Ruang Kunjungan Joglo dan Limasan Padukan Kemewahan Masa Lalu dan Masa Kini

Ruang kunjungan joglo dan limasan memang menjadi salah satu ruangan yang wajib hadir dalam sebuah rumah berarsitektur megah, hal ini karena secara ringkas ruang kunjungan juga memiliki fungsi sebagai ruangan yang kerap digunakan untuk menerima tamu. Singkatnya ruang kunjungan memang dapat disebut sebagai ruang tamu, namun jika dilihat lebih jelas ruang kunjungan tidak hanya sebatas ruang tamu. Melainkan, sebuah ruangan atau area yang dirancang untuk menjadi sebuah ruangan yang inspiratif dan interaktif. Fungsi utama dari ruang kunjungan itu sendiri adalah untuk memberikan kesan pertama yang baik, memfasilitasi komunikasi, dan menciptakan suasana yang nyaman untuk para tamu.

Ruang Kunjungan Joglo dan Limasan Memadukan Elegansi dan Tradisi

Tidak jauh berbeda dengan ruang tamu pada umumnya, ruang kunjungan juga memiliki bentuk arsitekturnya tersendiri. Tidak hanya bentuk arsitektur modern saja, belakangan ini bentuk arsitektur tradisional seperti joglo dan limasan juga memiliki daya tariknya tersendiri. Ruang kunjungan joglo dan limasan menggunakan bahan dasar kayu, hal ini tidak hanya menampilkan bentuk arsitektur tradisional yang klasik saja. Tetapi jenis kayu yang digunakan juga dapat memberikan kesan elegansi terhadap penggunanya, terlebih lagi joglo dan limasan juga merupakan warisan budaya yang patut dilestarikan.

Konsep Ruang Kunjungan Joglo dan Limasan

Jika Anda senang dengan budaya-budaya tradisional seperti joglo dan limasan, tidak ada salahnya mencobaFoto ruang kunjungan joglo dan limasan untuk membangun ruang kunjungan joglo dan limasan. Kendati demikian, ada beberapa konsep ruang kunjungan yang bisa Anda pilih berikut ini.

1.Ruang Kunjungan Pribadi

Sesuai dengan namanya ruang kunjungan pribadi merupakan sebuah ruang kunjungan yang dibangun oleh orang pribadi atau individu, ruang kunjungan ini bisa dibangun di menyatu dengan rumah utama maupun terpisah dari rumah utama. Jika menyatu dengan rumah utama, ruang kunjungan joglo dan limasan bisa menggunakan beberapa elemen yang sempat disebutkan sebelumnya. Sementara untuk ruang kunjungan yang dibangun terpisah dari rumah utama, biasanya hal ini memanfaatkan lahan atau halaman kosong di rumah utama tersebut.

2. Ruang Kunjungan Lembaga atau Instansi

Tidak jauh berbeda dengan ruang kunjungan pribadi, ruang kunjungan lembaga atau instansi juga memungkinkan untuk dibangun dalam ruangan maupun di luar ruangan yang terpisah dengan gedung utama. Ada banyak perbedaan besar jika ruang kunjungan lembaga atau instansi dibangun berbeda dengan gedung utama, hal ini tentu akan memberikan pengalaman yang berbeda bagi para tamu lembaga atau instansi.

3. Ruang Terbuka untuk Area Santai

Selain dua konsep ruang kunjungan joglo dan limasan sebelumnya, konsep lain untuk ruang kunjungan joglo dan limasan adalah ruang terbuka untuk area santai. Hal ini tidak hanya berfungsi sekadar ruang untuk menerima tamu saja, tetapi juga digunakan sebagai ruang santai bersama keluarga ataupun sesama rekan kerja.

4. Ruang Privat untuk Kreasi

Tidak hanya memiliki konsep sebagai ruang kunjungan pribadi, ruang kunjungan lembaga atau instansi, dan ruang kunjungan terbuka untuk area santai. Konsep ruang kunjungan yang terakhir ini merupakan salah satu ruang privat untuk kreasi, yang mana konsep ruang kunjungan ini dapat berguna sebagai studio seni ataupun ruang kerja.

