Pemasangan Top Table di Bekasi

Umumnya, pemasangan top table dilakukan di area dapur yakni di bagian atas dari cabinet bawah kitchen set. Bentuknya seperti daun meja. Fungsi utamanya sebagai tempat penyiapan bahan makanan hingga meletakkan peralatan dapur. Oleh karena itu, diutamakan menggunakan bahan yang tidak hanya aestetik, tetapi juga mudah dibersihkan dan tidak mudah tergores. Rumah yang indah tak hanya dilihat dari bentuk rumah, tetapi juga dari desain interiornya. Pemasangan top table marmer menjadi salah satu aksennya.

Namun, ternyata pengaplikasian top table tidak hanya digunakan untuk kitchen set saja, tetapi juga untuk meja makan, meja konsol, meja belajar, meja rias, meja teras, hingga pinggiran kolam indoor seperti yang dikerjakan oleh MANDOR PRO di Bekasi.

Pemasangan Top Table untuk Pinggiran Kolam Indoor Mini

Foto proyek pemasangan top table di Bekasi

Sebelum dilakukan pemasangan top table, tim MANDOR PRO membuat desain kolam indoor yang aman dan memiliki daya estetika. Kesesuaian ketebalan kaca dan luas kolam diperhitungkan agar kaca mampu menahan beban volume air. Kaca yang biasa digunakan adalah kaca tempered atau laminated.

Sementara untuk merekatkan kaca dengan cor pinggir menggunakan sealent atau lem yang tahan air dan cuaca ekstrem. Jika kerangka kolam indoor sudah terpasang semua, maka pemasangan top table marmer untuk pinggirannya dilakukan. Berikut langkah-langkah pemasangan top table marmer.

  1. Ukuran yang tepat.

Sebelum dilakukan pemasangan, tim MANDOR PRO melakukan pengukuran marmer untuk diaplikasikan pada pinggiran dan sebagian dinding kolam. Pemotongan marmer dilakukan sepresisi mungkin agar tidak mengganggu pemasangan.

  1. Persiapan permukaan pinggiran kolam

Permukaan pinggiran kolam harus bersih dari debu. Jika ada permukaan yang tidak rata, tim MANDOR PRO akan menggunakan amplas untuk meratakannya.

Ilustrasi pinggiran kolam indoor Bapak usman di Bekasi sebelum pemasangan top table

Sumber: dokumen MANDOR PRO

  1. Proses pemasangan marmer

Pemasangan marmer membutuhkan lem epoksi atau perekat marmer untuk merekatkan dengan permukaan pinggiran kolam. Kemudian marmer ditempelkan dengan hati-hati. Marmer juga dipastikan terpasang sesuai dengan tanda yang tertera.

Tim MANDOR PRO menggunakan metode adu manis pada pertemuan sisi keramik. Dimana kedua keramik yang akan beradu sisinya dipotong membentuk sudut 45 derajat sehingga hasilnya bisa rapi. Teknik ini telah diaplikasikan sejak lama tetapi tidak semua tukang mampu melakukannya.

Jika diperlukan, tim MANDOR PRO menggunakan level untuk meyakinkan bahwa marmer terpasang rata. Level merupakan alat atau proses untuk memastikan permukaan marmer dipasang rata dan horizontal. Hal ini berpengaruh pada estetika dan keandalan pemasangan marmer. Alat yang digunakan meliputi penggaris, pensil, dan level (level manual, level air, atau level laser).

  1. Proses penguatan marmer

Agar marmer kokoh menempel ke permukaan pinggiran kolam, tim MANDOR PRO memanfaatkan sekrup dan bor untuk penguatan pemasangan marmer. Penggunaan sekrup dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan pada permukaan marmer.

  1. Finishing

Sebelum proses finishing dilakukan, tim MANDOR PRO membersihkan sisa-sisa lem dan noda yang muncul selama pemasangan. Kemudian mereka membiarkan marmer benar-benar terpasang dengan kuat sesuai petunjuk penggunaan perekat.

Jika sekrup sudah dilepas, marmer dilapisi dengan sealent sehingga tidak mudah tergores dan terkena noda.

Foto proyek pemasangan top table di Bekasi
Sumber: dokumentasi MANDOR PRO

 

Material Top Table yang Sering Digunakan

Setidaknya, ada lima bahan material yang menjadi favorit klien MANDOR PRO. Selain memiliki penampilan yang memikat, bahan material ini juga  mudah dibersihkan, lebih awet, dan tahan panas.

  1. Marmer

Batu alam satu ini bersifat kuat, anti gores, dan tahan panas. Sealent yang bagus akan menutup pori-porinya yang besar sehingga tidak mudah rusak dan kusam. Jika ingin mengabadikan keunikan dan kemewahannya, Anda harus rajin membersihkannya.

  1. Granit

Batu alam ini memiliki pori-pori yang lebih padat dibanding marmer. Selain terkesan mewah, granit juga membuat top table kokoh. Uniknya, granit yang memiliki motif bintik-bintik dapat menyembunyikan noda yang tidak sempat dibersihkan.

  1. Stainless steel

Penggunaan top table dari stainless steel cocok untuk rumah dengan konsep industrialis. Umumnya, banyak juga ditemukan di dapur restoran dan hotel.

Selain keunikan warna logam alaminya, pesona stainless steel juga terdapat pada daya tahannya terhadap air, panas, jamur, dan karat, serta pembersihan noda yang mudah. Hanya saja top table jenis ini mudah berbunyi, sehingga akan membuat masalah bagi yang tidak menyukai kebisingan.

  1. Solid surface

Material satu ini terbuat dari resin dan bahan-bahan lainnya yang dicampur lalu dicetak sesuai bentuk top table yang dibutuhkan. Uniknya, Anda bisa menentukan motif solid surface Anda sendiri, lengkap dengan ketebalan dan luasnya.

  1. Kayu

Dari sekian banyak material top table, kayu menjadi material yang paling rendah peminatnya. Hal ini dikarenakan material kayu dinilai kurang awet untuk menjadi material top table.

Namun, jangan khawatir. ada teknik finishing dengan cat PU Urethane Water Base dan Poly Urethane Oil (cat PU oil solvent base). Kedua teknik finishing ini dapat menghasilkan top table kayu yang anti gores dan tahan cairan kimia rumah tangga. Jangan khawatir motif kayu akan hilang, karena hasil finishingnya transparan.

Aplikasi top table kini tidak melulu sola kitchen set. Seperti kolam indoor Bapak Usman ini yang menggunakan top table sebagai pinggirannya. Percayakan desain interior rumah Anda pada MANDOR PRO agar hasilnya maksimal. Konsultasikan pula terkait bahan dan desain yang akan digunakan. Hubungi Tim Mandor PRO melalui laman Jasa Pasang Lantai dan Dinding atau klik wa CS Mandor PRO: 0811-2965-711