Perawatan dan pengelolaan instalasi fire protection system terdiri dari :
- Pemeriksaan dan pemeliharaan sistem deteksi kebakaran setiap 1 tahun sekali. Pengujia/ pemeriksaan dilakukan secara acak. Pemeliharaan alat detektor dilakukan dengan melakukan pembersihan pada alatnya.
- Pembersihan kabel koneksi secara berkala setiap 6 bulan sekali. Peralatan yang dibersihkan antara lain panel distribusi, kotak hubung, fire control panel, tegangan baterai, tegangan UPS, annunciator panel, dan bell.
- Pengujian dan pengaturan instalasi sistem pemadam kebakaran agar pengoperasian instalasi tepat dan memelihara kendala yang dialami selama pengoperasian. Selain itu juga dilakukan perbaikan alat dan sistem jika terjadi suatu masalah.

Tips Perawatan Fire System
Berikut ini merupakan tips merawat fire system :
- Pengujian sensor alarm kebakaran dan kalibrasi perangkat sensor alarm kebakaran.
- Pengujian suara alarm kebakaran pada saat sensor alarm kebakaran di uji dan melakukan simulasi kebakaran. Pengujian dan simulasi sebaiknya dilakukan dengan didampingi seseorang yang profesional di bidang ini.
- Mengatur tingkat sensitivitas alarm kebakaran dengan standar dan panduan dari detektor/ sensor yang dipasang.
- Pengujian input alarm kebakaran dengan layanan darurat dan melakukan koordinasi pengujian dengan pemadam kebakaran.
- Pemeriksaan korosi pada baterai alarm kebakaran serta tanggal kadaluarsa. Sebaiknya dilakukan penggantian baterai 1 tahun sekali.

Tips Perawatan APAR
Berikut ini adalah tips perawatan APAR :
- Melakukan pengecekan terhadap keutuhan segel tabung pada bagian leher tabung lalu mengembalikannya pada posisi semula. (Tips ini dilakukan untuk tabung tipe cartridge)
- Membersihkan APAR dari debu, kotoran, dan air untuk mencegah korosi. Jika sudah ada karat juga harus dibersihkan. Membersihkan dengan menggosok tabung dengan kain yang basah lalu dilap dengan kain kering. Setelah itu olesi dengan sedikit solar dan membersihkan tabung dengan kain kering lagi.
- Menghindari pembekuan cairan di dalam tabung dengan cara bolak-balikan tabung dengan posisi bagian atas di balik ke posisi bawah dan sebaliknya. Membolak-balikkan tabung dilakukan secara perlahan 3-5 kali. (Tips ini dilakukan untuk tabung model portable standard)
- Pemeriksaan kondisi terhadap segel, valve, meter pressure, dan selang alat pemadam api.
- Pemeriksaan kekuatan posisi bracket apakah sudah menempel sempurna pada dinding. (tips ini dilakukan untuk tabung model portable standard)
- Memastikan posisi tabung pemadam api ringan tidak berhadapan langsung dengan sinar matahari dan hujan. Tabung pemadam api ringan sebaiknya diberi penutup/pelindung tabung agar lebih tahan lama dan kualitas tabung terjaga.
- Pengadaan kartu perawatan rutin bulanan/tahunan untuk pemeriksaan kondisi tabung sebagai bahan laporan dan juga evaluasi.