Apa itu Curtain Wall?
Curtain wall merupakan salah satu jenis fasad (facade) atau sebuah penutup dinding bangunan yang terpasang di bagian luar untuk melindungi area bagian dalam dari sinar matahari langsung, angin, dan air hujan. Karena peran pentingnya sebagai pelindung, maka dari itu curtain wall harus dibuat dari bahan bangunan yang tahan segala cuaca. Kekuatan dan ketebalan bahan yang digunakan menjadi hal penting dalam pemasangan curtain wall. Selain itu, nilai estetika curtain wall juga menjadi aspek penting juga agar tampilan depan gedung terlihat menarik.
Agar dapat terbayang dalam pengaplikasiannya, berikut tampilan penggunaan curtain wall pada gedung bertingkat:
Curtain wall sudah banyak digunakan pada gedung perkantoran maupun gedung-gedung besar lainnya.
Kelebihan Curtain Wall
- Menambah daya tarik Dengan memasang curtain wall pada bangunan, maka tampilan bangunan tersebut tampak semakin menarik jika dilihat dari luar. Selain itu, pemasangan curtain wall juga akan memberikan tampilan yang bersih, canggih, elegan, dan unik yang berasal dari desain kontemporer.
- Memberikan efek luas Pemasangan curtain wall akan memberikan kesan ruang yang luas. Hal ini karena adanya refleksi pada kaca yang akan membuat pandangan orang yang ada di dalam gedung tidak terhalang oleh apapun. Maka dari itu, curtain wall akan memberikan area pandang lebih luas.
- Memberikan perlindungan dari UV Hal terpenting dari curtain wall yaitu dapat meningkatkan efisiensi termal bangunan yang mampu menstabilkan suhu ruangan. Penggunaan kaca akan lebih baik dalam mengurangi sinar UV. Keuntungan lainnya yaitu juga dapat menjaga barang-barang yang ada di dalam gedung agar tidak cepat memudar ataupun rusak terkena sinar UV.

Kekurangan Curtain Wall
- Bahan rentan Pemasangan curtain wall dari kaca yang tebal akan rentan ketika terjadi gempa bumi atau musibah lainnya. Kekurangan ini dikarenakan bahan kaca yang lebih mudah pecah dibandingkan batu bata. Terlebih jika pondasi bangunan yang tidak presisi akan meningkatkan kemungkinan kaca yang terpasang lebih mudah pecah.
- Penyalur kalor Karena sifat material curtain wall yang tembus pandang sehingga tidak dapat dipungkiri panas matahari dapat menembus ke area belakang dinding. Untuk itu, diperlukan pemasangan tirai untuk meminimalisir panas matahari yang dapat menembus ke dalam bagian bangunan.
- Meningkatkan kebutuhan AC Dengan adanya penyalur kalor dari panas matahari, maka kondisi ruangan juga menjadi lebih panas. Hal ini mengakibatkan dibutuhkannya jumlah pendingin ruangan yang lebih intens sehingga diperlukan biaya kebutuhan daya listrik yang semakin besar.
Metode pemasangan curtain wall bervariasi dimana disesuaikan terlebih dahulu jenis curtain wall dan sistem yang akan digunakan. Pada umumnya, pemasangan curtain wall disesuaikan dengan tampilan dari luar. Jenis curtain wall yang biasa digunakan pada bangunan gedung perkantoran maupun ruko yaitu back mullion. Dimensi dari rangka mullion atau transome yang akan digunakan juga disesuaikan dengan ketinggian slab lantai dan beban angin yang diterima.

Meski bervariasi terkait langkah pemasangannya, namun berikut tahapan dari pengaplikasian curtain wall secara garis besar:
- Marking Tahapan marking merupakan langkah awal dalam pemasangan curtain wall, dimana pada tahapan ini yaitu memberikan tanda yang akan menjadi titik atau area dari pemasangan curtain wall.
- Braket dan mullion Langkah selanjutnya jika telah dipastikan ketepatan titik pemasangan curtain wall adalah pemasangan braket dan mullion. Pemasangan braket dan mullion dilakukan di setiap tepi lantai.
- Transoms Transoms merupakan palangan alumunium yang dipasang mendatar di antara mullion. Fungsi dari pemasangan transoms adalah sebagai sambungan pada bagian siku.
- Pemasangan kaca dan sealant Jika seluruh langkah telah siap, maka pastikan bahwa seluruh area pemasangan curtain wall telah bersih sehingga kaca dan sealant dapat dipasang.
- Pembersihan Dalam proses pemasangannya, pasti akan menimbulkan residu atau kotoran. Maka dari itu, pembersihan perlu kembali dilakukan sebagai tahap finalisasi dari pemasangan curtain wall.
Material bahan alumunium kaca maupun Aluminum Composite Panel (ACP) biasa digunakan untuk pemasangan curtain wall pada gedung perkantoran maupun bangunan lainnya. Bahan ACP merupakan perpaduan antara plat alumunium dan bahan composite.

Dalam penggunaan curtain wall, diperlukan adanya proses pemeliharaan yang baik dalam tahap pelaksanaan maupun selama masa operasional gedung agar sistem curtain wall dapat berfungsi secara maksimal. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan dalam proses pemeliharaan curtain wall, antara lain:
- Terdapat tanda air dan karat yang menempel pada rangka curtain wall bagian dalam gedung
- Mengecek kelembaban yang muncul di area bagian belakang curtain wall
- Perubahan bentuk, warna, dan retak pada silikon sealant dan terjadi keretakan yang dipengaruhi oleh type silicon sealant yang digunakan.
- Lem gasket yang longar bahkan lepas dari dudukan rangka curtain wall.

Jika anda sedang mencari vendor atau kontraktor pemasangan curtain wall, sebaiknya baca artikel perihal Kontraktor Curtain Wall. atau kontak CS Mandor PRO : 0811-2965-711
.