2,1 meter untuk kapasitas 1 – 4 orang. Untuk desain yang nyaman, pastikan ruang sauna memiliki ventilasi yang baik serta akses mudah ke air dan listrik. Anda juga bisa memilih desain klasik atau modern minimalis untuk rumah kayu sauna yang sesuai dengan selera Anda.
3. Lokasi
Untuk sauna outdoor, pastikan letaknya mudah diakses dari kamar mandi atau Anda bisa membuat keduanya dalam satu tempat. Letak sauna sebaiknya juga mudah diakses dari rumah utama. Buat lorong tertutup atau jalan setapak yang terlindung untuk menghubungkan bangunan rumah utama dengan area sauna. Selain itu, letakkan sauna di lokasi yang privat dan tenang, seperti di halaman belakang, untuk memberikan pengalaman relaksasi yang nyaman.
4. Pemilihan Jenis Pemanas Sauna
Ada beberapa jenis pemanas sauna yang bisa Anda gunakan. Anda bisa memilih jenis pemanas sauna elektrik agar mudah dan praktis. Pemanas pembakaran kayu akan memberikan pengalaman sauna tradisional. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan pemanas infrared untuk lebih hemat energi.
5. Perawatan
Lakukan pemeliharaan rutin, seperti: pembersihan rutin dalam ruang sauna, pengecatan ulang atau pelapisan kayu pada bagian luar, dan pengecekan struktur untuk memastikan rumah kayu sauna tetap dalam kondisi baik. Dengan perawatan rutin, rumah kayu untuk sauna Anda akan bertahan lama dan selalu nyaman digunakan.
Ide desain rumah kayu untuk sauna
Desain rumah kayu untuk sauna outdoor tidak hanya memperhatikan fungsionalitas, tetapi juga sisi estetika. Berikut beberapa ide desain rumah kayu untuk sauna yang bisa memberikan manfaat kesehatan, kenyamanan dan estetika tambahan di rumah Anda:
1. Sauna Bergaya Rustic
Desain ini menekankan pada elemen alami dan tradisional, serta menciptakan suasana hangat dan autentik. Material yang digunakan berupa kayu dengan finishing minimal untuk menonjolkan kesan alami dan organik. Sedangkan pemanas, menggunakan pemanas tradisional seperti kompor kayu. Aksesoris dan dekorasi pun menggunakan bahan alami, seperti: ember dan gayung kayu, batu sauna dari alam, serta thermometer kayu. Anda juga bisa menempatkan lampu gantung sederhana, karpet tenun, dan tanaman hijau untuk memperkuat kesan alami.
2. Sauna Minimalis Modern
Sauna dengan gaya minimalis modern menawarkan tampilan yang bersih, sederhana, dan
fungsional. Desain ini memadukan elemen-elemen kontemporer dengan teknologi canggih untuk menciptakan pengalaman sauna yang nyaman dan estetis. Bahan yang digunakan berupa kayu dengan finishing halus dikombinasi kaca atau logam untuk mendapatkan kesan modern. Anda juga bisa menggunakan jendela kaca besar untuk pencahayaan alami dan membuat ruangan terasa lebih terbuka, selain sumber pencahayaan dari lampu LED tersembunyi. Pemanas yang digunakan menyesuaikan dengan desain modern, seperti pemanas listrik.

Sauna bergaya Scandinavian menawarkan desain yang sederhana dan fungsional, serta fokus pada penggunaan bahan alami. Kayu yang digunakan berkualitas tinggi serta dengan finishing halus. Pencahayaan alami juga menjadi titik fokus desain ini, misalnya saja dengan menggunakan dinding kaca yang menghadap pemandangan taman atau hutan. Desain sauna ini mencerminkan keindahan dan kepraktisan yang sering ditemukan dalam arsitektur dan interior Scandinavian.
Dengan mengetahui beberapa hal penting sebelum membuat rumah kayu untuk sauna, serta ide-ide desain, Anda bisa merancang dan membangun sendiri sauna outdoor yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan. Anda juga bisa menggunakan jasa profesional untuk pembuatan struktur ini agar mendapatkan hasil yang lebih memuaskan. Baca juga artikel Rumah Kayu dengan Lumbung dan Dapur Terpisah