Sangat penting bagi Anda yang memilih jenis bangunan dari kayu untuk mengetahui bagaimana tips merawat rumah kayu. Rumah berbahan dasar kayu sering menjadi pilihan karena memberi kesan asri dan natural. Selain itu, rumah kayu juga bisa diterapkan dalam gaya rumah apapun, mulai dari gaya tradisional hingga modern. Sifat insulasi yang baik pada kayu juga membuat bahan ini bisa memberikan kenyamanan pada penghuninya karena rumah tidak terlalu panas pada saat cuaca panas dan tidak terlalu dingin pada saat cuaca dingin. Sayangnya, rumah berbahan kayu rentan terhadap cuaca, suhu, dan hama seperti rayap.
Tips agar Rumah Kayu Bebas Rayap
Rayap adalah salah satu ancaman pada rumah kayu. Jenis serangga ini bersarang dan memakan bangunan kayu serta perabotan-perabotan dari kayu sehingga menimbulkan banyak kerugian. Pemilik rumah sering kali tidak menyadari saat rayap mulai menyerang. Ketika bagian rumah maupun perabot kayu menjadi keropos dan rusak, pemilik baru mengetahuinya. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membangun rumah kayu, ada baiknya Anda ketahui tentang fakta-fakta rumah kayu terlebih dahulu.
Berikut adalah tips agar rumah kayu bebas rayap:
- Pemilihan jenis kayu yang berkualitas baik, tahan terhadap serangan rayap, dan bisa bertahan dalam kondisi lembab.
- Mengawetkan kayu sebelum digunakan dengan cara pengasapan atau mengoleskan solar dan oli bekas lalu diamkan selama 1 sampai 3 hari.
- Finishing menggunakan cat atau pelitur yang mengandung bahan yang tahan terhadap hama.
Pemilihan jenis kayu

Pemilihan jenis kayu yang berkualitas tidak hanya untuk menghindari serangan rayap, tetapi juga membuat rumah kayu menjadi lebih tahan terhadap suhu dan cuaca sekitarnya. Beberapa jenis kayu yang tidak disukai rayap adalah sebagai berikut
- Kayu jati
Kayu jati selain tahan terhadap rayap juga juga tidak mudah terpengaruh oleh perubahan cuaca, baik panas maupun hujan. Jenis kayu ini cocok digunakan untuk bahan lantai, dinding, pagar, dan bagian-bagian lain yang rawan terpapar langsung sinar matahari maupun hujan. Bangunan yang terbuat dari kayu jati akan lebih kokoh dan tahan lama.
- Kayu meranti
Beberapa jenis kayu meranti memiliki bobot yang lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis kayu tahan rayap lainnya. Kayu ini memiliki tekstur cenderung kasar dan permukaan berupa garis-garis halus berwarna abu-abu. Jenis kayu ini sering digunakan dalam perancangan atap, dinding pembatas dan lantai rumah.
- Kayu sengon
Kayu sengon memiliki pertumbuhan tercepat dan mampu mencapai ketinggian 7 meter. Jenis kayu ini sering digunakan untuk peti kemas.
- Kayu merbau
Kayu merbau memiliki karakteristik yang cukup keras dan tahan terhadap jamur serta serangga termasuk rayap. Kayu ini memiliki warna coklat kemerahan dengan tekstur garis terputus-putus. Kayu merbau cocok digunakan untuk bahan furniture di luar ruangan, seperti meja, kursi, dan lantai teras.
- Kayu ulin
Jenis kayu ini biasa disebut kayu besi. Kayu ulin memiliki karakteristik kuat, awet, tahan air, dan tahan terhadap serangga termasuk rayap. Kayu ini cocok untuk konstruksi rumah, jembatan, dan perkapalan.
Finishing Menggunakan Vernis sebagai Upaya Merawat Rumah Kayu

Vernis adalah bahan finishing yang sering digunakan dalam finishing kayu. Selain berfungsi untuk meningkatkan nilai estetik, vernis juga berfungsi untuk perlindungan. Dengan warnanya yang transparan, vernis mampu mengekspose keindahan alur dan serat kayu.
Kayu yang dilapisi vernis juga akan lebih tahan dari efek panas, hujan, angin, kotoran, dan serangga seperti rayap. Vernis juga mampu melindungi kayu dari efek bahan kimia rumah tangga seperti cuka dan alkohol.
Penggunaan vernis menjadi salah satu Langkah membuat rumah kayu lebih tahan lama dan tampak lebih indah.
Hal-Hal Penting dalam Merawat Rumah Kayu
Selain pemilihan jenis kayu yang berkualitas serta finishing kayu yang tepat menggunakan vernis atau lapisan pelindung kayu, berikutnya ada beberapa hal penting dalam merawat rumah kayu. Hal-hal tersebut akan membuat rumah kayu Anda lebih tahan lama dan terjaga keindahannya.
Pengecekan Berkala
Hal penting pertama yang perlu Anda lakukan dalam merawat rumah kayu adalah pengecekan berkala. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada bagian rumah yang rusak atau lapuk. Jika hal itu ditemukan, maka perlu segera dilakukan penanganan yang tepat.
Perawatan
Perawatan ini meliputi menjaga kebersihannya dan jika perlu melakukan pengecatan atau pelapisan ulang. Dalam menjaga kebersihannya, pastikan untuk menggunakan produk atau alat kebersihan khusus untuk kayu agar tidak menimbulkan efek kerusakan. Demikian juga untuk pengecatan atau pelapisan kayu, gunakan jenis pelapis yang juga mampu melindungi kayu dari serangan serangga.
Pembaruan/Renovasi
Pembaharuan atau renovasi dilakukan jika bagian rumah kayu terlanjur mengalami kerusakan sehingga perlu diganti. Dalam upaya renovasi, perhatikan pemilihan bahan agar selaras dengan bahan yang telah digunakan sebelumnya. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempertahankan kekokohan bangunan serta menjaga keindahan bangunan.
Pembangunan rumah kayu memerlukan keahlian khusus. Tidak semua tukang bangunan ahli dalam pembuatan bangunan kayu. Untuk mendapatkan rekomendasi tukang kayu profesional, baca juga artikel tentang Tukang Bangun Rumah Kayu.