Bagaimana Hubungan Sistem Piping, Hydrant, dan Sprinkler

ilustrasi piping, hydrant, sprinkler

Hubungan sistem piping tentu tidak hanya tentang MEP saja, didalamnya ada hubungan sistem piping, hydrant, dan sprinkler. Ketiganya justru memiliki hubungan yang saling terikat satu sama lain, bahkan sistem piping juga kerap dikatakan sebagai jantung dari sistem hydrant dan sprinkler. Oleh sebab itu, Mandor Pro ingin memaparkan bagaimana hubungan sistem piping, hydrant, dan sprinkler yang sebenarnya pada artikel berikut ini. 

Hubungan Sistem Piping, Hydrant dan Sprinkler

Hubungan sistem piping, hydrant dan sprinkler menjadi sangat penting dalam implementasi MEP pada sebuah bangunan. Ini disebabkan karena ketiganya merupakan bagian dari sistem MEP yang saling terintegrasi, sistem hydrant dirancang sebagai jalur air bertekanan tinggi yang tersedia di titik-titik strategis. Sementara sistem sprinkler dirancang untuk bereaksi secara lokal terhadap panas, dan sistem piping merupakan arteri yang menghubungkan keduanya untuk saling terintegrasi.

Hubungan Sistem Piping dengan Sistem Hydrant

piping, hydrant, sprinkler

Untuk mengenal lebih jauh tentang bagaimana hubungan sistem piping, hydrant dan sprinkler, alangkah lebih baik jika dibedah satu per satu. Mari pelajari terlebih dahulu mengenai bagaimana hubungan sistem piping dengan sistem hydrant. 

Fungsi Piping dalam Sistem Hydrant

  • Piping dalam sistem hydrant dapat berfungsi sebagai jalur distribusi primer, bertugas mengalirkan air dari sumber utama ke setiap titik hydrant box maupun pillar hydrant
  • Piping juga dapat berfungsi sebagai alat penyimpan air bertekanan, Di mana pipa dan komponennya akan menjaga agar air dalam kondisi siap pakai dengan tekanan yang memadai
  • Selain itu, sistem piping juga dapat menjadi rangkaian kontrol untuk memungkinkan isolasi, pengujian dan pemeliharaan melalui katup-katup dan perlengkapannya. 

Hubungan Teknis Jaringan Pipa dengan Sistem Hydrant

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya tentang bagaimana hubungan sistem piping, hydrant, dan sprinkler, hal yang tidak kalah penting dari hubungan sistem piping dengan sistem hydrant tak lain mengenai hubungan teknis jaringan pipa dengan sistem hydrant itu sendiri. 

-Pada jalur utama, umumnya terdiri dari pipa suplai (feed main) dan pipa tegak (riser), pipa suplai secara horizontal mengalirkan air dari pompa kebakaran (fire pump), sementara pipa tegak secara vertikal mendistribusikan air ke setiap lantai. 

-Pompa kebakaran (fire pump) juga sangat penting karena berfungsi untuk menghidupkan sistem. Tanpa pompa yang tepat, tekanan seluruh jaringan pipa tidak akan mencukupi khususnya pada gedung atau bangunan yang tinggi. Dalam hal ini terdapat pompa listrik sebagai pompa utama, dan pompa diesel sebagai pompa cadangan

-Sistem piping memungkinkan untuk menjadi rangkaian kontrol yang terdiri dari katup beserta perlengkapannya, umumnya sistem piping akan dipenuhi katup dengan fungsi kritis diantaranya.

  • Katup Sisir (Siamese Connection) merupakan titik penghubung di luar area gedung untuk memasok air tambahan dari mobil pemadam kebakaran ke dalam sistem pipa gedung
  • Katup Induk (Mani Control Valve) merupakan katup yang memiliki fungsi mengontrol aliran air ke seluruh sistem, katup ini harus selalu dalam posisi terbuka dan dipasangi tamper switch yang dapat memberikan alarm jika katup ditutup
  • Katup Lantai (Floor Control Valve) menjadi katup yang memiliki fungsi mengisolasi pasokan air di satu lantai tertentu tanpa mengganggu lantai lain
  • Katup Buang (Drain Valve) adalah katup yang berfungsi mengosongkan air di saat pipa sedang dilakukan perbaikan

-Sistem hydrant membutuhkan alat penghubung selang (Hose Connection/ Hydrant Outlet) merupakan ujung dari sistem piping dan menjadi tempat selang disambungkan, umumnya dilengkapi dengan katup pintu (gate valve) yang menjaga tekanan dan debit air yang keluar dari titik ini. 

