Tulang Punggung Sistem Proteksi Kebakaran, Cari Tahu Apa Itu Piping?

ilustrasi piping

Piping menjadi salah satu sistem yang juga sangat erat sekali dengan sistem proteksi kebakaran, bahkan kehadirannya juga kerap dianggap sebagai tulang punggung untuk sistem proteksi kebakaran. Namun sebenarnya apa itu piping? Piping merupakan jaringan pipa beserta komponen pendukungnya yang dirancang untuk mengalirkan fluida (cairan atau gas) dari satu titik ke titik lainnya dalam sebuah bangunan. Maka dari itu, pada kesempatan ini tim Mandor Pro ingin berbagi penjelasan mengenai piping itu sendiri.

Mengenal Piping dalam Sistem Mechanichal, Electrical, dan Plumbing

piping

Dalam konsep sistem mechanical, electrical, dan plumbing, tentu piping bukan hanya tentang saluran air saja. Melainkan, piping memiliki sistem kompleks yang vital untuk fungsi, kenyamanan, dan keselamatan bangunan. Sehingga dalam hal ini piping menjadi sistem peredaran untuk instalasi mechanical, electrical, dan plumbing.

Seberapa Penting Piping dalam Mechanical, Electrical, dan Plumbing

Sebagai sistem peredaran instalasi mechanical, electrical, dan plumbing, membuat piping memiliki peran yang sangat penting. Hal ini karena piping bersifat absolut dan kritis, diantaranya karena.

  • Secara fungsionalitas, piping dapat menjadi penunjang aktivitas dasar
  • Piping dapat memberika sistem air yang baik, sehingga dapat memisahkan sistem air kotor dan bersih
  • Desain dan insulasi piping yang baik juga dapat menghemat energi untuk air panas dan dingin
  • Tidak bisa sembarangan sistem piping sendiri wajib memenuhi standar nasional dan internasional, dan SFL yang bergantung pada lulus tidaknya pengujian sistem piping
  • Piping juga dapat memberikan dampak yang rapi bagi instalasi mechanical, electrical, dan plumbing, sehingga dapat meningkatkan nilai dan daya tarik properti

Tahapan Pekerjaan Piping dalam Proyek Mechanical, Electrical, dan Plumbing

Setelah mengetahui seberapa penting piping dalam sistem MEP, hal yang tidak kalah penting terkait tahapan pekerjaan piping dalam instalasi proyek mechanical, electrical, dan plumbing. Ada beberapa tahapan pekerjaan piping diantaranya.

  • Tahap pertama memulai dengan pembuatan gambar detail yang sudah dikoordinasikan dengan arsitektur dan disiplin lain seperti listrik dan AC struktural, hal ini bertujuan untuk menghindari clash
  • Pastikan untuk memilih material pipa (PVC, galvanis, tembaga, stainless steel, dan PPR) sesuai dengan fungsi, tekanan dan fluida yang dialirkan
  • Pada tahap instalasi atau pemasangan, umumnya terdapat beberapa sub proses mulai dari pengeboran, pemasangan hanger, penyambungan pipa dengan cara di las, di-sorder, dilem, maupun dipasang dengan menggunakan fitting mekanis)
  • Jika proses instalasi sudah dilakukan, maka sistem piping juga perlu dilakukan pengujian. Pada tahap ini umumnya dilakukan uji tekan (hydrostatic/pneumatic test) menjadi salah satu tahap kritis untuk memastikan tidak ada kebocoran sebelum sistem digunakan
  • Terakhir tahap pembersihan dan komisioning, meliputi pembersihan sistem (flushing) dari kotoran dan menjalankan sistem pertama kali.

Apa Saja yang Temasuk dalam Piping pada Sistem Mechanical, Electrical, dan Plumbing

sistem piping

Meski piping merupakan bagian dari sistem mechanical, electrical, dan plumbing, faktanya piping juga memiliki peranan penting dalam sistem MEP itu sendiri. Walau demikian, piping yang merupakan bagian dari sistem MEP ini juga memeliki beberapa komponen utama dan risiko jika diabaikan.

Komponen Utama Piping dalam Mechanical, Electrical, dan Plumbing

Piping memang cenderung mengarah pada pipa, tetapi siapa yang menyangka bahwa piping juga memiliki komponen utamanya sendiri dalam mechanical, electrical, dan plumbing yang diantaranya sebagai berikut.

  • Fitting: merupakan sambungan seperti elbow, tee, reducer, union, dan flange
  • Katup/Valve: berfungsi untuk mengontrol atau mengisolasi aliran seperti gate valve, globe valve, dan check valve
  • Pompa: komponen ini memberikan tenaga untuk menggerakkan fluida
  • Penahan Getaran dan Ekspansi, umumnya berupa expansion joint, loop, hingga anchor
  • Insulasi: berfungsi sebagai penjaga suhu dan mencegah terjadinya kondendasi

Risiko Jika Piping Diabaikan

Ada banyak resiko yang dapat terjadi apabila instalasi piping tidak dilakukan dengan baik dan tepat, kesalahan dalam desain hingga material menjadi bagian dari resiko yang diabaikan. Yang mana hal tersebut dapat menyebabkan beberapa hal berikut.

  • Kebocoran air yang merusak struktur dan interior
  • Kontaminasi air bersih oleh air kotor
  • Sistem kebakaran yang tidak berfungsi saat dalam keadaan darurat
  • Inefisiensi energi yang membuat biaya operasional membengkak
  • Serta konflik instalasi lain seperti bentroknya dengan ducting AC atau kabel listrik)

Piping dan sistem MEP memang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, namun ada perbedaan yang juga perlu diketahui secara mendalam. Yaitu mengenai piping dan plumbing, baca juga artikel tentang Sama Namun Beda, Cek Hubungan Sistem Piping dan Plumbing