Table of Contents
Selama proses pembuatannya, epoxy dan bahan kimia pengeras yang telah dicampur akan berubah dari wujud cair menjadi padatan yang sangat keras dalam suhu yang tinggi.
Karena kemampuannya dalam menghasilkan panas internal dan mampu membentuk ikatan molekul yang erat, sehingga epoxy banyak digunakan terutama sebagai perekat/lem serta coating/cat. Maka dari itu, epoxy floor coating adalah kegiatan pengecatan dengan menggunakan cat khusus yang mengandung epoxy sehingga mampu melindungi lantai agar lebih lama karena mampu dalam meminimalisir terjadinya gesekan, serta kelebihan lainnya yang mudah dibersihkan. Kesan akhir dari penggunaan epoxy dalam pengecatan lantai dapat berupa glossy maupun doff.
Berikut beberapa kelebihan dari penggunaan cat yang mengandung epoxy:
- Memiliki tingkat daya tahan yang tinggi
Sifat epoxy yang mampu bertahan lebih lama dibandingkan dengan penggunaan cat lainnya menjadikan penggunaan cat epoxy yang dapat menekan biaya produksi. - Kuat dan mampu tahan dalam jangka waktu yang lama
Kandungan kimia yang terdapat di dalam cat epoxy mampu bereaksi menjadi polimer padat yang kuat sehingga dapat mencegah kerusakan beton dari bahan kimia. - Proses pengaplikasian yang efektif
Pelaksanaan pengecatan dengan menggunakan epoxy lebih cepat dan mudah sehingga dapat meminimalisir biaya produksi yang dibutuhkan. - Mampu mencegah pertumbuhan lumut dan jamur sehingga tahan terhadap korosi
Karena sifat kimianya, penggunaan cat epoxy mampu mencegah pertumbuhan lumut dan jamur yang juga sekaligus mampu mencegah adanya korosi. Hal ini karena lumut dan jamur hanya mampu hidup dalam habitat yang lembab, dan kelembaban yang tinggi dapat menyebabkan korosi. - Tidak mudah terkelupas
Dalam pelaksanaannya, pengecatan dengan menggunakan cat epoxy terdiri atas beberapa jenis cat berdasarkan pengaplikasiannya, antara lain sebagai berikut:
- Epoxy Mortar
- Epoxy Floor Coating Primer/Sealer
- Epoxy Floor Filler
- Epoxy Floor Coating Finish
- Epoxy Floor Coating Self Leveling
- Polyurathane Industrial Top Coat
- Heat Resistant Paint (200°C – 1000°C)
Proses penggunaan cat epoxy dalam pengecatan membutuhkan waktu yang relatif lebih cepat dibandingkan bahan lainnya.
Simak proses pengecatan lantai epoxy:
- Bersihkan terlebih dahulu permukaan beton (concrete) yang akan dilapisi cat epoxy. Gunakan power tool dalam membersihkannya.
- Aplikasikan epoxy mortar untuk meningkatkan kekerasan perkerasan concrete.
- Langkah selanjutnya adalah lapisi concrete pelapisan dasar dengan menggunakan epoxy primer coat (coating dasar).
- Gunakan epoxy filler coat untuk melapisi permukaan lantai concrete yang kurang baik.
- Kemudian gunakan epoxy floor finish sebagai lapisan akhir dalam proses pengecatan.
Pengecatan dengan menggunakan epoxy akan membentuk lapisan tipis pada permukaan lantai. Lapisan plamir dapat digunakan dengan ketebalan yang tipis saja untuk mempertegas hasil akhir. Pengaplikasian lapisan plamir dilakukan setelah tahapan pelapisan cat dasar mengering dalam rentang waktu 1-3 jam.

Hal penting yang perlu diperhatikan dalam pengecatan lantai dengan epoxy adalah kerataan lapisannya. Ulangi beberapa kali proses pengaplikasian epoxy dengan lapisan yang tipis dan rata setiap lapisannya. Diamkan hingga mengering terlebih dahulu sebelum kembali melapisi lantai dengan epoksi.
Tidak hanya proses pengaplikasian cat epoxy yang mudah, langkah pemeliharaannya pun demikian. Sama halnya dengan pembersihan lantai keramik secara rutin, menyapu dan mengepel merupakan langkah perawatan dan pemeliharaan lantai dengan cat epoxy untuk menghilangkan debu yang dapat menempel dan menggores permukaan lantai.
Selain itu, pembersihan lantai epoxy dari air kotor, bahan, kimia, minyak, dan kotoran lainnya yang menempel pada permukaan adalah dapat dilakukan dengan menyiram lantai dengan air biasa lalu mengeringkannya dengan ujung karet alat pembersih.
Jika kotoran yang menempel pada permukaan lantai cukup sulit untuk dibersihkan dengan air biasa, maka gunakan cairan pembersih yang lembut, serta sikat yang terbuat dari nilon untuk membersihkan.
Cairan pembersih asam laktat disarankan untuk digunakan sebagai langkah pemeliharaan lantai epoxy dari noda yang berkarat.
Meskipun mudah dalam proses pelaksanaan pengecatan dengan cat epoxy hingga perawatannya, namun berikut beberapa bahan pembersih yang tidak boleh digunakan karena mengandung antara lain:
- Jeruk atau cuka
Pembersih yang mengandung jeruk atau cuka perlu untuk dihindari penggunaannya karena dapat memudarkan kesan mengkilap dari lantai. - Sabun
Pembersih dari sabun juga disarankan untuk tidak digunakan. Hal ini karena sifat kimia sabun yang dapat menyebabkan lantai menjadi licin saat basah.
Demikian beberapa fakta terkait pengecatan dengan epoxy mulai dari proses pengaplikasiannya hingga perawatan yang tepat dimana dengan menghindari bahan pembersih yang dapat merusak lantai, pelajari lebih lanjut pada artikel 5 Tips Merawat Lantai Epoxy agar Awet dan Tetap Kuat.