Lantai vinyl saat ini jadi primadona karena tampilannya yang estetik dan harganya yang relatif terjangkau. Meski dikenal awet dan tahan air, bukan berarti lantai jenis ini bebas perawatan. Tanpa perhatian dan cara merawat lantai vinyl yang tepat, lantai Anda bisa kusam atau bahkan tergores permanen.
Berikut ini adalah 6 Cara Merawat Lantai Vinyl Agar Tetap Berkilau dan tahan lama dengan cara yang simpel. Simak, yuk!
6 Cara Merawat Lantai Vinyl
Menjaga Kebersihan Harian
Musuh utama lantai vinyl bukanlah air, melainkan pasir dan debu. Partikel kecil ini bertindak layaknya amplas yang bisa mengikis lapisan pelindung vinyl saat terinjak.
Cara merawat lantai vinyl ini adalah harus disapu setiap hari dan dipel setidaknya 1-2 kali dalam seminggu untuk mencegah penumpukan debu dan kotoran yang bisa menyebabkan goresan pada permukaannya. Membersihkan lantai vinyl harus dilakukan dengan sapu yang lembut, kain pel microfiber atau vacuum cleaner tanpa beater bar yang kasar.
Anda bisa meletakkan keset di setiap pintu masuk untuk meminimalisir kotoran dari luar rumah yang terbawa masuk. Gunakan keset berbahan lembut yang efektif menjadi penyaring agar kotoran dan debu tidak terbawa masuk.
Teknik Mengepel yang Benar
Banyak yang salah kaprah dengan mengguyur lantai vinyl dengan banyak air. Padahal, air yang merembes ke sela-sela sambungan bisa merusak lem dan memicu pertumbuhan jamur.
Gunakan kain pel yang sudah diperas kuat. Pastikan lantai hanya terasa lembab saat dipel. Cukup gunakan pembersih khusus vinyl atau campuran air hangat dengan sedikit cuka apel untuk hasil yang maksimal tanpa residu kimia. Itulah cara merawat lantai vinyl yang kedua
Perlindungan dari Furnitur Berat
Tekanan konstan dari kaki kursi atau lemari dapat meninggalkan bekas penyok (denting) pada vinyl. Cara merawat lantai vinyl bagian ini, Anda dapat memasang furniture pads dengan menempelkan pelindung berbahan flanel atau karet pada setiap kaki furnitur.
Segera Bersihkan Tumpahan
Setiap tumpahan cairan harus segera dibersihkan agar tidak meninggalkan noda. Semakin lama tumpahan dibiarkan, terutama yang berwarna, semakin besar kemungkinannya meninggalkan bekas yang merusak tampilan lantai vinyl Anda. Untuk membersihkan tumpahan, gunakan kain lembut yang menyerap cairan dengan cepat.
Pasang Karpet
Cara merawat lantai vinyl untuk mencegah gesekan adalah dengan pasang karpet, sehingga bisa menjadi pelindung tambahan di area yang sering dilalui. Selain itu, memasang karpet juga menambah kenyamanan dan memperindah tampilan ruangan. Jangan lupa untuk rutin membersihkan karpet supaya tidak menjadi sarang debu yang akan merusak lantai vinyl Anda.
Hilangkan Kusam dengan Baking Soda
Cara merawat lantai vinyl menjadi mengkilap bisa dilakukan menggunakan baking soda. Bahan rumah tangga yang satu ini efektif membersihkan dan menghilangkan kusam pada lantai vinyl. Anda bisa menambahkan baking soda pada cairan pembersih lantai yang digunakan. Cara membersihkan lantai vinyl ini aman dilakukan asal tidak terlalu sering.
Mengatasi Noda Membandel di Lantai Vinyl
Lantai vinyl memang cukup tangguh, tetapi noda agresif seperti tinta atau minyak membutuhkan penanganan khusus agar tidak merusak lapisan pelindung (wear layer). Cara merawat lantai vinyl yang menjadi kunci utamanya adalah jangan pernah menggosok terlalu keras karena dapat mengubah tekstur atau memudarkan warna vinyl.
Berikut ini adalah panduan praktis untuk mengatasi noda-noda membandel tersebut, di antaranya adalah:
Menghilangkan Noda Tinta atau Spidol
Tinta adalah salah satu noda yang paling menantang karena sifatnya yang cepat meresap. Cara merawat lantai vinyl yang terkena noda ini, Anda dapat basahi kain mikrofiber atau kapas dengan sedikit alkohol (kadar 70% sudah cukup). Jangan menggosok noda tinta karena akan membuatnya melebar. Ketuk-ketuk perlahan hingga tinta berpindah ke kain.
Setelah noda hilang, segera lap area tersebut dengan kain yang dibasahi air bersih untuk menghilangkan sisa alkohol agar tidak membuat lantai vinyl kering/getas.
Mengatasi Noda Minyak atau Lemak (Grease)
Cara merawat lantai vinyl lainnya adalah noda minyak di dapur jika dibiarkan akan membuat lantai sangat licin dan menarik debu menjadi kerak hitam.
Anda bisa campurkan air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring cair (yang memiliki formula penghancur lemak). Lalu gunakan spons lembut atau kain untuk menggosok noda. Jika noda minyak sudah mengeras, buatlah pasta dari campuran soda kue dan sedikit air. Oleskan pada noda, biarkan selama 5-10 menit, lalu gosok perlahan. Soda kue bertindak sebagai pembersih abrasif ringan yang aman bagi lantai vinyl.
Menghilangkan Bekas Karet atau Sepatu (Scuff Marks)
Seringkali sepatu atau furnitur meninggalkan garis hitam yang terlihat seperti goresan, padahal itu hanya residu karet. Namun, percaya atau tidak, penghapus pensil biasa (yang bersih dan lembut) sangat efektif untuk “menghapus” bekas gesekan karet di lantai vinyl Anda.
Jika penghapus tidak berhasil, teteskan sedikit minyak jojoba atau semprotkan sedikit
WD-40 pada kain, lalu gosok perlahan sampai bekas hilang. Segera bersihkan sisa minyak dengan air sabun agar tidak licin.
Noda Makanan Berwarna (Kunyit, Saus, atau Jus)
Noda dari bahan makanan berpigmen tinggi bisa meninggalkan bayangan kuning atau merah. Memakai pasta soda kue adalah solusi paling aman. Sifat mild abrasive pada soda kue akan mengangkat pigmen warna tanpa mengikis lapisan lantai vinyl.
Jika noda masih membandel, gunakan kain yang dibasahi cuka putih murni, tempelkan di atas noda selama beberapa menit, lalu lap bersih.
Itulah cara merawat lantai vinyl yang bisa Anda lakukan di rumah. Anda juga bisa membaca artikel Hindari 8 Hal Ini Agar Lantai Vinyl Tahan Lama dan Rekomendasi Merk Pembersih Vinyl!


