Aplikasi Epoxy Lantai Laboratorium pada lantai dan perabot menjadi penting. Ini sejalan dengan pengembangan laboratorium seiring dengan pertumbuhan fasilitas Kesehatan dan dunia penelitian. Laboratorium itu sendiri membutuhkan lantai dan perabot yang harus aman dan sesuai dengan standar: lantai steril, menghambat pertumbuhan bakteri, kuman maupun virus. Oleh karena itu, pengapllikasian epoxy pada fasilitas kesehatan seperti rumah sakit sampai laboratorium menjadi sangat penting.
Epoxy Lantai Laboratorium
Penggunaan epoxy lantai pada laboratorium akan membuat ruangan laboratorium menjadi lebih nyaman dan aman. Warnanya yang cerah mampu membuat ruangan menjadi lebih terang dan terlihat bersih. Permukaan lantai laboratorium yang dilapisi epoxy lebih halus dan tanpa pori sehingga mudah untuk proses sterilisasi lantai dari kotoran, air, jamur dan debu. Biaya perawatannya juga cenderung lebih murah dan mudah. Permukaan lantai epoxy juga tidak mudah tergores atau mengelupas sehingga tidak mudah rusak, retak, dan selalu tampak sangat mengkilap (gloss) dan bersih.
Area Pengaplikasian Epoxy

Keutamaan aplikasi epoxy lantai laboratorium adalah membuat lantai yang aman. Selain mampu menahan beban dan gesekan benda di atasnya, epoxy juga tahan terhadap asap dan cairan kimia yang di dalam laboratorium. Hal ini karena lantai laboratorium yang dilapisi epoxy memiliki tingkat penyusutan yang rendah, sehingga sangat tahan terhadap reaksi kimia yang akan selalu kontak langsung dengan lantai. Lantai yang telah terlapisi oleh epoxy lantai akan memiliki daya tahan yang lama walaupun sering terpapar dengan cairan kimia.
Epoxy Perabot Laboratorium

Perabot laboratorium yang paling sering digunakan adalah meja laboratorium. Sebagai penunjang kinerja penelitian di laboratorium, meja laboratorium berfungsi untuk meletakkan alat-alat penelitian, bahan-bahan sampel, dan juga untuk menulis laporan penelitian. Ada dua jenis meja laboratorium yaitu wall bench (menempel pada dinding) dan island bench (biasanya berada di tengah ruangan laboratorium). Selain meja laboratorium, perabot lain yang dibutuhkan adalah lemari asam, wastafel, dan cupsink.
Ada dua jenis meja laboratorium yaitu wall bench (menempel pada dinding) dan island bench (biasanya berada di tengah ruangan laboratorium). Selain meja laboratorium, perabot lain yang dibutuhkan adalah lemari asam, wastafel, dan cupsink.
Karena sifatnya yang memiliki ketahanan fisik dan tahan bahan kimia, resin epoxy biasa diaplikasikan pada permukaan meja laboratorium, lemari, dan wastafel. Resin epoxy dimodifikasi dan diracik untuk memberikan ketahanan fisik dan kimia yang optimal yang diperlukan untuk permukaan kerja laboratorium yang berat.
Resin Epoksi sangat tahan terhadap asam, pelarut, alkali, dan alkohol laboratorium yang biasa digunakan. Resin epoksi selama bertahun-tahun telah digunakan sebagai standar di lingkungan laboratorium karena daya tahannya terhadap panas yang tinggi.
Agar hasil pengaplikasian cat epoxy untuk besi lebih maksimal, diperlukan teknik dan keahlian khusus, termasuk dalam pemilihan bahan-bahan dan peralatan yang tepat. Pastikan Anda menggunakan jasa ahli yang berpengalaman dan memberikan jaminan kualitas dalam pengaplikasian lantai epoxy.
Anda dapat mempelajari Epoxy laboratorium melalui layanan halaman MandorPRO.id – Aplikator Epoxy atau hubungi CS Mandor PRO: 0811-2965-711.