Setelah mengetahui tentang pentingnya bangun rumah minimalis sendiri, tentu Anda pasti akan bertanya-tanya tentang biaya bangun rumah minimalis. Biaya bangun rumah minimalis sendiri sebenarnya cenderung variatif, hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa faktor mulai dari harga tanah di tiap daerah hingga biaya material. Kendati demikian sebelum Anda memperkirakan biaya bangun rumah minimalis, ada baiknya untuk menentukan terlebih dahulu ukuran rumah yang diinginkan berdasarkan tipe rumah minimalis.
Menentukan Ukuran Berdasarkan Tipe Rumah Minimalis

Biaya bangun rumah minimalis tidak hanya dipengaruhi oleh harga tanah di setiap daerah, tetapi juga ukuran besar dan kecilnya rumah yang akan dibangun. Pada artikel sebelumnya sempat secara umum disebutkan ada dua tipe rumah minimalis yang kerap kali dipilih oleh masyarakat, diantaranya.
- Ukuran Tipe 36, ukuran ini umumnya memiliki luas 36 M2 yang mana desainnya terbilang sederhana dan fungsional dengan memiliki dua kamar tidur, sehingga sangat cocok untuk keluarga kecil yang hanya berjumlah dua atau tiga orang
- Ukuran Tipe 45, umumnya tipe ini lebih luas dari tipe 36, bisa memiliki dua hingga 3 kamar tidur. Tidak hanya itu saja, tipe ini juga menjadi salah satu favorit untuk rumah tingkat satu.
Memilih Bahan Material Bangunan yang Diperlukan Rumah Minimalis
Setelah menentukan ukuran rumah minimalis yang diinginkan, Anda bisa mulai memilih bahan material bangunan yang dibutuhkan. Memilih bahan material bangunan juga menjadi salah satu langkah krusial, karena hal ini berhubungan dengan anggaran biaya bangun rumah yang sudah disiapkan. Selain itu, bahan-bahan material juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, yang mana hal ini akan mempengaruhi tampilan dan daya tahan dari bangunan tersebut.
- Bata merah memiliki daya tahan yang tinggi dengan harga yang terjangkau, tetapi cukup memakan waktu yang lebih lama untuk proses pembangunan\
- Batako memang lebih ringan dibandingkan dengan bata merah, proses pembangunannya juga terbilang cepat dengan harga yang terjangkau. Hanya saja, kekuatannya tidak sekuat bata merah
- Bata ringan memiliki daya tahan yang kuat dan proses pembangunan lebih cepat, tetapi harganya lebih mahal dibandingkan dengan bata merah dan batako.
Memilih Bahan Finishing Rumah Minimalis
Biaya bangun rumah erat hubungannya dengan bahan finishing, oleh sebab itu untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Pastikan Anda memilih bahan finishing rumah minimalis yang baik mulai dari dinding, lantai, atap, dan plafon.
- Untuk dinding, ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih mulai dari penggunaan cat interior, wallpaper, panel kayu, batu alam, hingga keramik. Umumnya jika menggunakan cat interior pilihlah warna netral seperti putih, abu-abu atau krem yang mampu memberikan kesan luas dan bersih sehingga sangat cocok untuk desain minimalis.
- Sama seperti dinding, untuk lantai Anda juga memiliki beberapa pilihan mulai dari lantai keramik yang paling populer, porselen, kayu, vinyl, hingga marmer
- Begitu juga dengan atap rumah, Anda bisa memilih untuk menggunakan genteng logam, genteng keramik, atau genteng lainnya
- Sementara untuk plafon, ANda bisa memilih antara papan gipsum yang ringan dan mudah dipasang, kayu atau triplek yang dapat memberikan kesan hangat, atau PVC yang tahan air dan mudah untuk dibersihkan
Perkiraan Biaya Bangun Rumah Minimalis

Selain memilih ukuran rumah minimalis yang diinginkan dan menentukan material apa yang akan digunakan, waktunya Anda untuk memperkirakan biaya bangun rumah minimalis. Biaya bangun rumah minimalis sendiri memang sangat variatif karena tergantung dari jenis ukuran, bahan material dan harga tanah di tiap daerah. Bahkan biaya bangun rumah minimalis pun dapat terbagi lagi menjadi biaya bangun rumah borongan dan biaya bangun rumah harian, keduanya tentu dapat menentukan besar dan kecilnya perkiraan biaya bangun rumah minimalis.
Simulasi Perkiraan Biaya Borongan Rumah Minimalis Tipe 36
Menentukan perkiraan atau anggaran biaya bangun rumah memang sangat penting, hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan. Oleh sebab itu, berikut simulasi perkiraan biaya borongan rumah minimalis untuk tipe 36 sebagai berikut.
- Seseorang ingin membangun sebuah rumah minimalis dengan luas bangunan 36m2, dengan desain minimalis sederhana tanpa banyak ornamen atau dekorasi. Dengan menggunakan bahan material dan bahan finishing standar dengan kualitas sedang, dan menggunakan sistem borongan penuh.
- Simulasi perkiraan biaya bangun rumah minimalis tipe 36 sebagai berikut
| Item Biaya | Persentase dari Total Biaya | Kisaran Harga (Rp) |
| Pondasi | 10% | 15.000.000 – 20.000.000 |
| Struktur Bangunan (Dinding, Rangka, Atap) | 30% | 45.000.000 – 60.000.000 |
| Finishing (Lantai, Dinding. Plafon, Pintu, dan Jendela) | 30% | 45.000.000 – 60.000.000 |
| Biaya Lain | 5% | 7.500.000 – 10.000.000 |
| Instalasi (Listrik, Air, Sanitasi | 15% | 22.500.000 – 30.000.000 |
| Total Keseluruhan Biaya | Rp 135.000.000 – 180.000.000 |
Mencari Mandor dan Tukang Terbaik
Yang tidak kalah penting dari biaya bangun rumah adalah mencari mandor dan tukang terbaik untuk bangun rumah, seperti yang disebutkan sebelumnya dalam proses pengerjaan proyek bangun rumah akan terdapat dua sistem yaitu sistem borongan dan sistem harian. Yang mana kedua sistem ini akan sangat berpengaruh dengan perkiraan biaya bangun rumah yang sudah disiapkan, maka untuk mendapatkan hal yang baik pastikan untuk mencari mandor dan tukang bangun rumah yang profesional. Mandor Pro merupakan salah satu penyedia jasa bangun profesional yang handal dan terpercaya, bahkan Mandor Pro juga sudah mengerjakan berbagai macam proyek bangun rumah di berbagai wilayah. Sehingga, jika Anda sedang mencari jasa tukang bangun rumah atau jasa tukang renovasi rumah, baca juga cara Seleksi Tukang Bangun Rumah.