Digital Signage: Solusi Signage Ramah Lingkungan

digital signage

Meningkatnya awareness masyarakat terhadap isu lingkungan membuat para pelaku di bidang pemasaran, khususnya out-of-home advertising (iklan luar ruang), harus mencari solusi agar iklan yang mereka tampilkan mencerminkan kepedulian pada lingkungan namun tetap efektif menjangkau masyarakat.

Konten digital bisa menjadi salah satu solusi. Di era digital seperti saat ini, orang tidak harus mencetak brosur atau membuat baliho yang besar untuk memasarkan produknya. Pemasaran bisa dilakukan dalam format elektronik seperti media sosial atau media online yang lain. Namun, muncul pertanyaan apakah semua orang menerima terpaan iklan di media sosial mereka? Jawabannya tentu saja tidak. Oleh karena itu, iklan luar ruang masih penting untuk tetap dilakukan oleh para brand. Namun, bagaimana cara membuat iklan luar ruang yang tetap menjunjung nilai-nilai ramah lingkungan namun tetap efektif menjangkau audience? Jawabannya adalah digital signage

Apa itu Digital Signage?

digital signage

Digital signage adalah media tampilan digital yang digunakan untuk menyampaikan informasi, promosi, atau pesan visual melalui layar elektronik seperti LED, LCD, atau proyektor. Kontennya bisa berupa teks, gambar, video, animasi, maupun interaktif, dan dapat diperbarui secara real time menggunakan sistem terpusat. Digital signage kerap ditemukan di lokasi yang ramai orang berlalu-lalang, seperti di tengah mall atau di depan restoran. 

Apa Kelebihan Digital Signage dibandingkan dengan Traditional Signage?

Konten yang Dinamis

Dengan menggunakan digital signage, Anda akan lebih mudah mengganti konten yang akan ditampilkan. Hanya melalui proses editing dan beberapa klik, Anda bisa langsung mengganti konten pada papan iklan Anda. 

Sedangkan untuk traditional signage, Anda harus melakukan proses printing, shipping, dan instalasi yang tentunya memakan lebih banyak waktu, tenaga, dan biaya. 

Visual yang Lebih Menarik

Digital signage dapat menampilkan visual yang lebih menarik karena papan iklan tersebut tidak hanya menampilkan foto atau gambar statis saja, namun juga dapat menampilkan konten berupa video, animasi, atau visual bergerak yang lain.

Lebih Hemat Biaya

Digital Signage lebih hemat karena memerlukan lebih sedikit tenaga, waktu, dan biaya dalam manajemennya. Hal ini seperti yang disebutkan di atas yaitu karena digital signage tidak memerlukan proses printing, shipping, dan instalasi ulang yang rumit.

Eco-Friendly

Digital signage dapat diganti-ganti kontennya tanpa harus mencetak ulang. Cukup mengedit visualnya saja, maka konten iklan pun akan terganti. Hal ini sangat cocok untuk brand-brand yang memiliki modern image dan memperhatikan sustainability. 

Dapat Menampilkan Pesan yang Spesifik

Digital signage sangat fleksibel dalam penggantian kontennya. Oleh karena itu, pesan yang ditampilkan pun bisa sangat spesifik ditujukan pada target audience yang berbeda-beda. Misalnya digital signage yang diletakkan di depan restoran untuk menampilkan menu restoran tersebut. Pemilik restoran dapat menggantinya sesuai menu yang tersedia. Misal menu yang ditampilkan pada pagi, siang, dan malam hari yang beda-beda. Pemilik restora bisa langsung menggantinya dengan mudah. 

Menciptakan Brand Image yang Modern

Penggunaan digital signage untuk mempromosikan sebuah brand secara tidak langsung sudah menampilkan sisi brand yang modern dan inovatif. Brand dinilai adaptif dengan perkembangan teknologi yang ada. Sehingga kesan profesional lebih dapat ditangkan dibandingkan hanya memasang traditional signage. 

Digital signage adalah solusi komunikasi visual modern yang lebih fleksibel, menarik, dan efisien dibandingkan signage konvensional. Dengan kemampuannya menampilkan konten yang dinamis dan mudah diperbarui, digital signage menjadi alat penting dalam strategi branding dan pemasaran masa kini.

Namun, jika Anda masih ingin menggunakan signage tradisional, ada baiknya Anda memahami material terbaik yang akan Anda pilih. Baca artikel Akrilik VS Polikarbonat: Mana yang Lebih Baik untuk Signage?