
Berbicara tentang sistem hydrant dan sprinkler, tentu harus berbicara tentang perbedaan sistem hydrant atau sprinkler. Keduanya memang merupakan sama sama sebuah sistem yang dapat digunakan dalam penanggulangan bencana kebakaran sejak dini, tetapi manakah yang paling efektif? Simak penjelasannya pada artikel berikut ini.
Ketahui Perbandingan Peran dan Efektifitas Sistem Hydrant dan Sprinkler

Sebelum mengetahui lebih jauh tentang perbedaan sistem hydrant atau sprinkler, ada beberapa hal yang juga perlu diketahui. Perbandingan peran dan efektifas sistem hydrant dan sprinkler menjadi salah satu hal juga perlu diketahui, dan perbandingannya sebagai berikut.
Perbandingan Peran dan Efektifitas Sistem Hydrant dan Sprinkler
Perbedaan sistem hydrant atau sprinkler jika di lihat dari peran dan efektifitasnya, dapat dibagi beberapa seperti berikut.
- Fungsi Utama: sistem sprinkler memiliki fungsi utama sebagai deteksi dini dan tindakan cepat yang aktif otomatis pada suhu tertentu, yang mana bertujuan untuk mengendalikan atau memadamkan api saat awal sebelum membesar. Sementara sistem hydrant merupakan pemadaman skala besar yang menyediakan pasokan air bertekanan tinggi untuk memadamkan api yang sudah berkembang
- Cara Kerja: sempat disebutkan sebelumnya bahwa sistem sprinkler mengandalkan otomatisasi lewat kepala sprinkler yang terkena panas aktif, Dimana ketika kepala sprinkler terkena panas maka akan otomatis menyemprotkan air ke area sekitar kebakaran. Sementara cara kerja sistem hydrant merupakan sistem manual yang masih mengandalkan operator untuk membuka katup, menyambung selang dan mengarahkan semprotan.
- Perbedaan sistem hydrant dan sprinkler meliputi kecepatan Respon: sistem sprinkler bekerja dengan sangat cepat hanya dengan hitungan menit, sehingga dapat memberi waktu untuk evakuasi dan mencegah flash over. Sementara sistem hydrant bergantung pada kedatangan dan kesiapan petugas, sehingga responnya lebih lambat tetapi memiliki daya padam yang lebih kuat.
- Efektifitas Air: sistem sprinkler jauh lebih efisien dan terarah, karen hanya menggunakan air di area yang terbakar dapat mengurangi kerusakan samping dan konsumsi air. Sementara sistem hydrant memiliki volume air yang sangat besar, yang sangat dibutuhkan untuk mendinginkan dan memadamkan api besar
- Jangkauan dan Sasaran: sistem sprinkler hanya memiliki jangkauan lokal, melindungi area spesifik di bawah kepala sprinkler yang terpasang tetap di plafon. Sementara sistem hydrant memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dan fleksibel, hal ini karena selang dapat dibawa mendekati sumber api. Sehingga sangat cocok untuk area terbuka dan api yang telah menyebar.
Perbandingan Detail Desain dan Komponen Sistem Hydrant dan Sprinkler
Perbedaan sistem hydrant atau sprinkler dari segi detail desain dan komponen terbagi menjadi tiga, diantaranya.
- Jaringan pipa dan distrubusi: Sistem hydrant umumnya menggunakan pipa berdiameter besar kurang lebih sekitar 4 inci untuk mengalirkan volume air besar dengan cepat. Pipa ini terhubung ke pipa tegak utama dan katup sambungan pada setiap lantai. Sementara sprinkler umumnya menggunakan jaringan pipa cabang yang lebih kecil, mendistribusikan air ke banyak titik di plafon. Bahkan sistem pipanya bisa dirancang dengan berbagai jenis mulai dari wet pipe, dry pipe, pre action, deluge, atau dapat disesuaikan berdasarkan lingkungannya.
- Perbedaan sistem hydrant atau sprinkler terletak pada mekanisme Kerja dan Kontrol: Sistem hydrant menggunakan system terbuka, yang mana ketika keran dibuka, air mengalir. Pengendalian arah pola semprotan, dan mulai/ berhenti sepenuhnya bergantung pada tangan operator. Sementara sistem sprinkler menggunakan sistem tertutup otomatis, yang mana setiap head merupakan katup yang terkunci oleh glass bulp. Pipa di belakangnya selalu terisi air, serta aktifnya head bersifat lokal dan independen.
- Perbedaan sistem hydrant dan sprinkler terdiri dari perhitungan pada sistem hydrant berfokus pada debit air dan tekanan yang dibutuhkan untuk mencapai titik terjauh dengan pancaran efektif, mengacu standar seperti NFPA 14 atau SNI 03-1745-2000. Sementara perhitungan pada sistem sprinkler jauh lebih kompleks, karena melibatkan kerapatan pancaran air dan area cakupan per kepala Serta klasifikasi bahaya ruangan yang standar utamanya adalah NFPA 13.
Melihat perbedaan sistem hydrant atau sprinkler memang cukup menarik, dapat dilihat juga meskipun keduanya memiliki perbedaan. Faktanya, kedua sistem ini juga dapat diterapkan secara bersamaan, tidak hanya memberikan perlindungan ganda, tetapi juga dapat menjadi salah satu penanggulangan segera. Dilihat dari perbedaan tersebut, sistem hydrant dan sprinkler memiliki kelebihan dan kekurangan, baca artikel lainnya tentang Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangan Sistem Hydrant dan Sprinkler