Hubungan Sistem Piping dengan Sistem Sprinkler

gambar piping, hydrant, sprinkler

Hubungan sistem piping, hydrant, dan sprinkler bukan sekadar hubungan biasa, selain memahami tentang hubungan sistem piping dengan sistem hydrant. Kali ini pahami juga tentang hubungan sistem piping dengan sistem sprinkler. 

Fungsi Sistem Piping dalam Sistem Sprinkler

Berbeda dengan sistem hydrant yang mengandalkan manusia, sistem sprinkler justru memiliki sistem otomatis. Lewat kepala sprinkler yang merupakan komponen terlihat, sementara di belakangnya juga terdapat jaringan pipa yang dapat menggerakkan sistem tersebut berfungsi

  • Piping berfungsi sebagai media penyimpanan air siap pakai, dengan menggunakan sistem basah (wet pipe). Pipa yang terisi air bertekanan secara permanen siap langsung disemburkan saat kepala sprinkler terbuka
  • Tidak jauh berbeda dengan sistem hydrant, sistem sprinkler juga menjadikan piping sebagai jalur distribusi yang sudah terkalkulasi dengan baik. Yang mana pipa akan mendistribusikan air dari sumber utama ke setiap kepala sprinkler dengan tekanan dan debit yang telah diatur secara hidrolik untuk memastikan cakupan yang memadai.
  • Piping juga memiliki rangkaian kontrol dan alarm yang saling terintegrasi antara pipa, katup, dan sensor yang tidak hanya mengontrol aliran saja. Tetapi, juga mengirimkan sinyal serta alarm saat sistem aktif

Hubungan Teknis Jaringan Pipa dengan Sistem Sprinkler

Sama seperti hubungan teknis jaringan pipa dengan sistem hydrant, pada hubungan sistem piping dengan sistem sprinkler. Juga terdapat hubungan teknis jaringan pipa dengan sistem sprinkler, yang mana hubungan teknis jaringan pipa ini jauh lebih kompleks. 

-Sistem sprinkler umumnya menggunakan sumber air yang sama dengan sistem hydrant, namun pada sistem sprinkler terdapat beberapa jenis pipa. 

  • Pipa Suplai menghubungkan air ke sistem 
  • Pipa Cabang bertugas untuk mendistribusikan air ke area tertentu
  • Pipa Percabangan berupa pipa kecil yang terhubung langsung ke kepala sprinkler individu.

-Dikatakan memiliki jaringan pipa yang rumit, karena desain pipa pada sistem sprinkler didesain berdasarkan perhitungan hidrolik yang sesuai dengan standar yang sudah diatur

-Meski didesain berdasarkan perhitungan hidrolik dan diatur sesuai standar, desain pipa sangat bergantung pada jenis sistem sprinkler

-Sama seperti sistem hydrant, sistem sprinkler juga memiliki kontrol pada pipa yang dilengkapi dengan komponen kritis seperti 

  • Alarm Check Valve hanya ada pada sistem wet pipa. Bertugas untuk membiarkan air mengalir ke sprinkler sekaligus mengaktifkan alarm lokal (water motor gong) dan pressure switch untuk mengirim sinyal ke panel alarm kebakaran
  • Flow Switch (Paddle Type) umumnya terpasang pada pipa cabang, dan berfungsi untuk mengaktifkan alarm elektronik
  • Tamper Switch terpasang pada katup kontrol yang berfungsi untuk memberikan alarm jika katup utama ditutup, dan akan melumpuhkan seluruh sistem.

Dari penjelasan artikel di atas, dapat disimpulkan bahwa hubungan sistem piping, hydrant, dan sprinkler merupakan satu kesatuan yang saling terintegrasi satu sama lain. Untuk memahami lebih jauh tentang sistem piping, hydrant, dan sprinkler, baca juga artikel tentang Konsekuensi Sistem Piping, Hydrant, dan Sprinkler Salah Rancang