Elemen Penting untuk Ruang Kunjungan Joglo dan Limasan

Foto ruang kunjungan joglo dan limasan

Joglo dan limasan memang merupakan salah satu bentuk rumah tradisional khas jawa, tidak sedikit yang menggunakan desain rumah tradisional ini untuk berbagai macam bentuk bangunan lainnya. Salah satunya dalam konsep ruang kunjungan yang terpisah dari rumah tempat tinggal, meski menjadi salah satu rumah tradisional yang dipercaya memberikan kesan uniknya ada beberapa elemen yang membuat ruang kunjungan joglo dan limasan semakin berkesan. Adapun beberapa elemen ruang junjungan joglo dan limasan yang perlu diperhatikan sebagai berikut ini.

  1. Atap dan Tiang Penyangga, elemen ini menjadi salah satu ciri khas yang paling kontras dari sebuah bangunan berbentuk joglo dan limasan, umumnya atap joglo akan berbentuk melengkung dan atap limasan akan berbentuk limas.
  2. Dinding dan Lantai, elemen ini juga bisa menjadi ciri khas dari bangunan berbentuk joglo dan limasan. Untuk mempertahankan tradisi umumnya baik dinding maupun lantai akan menggunakan kayu atau batik.
  3. Furnitur, selain dari atap, tiang penyangga, dinding dan lantai. Elemen lain yang kerap hadir dalam bangunan berbentuk joglo dan limasan adalah furniturnya, biasanya peralatan yang digunakan merupakan berbahan kayu dengan desain klasik.
  4. Pencahayaan, dari ketiga elemen tersebut bangunan berbentuk joglo dan limasan juga dapat dilihat dari sisi pencahayaannya. Umumnya bangunan berbentuk joglo dan limasan akan menggunakan cahaya alami dari jendela-jendela besar, tetapi bisa juga dengan menggunakan lampu-lampu unik dengan pencahayaan yang hangat.
  5. Dekorasi, hal terakhir yang membuat bangunan berbentuk joglo dan limasan semakin menarik adalah dengan menambahkan dekorasi khas jawa seperti wayang, topeng atau batik.

Mendesain Ruang Kunjungan Berkonsep Joglo dan Limasan

Ilustrasi ruang kunjungan joglo dan limasan

Setelah mengetahui tentang elemen-elemen penting dalam rumah kunjungan joglo dan limasan, tidak sulit untuk mendesain ruang kunjungan berkonsep joglo dan limasan. Meski identik bangunan tersendiri, nyatanya Anda bisa membuat bangunan yang sudah ada dan mendesainnya menjadi ruang kunjungan joglo dan limasan. Tentunya Anda juga harus memperhatikan beberapa elemen yang mencakup ciri khas dari bangunan joglo dan limasan, namun jika membangun bangunan sendiri tentunya akan jauh lebih menonjolkan sisi joglo dan limasan tersebut.

Gaya Furnitur yang Cocok untuk Ruang Kunjungan Joglo dan Limasan

Ruang kunjungan joglo dan limasan tentu akan terlihat biasa saja, untuk menghidupkan ruang kunjungan tersebut. Mungkin Anda perlu bermain dalam hal furnitur, ada banyak furnitur yang bisa digunakan dalam ruang kunjungan joglo dan limasan diantaranya berikut ini.

  1. Kursi bambu tradisional
  2. Meja kayu
  3. Teras kayu
  4. Kursi lipat
  5. Tikar dan selimut

Inspirasi Dekorasi Ruang Kunjungan Joglo dan Limasan

Mendesain sebuah ruangan memang merupakan sebuah hal yang menarik untuk dilakukan, dan berbicara tentang desain tentunya tidak hanya berbicara tentang gaya arsitektur dan gaya furnitur saja. Tetapi ada juga hal yang tidak kalah penting yaitu dekorasi, yang mana dekorasi dapat digunakan untuk menyempurnakan penampilan dari sebuah bangunan tersebut. Ada banyak elemen dekorasi yang bisa digunakan, selain warna dinding ada beberapa inspirasi dekorasi ruang kunjungan joglo dan limasan yang bisa jadi referensi Anda.

  1. Ukiran kayu khas Jawa
  2. Gamelan Corner
  3. Batik dan kain tenun
  4. Keramik dan gerabah
  5. Lampu gantung tradisional
  6. Tanaman hias lokal
  7. Lukisan, foto atau karya seni lainnya

Untuk menambah inspirasi Anda terkait joglo, baca juga artikel Daya Tarik Restoran Joglo Khas Jawa