
Membicarakan tentang epoxy memang cukup luas sekali jangkauannya, salah satunya adalah karakteristik, sifat dan mekanisme aplikasi epoxy self levelling. Jenis epoxy ini kerap kali digunakan pada lantai bangunan gedung yang memiliki kepadatan aktivitas dan memiliki beban yang cukup berat, contohnya dapat digunakan pada area gudang atau area parkir. Untuk memahami lebih lanjut tentang epoxy self levelling, Simak penjelasan dari Mandor Pro pada artikel berikut ini.
Mengenal Karakteristik, Sifat, dan Aplikasi Epoxy Self Levelling

Dikenal karena ketahanannya, Anda mungkin juga perlu mengetahui tentang karakteristik, sifat dan mekanisme aplikasi epoxy self levelling. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mengenai epoxy self levelling merupakan sistem pelapis lantai yang dengan menggunakan bahan dasar resin. Yang mana bahan dasar resin ini dapat membentuk lapisan yang keras, kedap air, dan tahan lama. Yuk kenali juga karakteristik, sifat dan mekanisme pengaplikasiannya.
Memahami seperti apa karakteristik, sifat dan mekanisme aplikasi epoxy self levelling, jenis epoxy ini bekerja dengan memanfaatkan sifat fisik viskositas rendah (encer) dan bahan kimia pengerasan dari material yang sudah dicampurkan, yang mana material-material ini memiliki karakter dan sifat yang unik. Berikut karakter dan sifat epoxy self levelling.
Karakteristik Epoxy Self Levelling
- Self Levelling, menjadi salah satu karakteristik utama dari jenis epoxy ini, yang mana setelah pencampuran bahan material lainnya, lalu dituang ke lantai akan menghasilkan tekstur yang kental dan akan mengalir mencari permukaan yang rata karena gravitasi.
- Karakteristik dari jenis epoxy self levelling tak lain terletak pada bahan dasar yang digunakan, seperti yang disebutkan di atas bahwa epoxy self levelling menggunakan resin dan bahan pengeras.
- Karakteristik epoxy self levelling lainnya yang terletak pada proses pengerasannya, sempat disinggung sebelumnya mengenai cara kerja epoxy self levelling. Jenis epoxy ini mengandalkan reaksi kimia (curing), yang mana prosesnya dapat menghasilkan lapisan yang keras.
Sifat Epoxy Self Levelling
- Sifat Fisik dan Mekanik, dalam hal ini epoxy self levelling memiliki kekerasan dan ketahanan terhadap abrasi, memiliki kekuatan lentur (mampu menahan benturan tanpa retak), juga memiliki ketahanan dan kedap air.
- Epoxy self levelling tidak hanya memiliki sifat fisik dan mekanik saja, tetapi juga memiliki sifat kimia. Yang mana pada sifat ini, epoxy self levelling memiliki ketahanan kimia (pelarut, asam, minyak, dll.) dan juga memiliki stabilitas termal yang tinggi.
- Sifat Aplikasi dan Finishing, meski sekilas nampak sempurna, jenis aplikasi ini juga memiliki sifat aplikasi yang terbatas. Meski demikian, epoxy self levelling memiliki sifat self levelling (meratakan permukaan dengan gravitasi), dan juga memiliki ikatan adhesi kimia yang cukup kuat.
Mekanisme Cara Kerja Epoxy Self Levelling
Selain mengetahui karakteristik, sifat dan mekanisme epoxy self levelling, rasanya perlu juga untuk memahami mekanisme cara kerja epoxy self levelling. Jenis epoxy self levelling memang kerap menjadi salah satu solusi yang tepat untuk lantai bangunan Anda, hal ini tentu karena beberapa kelebihan yang dimiliki oleh jenis epoxy ini. Namun seperti apa mekanisme cara kerja epoxy self levelling, berikut mekanismenya.
Tahap Persiapan
Pada tahap ini, meliputi proses pencampuran dan inisiasi, di mana pada proses pencampuran resin epoxy dan hardener akan memulai reaksi polimerisasi. Campuran ini akan tetap cair sementara, maka dari itu perlu dilakukan pengerjaan tahap selanjutnya.
Tahap Aplikasi dan Levelling
Karena bahan campuran yang dapat menahan cair sementara, sehingga perlu segera dilakukan tahap aplikasi. Pada tahap ini meliputi tahap ini meliputi proses aliran dan pemerataan. Yang mana pada saat cairan dituang ke permukaan akan menimbulkan viskositas rendah, sementara itu cairan material akan memanfaatkan gravitasi untuk mengalir dan selanjutnya proses de-aerasi dengan memanfaatkan tegangan untuk melepaskan gelembung udara secara alami agar menghasilkan permukaan yang rata dan halus.
Tahap Pengerasan
Tahap terakhir meliputi proses pengerasan dan cross-linking, pada tahap ini umumnya akan membentuk reaksi kimia yang membentuk jaringan molekul 3D yang saling terikat. Sehingga terjadi pengerasan penuh, yang menjadikan lapisan padat, tanpa pori dan tahan secara kimia maupun mekanik.
Secara teori karakteristik, sifat dan mekanisme aplikasi epoxy self levelling, faktanya pengerjaan epoxy self levelling terbilang sederhana, namun tidak bisa dikerjakan oleh sembarang orang. Hal ini bukan hanya karena dibutuhkan keahlian khusus saja, tetapi epoxy self levelling sendiri juga memiliki beberapa jenis, ingin tahu lebih banyak tentang jenis epoxy self levelling? Baca juga artikel tentang Berbagai Jenis Epoxy Self Levelling, Berdasarkan Komposisi Mana yang Paling Cocok?