Pada bulan Desember 2024, Tim Mandor PRO mengerjakan proyek pemasangan pilar marmer untuk gedung di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Proyek kali ini menggunakan teknik pemasangan marmer cara basah dan cara kering. Untuk proyek pemasangan marmer pada pilar bangunan di Jakarta Pusat, tim menggunakan cara basah. Sedangkan untuk pemasangan marmer pada dinding bangunan di Jakarta Selatan, tim menggunakan cara kering. Pemilihan teknik pemasangan tersebut disesuaikan dengan kondisi spesifik masing-masing proyek.
Pasang Marmer Cara Basah untuk Pilar
Proyek pemasangan marmer oleh Tim Mandor PRO pada pilar bangunan di Jakarta Pusat menggunakan cara basah. Metode ini menggunakan campuran mortar (semen, pasir, dan air) atau lem marmer untuk menempelkan marmer pada permukaan yang akan dilapisi. Cara basah dipilih untuk pemasangan marmer pada pilar karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
1. Memberikan Kekuatan Adhesi
Cara basah menggunakan mortar atau lem marmer yang akan akan memberikan ikatan sangat kuat antara marmer dengan permukaan pilar. Hal tersebut memastikan marmer tetap kokoh dan tidak mudah lepas.
2. Cara Basah Cocok untuk Pilar Ukuran Kecil
Pilar pada proyek bangunan di Jakarta Pusat ini berukuran tidak terlalu besar. Dengan pertimbangan tersebut maka pilihan metode pemasangan marmer cara basah akan lebih sesuai dibandingkan cara kering yang biasanya dilakukan pada permukaan yang lebih luas.
3. Lebih Stabil
Dengan cara basah, marmer bisa langsung menempel pada permukaan pilar. Hal tersebut membuat posisi marmer lebih stabil, tidak mudah bergeser atau bergerak dari tempatnya.
4. Fleksibel
Teknik basah memungkinkan lebih fleksibel dalam penyesuaian marmer dengan bentuk dan ukuran pilar yang tidak rata atau memiliki sudut yang tidak standar. Ini membuatnya ideal untuk berbagai jenis pilar. Selain itu, marmer juga dapat disesuaikan posisinya saat pemasangan sebelum mortar kering sehingga mencapai hasil yang presisi dan rapi.
5. Penyegelan yang Baik
Mortar yang digunakan dalam teknik basah mengisi celah-celah kecil antara marmer dan dinding. Fungsi lain dari mortar ini bisa menjadi penyegel untuk mencegah masuknya kelembaban dan debu yang dapat merusak marmer.
6. Lebih Halus dan Elegan
Cara basah memungkinkan pemasangan marmer dengan sambungan yang sangat tipis atau bahkan tanpa sambungan yang terlihat. Selain itu, cara ini juga memungkinkan penyesuaian marmer dengan bentuk dan ukuran permukaan yang tidak rata atau memiliki sudut tidak standar. Secara keseluruhan, pemasangan marmer cara basah akan menciptakan tampilan yang lebih halus dan elegan.

Dengan keunggulan-keunggulan tersebut, cara basah menjadi pilihan yang tepat untuk pemasangan marmer pada pilar berukuran kecil karena akan memberi hasil yang lebih estetis, kuat, dan tahan lama.
Pasang Marmer Cara Kering untuk Dinding
Proyek lain yang dikerjakan Tim Mandor PRO adalah proyek pemasangan marmer untuk dinding bangunan di Jakarta Selatan. Kali ini marmer yang dipasang adalah jenis marmer slab besar dengan teknik pemasangan menggunakan cara kering.
Pemasangan marmer cara kering sendiri adalah metode pemasangan marmer tanpa menggunakan campuran basah seperti mortar atau semen. Pada proyek ini Tim Mandor PRO menggunakan dynabolt sebagai perekat untuk menahan marmer pada tempatnya. Dynabolt merupakan komponen konstruksi yang berfungsi untuk mengikat material berupa beton, batu, atau baja ringan. Dynabolt juga dikenal sebagai baut tanam atau anchor bolt.
Pemasangan marmer cara kering biasanya digunakan untuk dinding, fasad, dan pilar, terutama untuk proyek-proyek besar atau eksterior. Pemilihan cara kering untuk pemasangan marmer dinding pada proyek bangunan di Jakarta Selatan karena berbagai pertimbangan berikut ini:
1. Efisiensi Waktu
Metode pemasangan marmer dengan cara kering relative lebih cepat dibandingkan cara basah. Hal ini disebabkan karena dengan cara kering tidak memerlukan waktu pengeringan mortar atau semen.
2. Fleksibilitas Desain
Perekatan marmer dengan dynabolt memberi kemudahan saat hendak melakukan penggantian marmer jika diperlukan. Pelepasan marmer bisa dilakukan tanpa merusak struktur utama.
3. Memberikan Ventilasi yang Baik
Cara kering memungkinkan adanya ruang ventilasi di belakang marmer. Ini akan membantu mencegah terjadinya kelembaban dan kerusakan marmer akibat air.
4. Daya Tahan
Penggunaan material pengikat yang memiliki sifat tahan lama, seperti logam tahan karat, akan membuat pemasangan marmer lebih awet dan tahan terhadap cuaca ekstrim. Hal ini membuat pemasangan marmer cara kering sangat cocok digunakan untuk eksterior.
Jasa Pasang Marmer Profesional Mandor PRO
Dengan mempertimbangkan berbagai keunggulan tersebut, Tim Mandor PRO memilih cara kering untuk pemasangan marmer dinding yang efektif dan efisien untuk proyek bangunan di Jakarta Selatan.
Teknik pemasangan marmer cara basah maupun cara kering memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Namun dengan pilihan metode yang tepat dan sesuai kondisi spesifik proyek akan memberikan hasil yang optimal seperti yang telah dilakukan oleh Tim Mandor PRO pada proyek di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan tersebut.
Jika Anda membutuhkan konsultasi lebih lanjut terkait pasang marmer menggunakan cara basah maupun cara kering, Anda dapat berkonsultasi secara langsung dengan Mandor PRO.
