Kesalahan Umum Sealer Lantai Poles Concrete

Dalam ranah lantai poles concrete, sealer atau sealant menjadi komponen penting dalam tahapan prosesnya. Peran sealer meliputi perlindungan terhadap noda dan minyak dengan cara menutup pori-pori beton, meningkatkan nilai estetika dengan memberikan tampilan lantai yang bersih dan mengkilap, dan meningkatkan kepadatan beton sehingga mencegah keausan permukaan beton yang menyebabkan debu (dustproofing).

Tak hanya itu, sealer juga memberikan kemudahan dalam perawatan karena proses penyegelan  membuat lantai lebih halus. Dia juga mampu melindungi lantai concrete dari kerusakan akibat suhu ekstrem dan kelembaban.

Namun, sayangnya fungsi sealer ini dapat gagal terlaksana akibat kurangnya pengetahuan dari aplikator. Alih-alih membuat lantai menjadi lebih menawan, malah sebaliknya membuatnya rapuh dan tampilannya keruh. Untuk itu, sebaiknya pilih jasa kontraktor berpengalaman seperti Mandor Pro yang bisa mewujudkan lantai concrete yang sesuai angan. 

Kesalahan Umum Sealer Lantai Poles Concrete

lantai beton poles

Kesalahan-kesalahan penggunaan sealer umumnya terkait dengan pengaplikasian dan pemilihan sealer. Proses penyegelan yang tidak sempurna dapat menyebabkan cairan mudah meresap dan meningkatkan pertumbuhan jamur. Berikut beberapa kesalahan sealer yang wajib diketahui.

  1. Kesalahan pemilihan jenis sealer. Penggunaan sealer harus disesuaikan dengan ruangannya. Untuk area outdoor yang memiliki lalu lintas pejalan atau kendaraan yang tinggi dan terpapar sinar UV serta suhu ekstrem tidak mungkin menggunakan sealer indoor. Jika dipaksakan, maka hasil polesan akan lebih mudah pudar, sehingga meningkatkan biaya perawatan karena proses resealing.
  2. Persiapan permukaan yang kurang bersih dapat membuat sealer tidak dapat menempel sempurna. Karena itu, pembersihan lantai harus benar-benar maksimal untuk memastikan debu, kotoran, dan sisa semen terbuang.
  3. Pengaplikasian pada permukaan lantai yang masih lembab dapat menyebabkan sealer tidak menyerap sempurna dan mudah mengalami pengelupasan karena terbentuknya gelembung di permukaan.
  4. Pengaplikasian yang terlalu tebal dapat menyebabkan sealer sulit mengering sempurna, permukaan lengket, dan tampilan buram.
  5. Tidak adanya uji coba (mock up) terlebih dahulu di bagian kecil, juga bisa memicu kegagalan proses aplikasi sealer. Karena perlakuan mock up dapat memberikan pengetahuan tentang hasil tampilan akhir terkait kilap dan daya serapnya.

Teknik Pengaplikasian Sealer Agar Hasil Poles Concrete Maksimal

lantai beton poles

Keberhasilan pengaplikasian sealer tidak lepas dari persiapan permukaan lantai poles concrete yang baik. Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa lantai concrete yang kotor dan masih lembab akan menghambat penyerapan sealer ke dalamnya. Selain itu, pastikan juga bahwa lantai sudah melalui proses poles sehingga mendapatkan hasil kilap yang sesuai keinginan.

Selanjutnya, untuk memaksimalkan penyerapan sealer, gunakan teknik thin coat dengan cara melapiskan sealer dalam dua kali pengaplikasian. Ketebalan masing-masingnya sekitar 100-150 mikron. Teknik ini akan menciptakan hasil akhir yang smooth  dan bebas cacat dibandingkan satu kali lapis tebal. Sementara untuk metodenya, gunakan teknik pola “w” dan overlap 50% agar hasilnya merata. 

Jangan lupa untuk memastikan lapisan pertama sealer dalam kondisi kering sempurna sebelum diberikan lapisan kedua. Umumnya sealer mengalami kering sentuh dalam 5-30 menit. Namun, akan mengering sempurna dalam waktu 24 jam. Sesuai dengan petunjuk pada label produk.

Biasanya, sealer akrilik hanya membutuhkan waktu 2-3 jam untuk mencapai kering total. Sementara sealer polyurethan bisa memakan waktu hingga 1 bulan untuk mencapainya. Tentu saja hal ini juga dipengaruhi oleh kelembaban dan suhu lingkungan.

Sebagai saran perawatan, sebaiknya hindari beban berat atau kendaraan berat seperti forklift setidaknya dalam 7 hari setelah proses pelapisan.

Ruang tamu dengan lantai beton yang sudah dipoles

Teknik pengaplikasian sealer yang benar seperti di atas akan membuat lantai concrete terbebas dari noda dan kelembaban, serta memperlihatkan kilau alami lantai poles concrete.

Kesalahan kecil pada proses penggunaan sealer bisa berdampak besar pada hasil poles concrete. Untuk itu, pilih dan aplikasikan sealer dengan tepat untuk mendapatkan poles lantai concrete yang berkualitas.

Dari penjabaran di atas, diketahui bahwa keberhasilan proses poles concrete ditentukan oleh banyak hal, salah satunya pengaplikasian sealer. Untuk itu, jika Anda membutuhkan konsultasi terkait pemolesan, bisa menghubungi kontak Mandor Pro untuk mendapatkan solusi terbaik. 

Sementara itu, untuk menambah pengetahuan tentang jenis-jenis sealer, bisa meluncur ke artikel Yuk, Ketahui Sealer yang Tepat untuk lantai Poles Concrete agar Awer dan Mengkilap. Artikel ini juga dilengkapi dengan cara pemilihan sealer yang tepat.